Home / Headline / Terindikasi BPD Kerahkan Massa Lewat Dapur Umum, TKD Harapkan Pengawasan Bawaslu

Terindikasi BPD Kerahkan Massa Lewat Dapur Umum, TKD Harapkan Pengawasan Bawaslu

Ketua TKD Sumsel Syahrial Oesman bersama Tim Advokasi hukum Capres 01

Palembang, BP–Munculnya pernyataan di berbagai media tentang pengerahan relawan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02 dengan mendirikan tenda melalui emak–emak dalam bentuk dapur umum di dekat TPS termasuk di wilayah Sumatera Selatan, membuat Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja (TKD KIK) Sumsel angkat bicara.

“Kami minta pengawasan sampai ke tingkat TPS dilakukan oleh penyelenggara KPU bersama Bawaslu dengan bersifat monitoring, dan melakukan pencegahan serta penindakan bila ada pelanggaran,” ujar H Syahrial Oesman (SO), Ketua TKD KIK Sumsel, kepada awak media, Selasa (16/4).

Terkait dapur umum, SO menduga pola tersebut merupakan salah satu pola kendali dari Tim Paslon 02 terhadap calon pemilih dan dapat juga disebut sebagai tindakan untuk mengondisikan keadaan yang mencekam, memberikan ketakutan, dan sangat berpotensi masyarakat calon pemilih takut untuk datang ke TPS.

Baca:  10 Januari Maruf Amin Bakal Resmikan Posko TKD Sumsel

“Jika benar, ini dikategorikan upaya yang tersistematis meningkatkan angka golput,” terangnya.

Ada baiknya, ungkap mantan Gubernur Sumsel ini, KPU Provinsi Sumatera Selatan dan KPU di 17 Kabupaten – Kota segera membuat edaran larangan mendirikan tenda umum di sekitar minimal 500 meter dari TPS.

“Ini untuk memberikan ketenangan seluruh warga pemilih yang memiliki hak suara agar dapat melaksanakan kewajibannya untuk menyalurkan aspirasinya di TPS tanpa merasa diintimidasi oleh pihak mana pun,” tegasnya.

Baca:  25  November , Jokowi Ke Palembang

“Saya harap Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan menerbitkan surat edaran kepada Bawaslu di 17 Kabupaten – Kota se Sumatera Selatan serta seluruh Pengawas TPS/ PPL untuk bertindak persuasif melakukan pelarangan dan bertindak aktif untuk melaporkan dan memperoses menurut ketentuan hukum yang berlaku, bila terjadi indikasi kecurangan,” sambungnya.

Dirinya juga mengajak kepada pemantau pemilu  yang ditetapkan KPU diharapkan bisa memberikan
keterlibatan langsung, dan melakukan pengawasan yang memadai, sehingga turut menciptakan iklim yang kondusif, selama proses pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS.

Baca:  Alex Noerdin Bersama Dodi Reza Alex “Akrab “Dengan SO

“Saya imbau masyarakat luas calon pemilih untuk tidak perlu merasa takut dan khawatir, sebab penyelenggara dan pengamanan di TPS memiliki kewenangan yang kuat dalam menjaga harmonisasi di masyarakat,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Bawaslu Sumatera Selatan Iin Irwanto menerangkan, pada saat hari pencoblosan Bawaslu dari tingkat Provinsi, Kabupaten – Kota sampai ketingkat bahwa akan melakukan monitoring pengawasan.

“Untuk dapur umum dari Tim 02, besok akan kita pantau. Jika ada indikasi pengarahan masa terhadap pasangan Capres akan kita proses,”jelasnya.

SO juga mengimbau kepada seluruh tim pemenangan baik Capres maup Caleg, untuk tidak lagi melakukan sosialisasi dan pengerahan masa.

“Sekarang masa tenang, tolong jaga ketertiban dan keamanan,” tandasnya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Kupek Shinta Ikuti Kejuaraan Panahan Olimpiade Militer di Tiongkok

Sekayu, BP–Atlet-atlet berprestasi asal Musi Banyuasin kembali mendapatkan kepercayaan mewakili Indonesia untuk bertengger di ajang olahraga Panahan bergengsi di tingkat ...