Home / Headline / HK Minta Pemerintah Daerah Bantu Pembebasan Lahan

HK Minta Pemerintah Daerah Bantu Pembebasan Lahan

Bupati Muaraenim Ir H Ahmad Yani, Menteri Perhubungan, Gubernur Sumsel, Menteri PU PR, dan anggota DPR-RI, Wahyu Sanjaya, menyaksikan penandatangani pencanangan pembangunan jalan tol Muara Enim-Simpang Indralaya dan Muara Enim-Lubuk Linggau.

Muaraenim, BP–Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero), Bintang Perbowo mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemetaan untuk kawasan yang akan dilintasi tol ini. “Tol akan melintas dari Indralaya menuju ke Muaraenim dengan panjang lintasan 119 kilometer. Kemudian dilanjutkan dari Muaraenim ke Lubuklinggau sepanjang 114,5 kilometer dan Lubuklinggau ke Bengkulu sepanjang 95,8 kilometer,” kata dia.

Untuk pengerjaan tol sendiri akan dimulai dengan pembebasan lahan. Diakui Bintang, pihaknya sudah melakukan pencatatan dan pendataan atas lahan yang akan dipakai untuk tol ini. Hanya saja pihaknya masih menunggu pemerintah daerah setempat untuk penetapan papan lokasi pengerjaan tol.
“Kami meminta bantuan pemerintah daerah, terutama Gubernur Sumsel dan Gubernur Bengkulu. Juga kepada Bupati dan Walikota untuk membantu mempermudah dalam pembebasan lahan ini. Untuk anggaran pembebasan lahan sendiri, kami belum bisa kalkulasi karena disesuaikan dengan pencatatan di lapangan sendiri,” kata Bintang.
Ia menerangkan, selama 2019 ini pihaknya akan fokus pada pembebasan lahan dan direncanakan pada Oktober 2019 akan dilakukan pengerjaan kontruksi. Targetnya pada 2023 secara keseluruhan tol Indralaya hingga ke Bengkulu akan selesai pengerjaan dan dapat difungsionalkan untuk masyarakat umum.
“Pengerjaan tol ini sesuai dengan pembebasan lahan. Jika pembebasan lahan cepat dan tanpa hambatan maka pengerjaan pun bisa cepat dan tol pun cepat selesai,” ujarnya.
“Total panjang tol ini 329,3 kilometer. Perkiraan sementara butuh investasi sekitar Rp85,5 triliun, diluar pembebasan lahan. Untuk tol ini masa konsesi sekitar 40 tahun,” tambahnya.
Bintang menjelaskan, sesuai pemetaan yang dilakukan pihaknya, kondisi tanah yang akan dibangun untuk tol beragam. Ada tanah keras, tanah rawa, sungai, hingga perbukitan.
“Anggaran yang dibutuhkan untuk pengerjaannya pun beragam. Ada di vakum, di elevated, ada dengan file slab atau tiang pancang dan ada pengeboran. Kami mempersiapkan anggaran cukup besar untuk pengerjaan lahan di wilayah perbukitan di Bengkulu. Karena kita akan membangun dengan sistem pengeboran untuk terowongan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pelaksana Jalan Tol, Danang Perikesit mengatakan, untuk pengadaan tanah akan dimulai April 2019 ini. Khusus untuk Ruas Jalan Tol Muaraenim-Simpang Indralaya dan Ruas Jalan Tol Muaraenim-Lubuklinggau di Muaraenim, memiliki investasi senilai Rp47,9 triliun.
Ada enam simpang susun dalam ruas jalan tol tersebut yakni simpang susun Indralaya, simpang susun Prabumulih, simpang susun Muaraenim, simpang susun Lahat, simpang susun Musi Rawas, dan simpang susun Lubuklinggau.
“Simpang susun ini akan menjadi lokasi baru pusat pertumbuhan ekonomi. Karenanya pemda harus bisa memanfaatkan lokasi ini,” kata dia.
Terkait dengan pengusahaan ruas jalan tol ini, tercatat masa konsensi oleh Hutama Karya selama 40 tahun sejak penerbitan surat kontruksi. Sementara untuk ekuitas atau modal Hutama Karya sebesar 70-80 persen dan hutang sebesar 30-20 persen.
“Artinya Hutama Karya harus bekerja keras untuk mengembangkan jaringan jalan. Untuk besarnya tarif tol ditetapkan Kementerian PU dan Pera, dimana penetapan pengoperasian tarif tol awal sesuaikan selama 2 tahun sesuai inflasi di daerah tersebut,” kata dia.
Diakui Danang, ruas jalan tol ini merupakan skala prioritas dimana dapat meningkatkan konektivitas dan arus logistik. “Di sektor pertanian, pertambangan, pariwisata pun dapat meningkat. Hasilnya, dapat mendorong program yang ada di Sumsel,” pungkasnya.#nur

Baca:  Basuki Hadi Muljono: Tol Harus Terkoneksi Dengan Kawasan Industri
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Zaskia Gotik Meriahkan  Panggung Prajurit dan Pesta Rakyat di Lanud SMH Palembang

Palembang, BP PANGKALAN TNI Angkatan Udara Sri Mulyono Helambang (SMH) Palembang, menggelar acara Panggung Prajurit dan pesta rakyat yang dikemas ...