Home / Headline / Jika Menemukan Pelanggaran Penyelenggara Pemilu, Caleg Jangan Sungkan Lapor

Jika Menemukan Pelanggaran Penyelenggara Pemilu, Caleg Jangan Sungkan Lapor

BP/IST
Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Iin Irwanto

Palembang, BP

Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Iin Irwanto mempersilahkan para caleg  yang menemukan pelanggaran  yang dilakukan penyelenggara pemilu untuk melapor ke Bawaslu Sumsel.

      “ Karena setiap langkah yang keliru yang dilakukan  dalam hal ini oleh penyelenggara yaitu KPU , maka ada konsekuensi  pidana , administratif dan kode etik, jadi jangan sungkan-sungkan melapor ke Bawaslu Sumsel,” katanya, Selasa (23/4).

      Apalagi saat ini tengah di buka rapat pleno tingkat kecamatan.

“ Di pleno inilah sebenarnya ruang  yang disediakan  untuk mengawasi proses rekap dari  TPS ke kecamatan, nah disitu ketika ada perbedaan akan sangat mungkin untuk dibuka C1 plano kembali dan sangat mungkin juga  ketika diperlukan akan dilakukan penghitungan ulang, jadi jalur hukum maupun administratif sudah sangat jelas,” katanya.

Baca:  Tim 6 Satgas Karhutla Kodim 0402/OKI Tangkap Empat Warga Pembakar Lahan

Sebelumnya, Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Dapil  I Sumsel (kota Palembang), H Chairul S Matdiah ingin proses perhitungan suara dapat berjalan dengan jujur dan adil. Hal ini menyusul informasi yang didapat dirinya bahwa akan ada intervensi dari oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengubah hasil perolehan suara.

Karena itu dia  mengingatkan KPU akan hal tersebut agar apa yang dia takutkan tersebut  tidak terjadi.

“Isu ini sudah menyebar bahwa ada oknum yang ingin mengambil suara saya. Saya harap oknum ini jangan mencoba-coba merubah hasil C1 apalagi mempengaruhi pejabat penyelenggara,” kata  Chairul, Senin (22/4) siang.

Baca:  Hasil Survei Terus Unggul, Bukti Kepemimpinan Jokowi Disukai Rakyat

Saat ini, dirinya juga sudah membuat tembusan kepada DPP Partai Demokrat, DPD Demokrat Sumsel, DPC Demokrat Palembang, KPU dan Bawaslu untuk mengawal proses perhitungan suara dengan transparan.

“Saya cuma mewaspadai adanya tindakan yang melanggar hukum ini, saya sangat percaya dengan penyelenggara. Karena saat ini posisi C1 itu sudah digembok oleh penyelenggara, jadi tidak akan bisa diubah lagi hasilnya,” katanya.

Ditambahkan Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sumsel ini, ia mengingatkan kepada oknum- oknum yang hendak bermain dalam hal rekap tersebut, untuk tidak melakukannya, karena bisa dikenakan pidana murni.

“Saya harapkan oknum penyelenggara pemilu, jangan coba- coba merubah hasil C1, karena isu ini sudah menyebar ke masyarakat dan caleg memiliki suara kecil dibawahnya bisa dialihkan ke caleg lain. Meski saya tidak percaya isu ini, tapi tetap diwaspadai, dan ini sudah masuk pidana murni,” katanya seraya pihaknya akan memantau, melihat dan mengawasi jangan sampai hal itu terjadi.

Baca:  DPRD Sumsel Pertanyakan Laporan Pertanggungjawaban Anggaran Pilgub Sumsel 2018

Lanjut dikatakannya, dari rekap internal perhitungan suara manual sudah terhitung 14 ribu suara yang memilih dirinya. Data tersebut baru masuk sekitar 50 persen. “Itu belum final karena baru setengah dari dua ribuan TPS di Dapil I Sumsel (kota Palembang),” kata Wakil Ketua DPRD Sumsel ini.

“Itu belum final karena baru setengah dari dua ribuan TPS di Dapil I Sumsel (kota Palembang), Tapi saya optimis akan bertambah, sebab dari 9 Kecamatan saya meraih suara signifikan di 7 Kecamatan,” katanya.#osk

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Semangat Kemerdekaan, Bupati OI Beri Santunan Kepada Napi di Lapas Tanjungraja Kelas IIA

# Saat Remisi Warga Binaan Inderalaya, BP Sebanyak 435orang napi mendapatkan remisi dari Kemenkumham, remisi tersebut diberikan dalam rangka HUT ...