Home / Headline / Kalah Adu Cepat Menembak, Bandar Shabu Tewas Ditembus Peluru Polisi

Kalah Adu Cepat Menembak, Bandar Shabu Tewas Ditembus Peluru Polisi

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara memimpin gelar tersangka bandar shabu seberat 3,1 kilogram yang ditembak mati. (foto detiksumsel)

Palembang, BP–M Asis (29), bandar sabu seberat 3,1 kilogram, tewas setelah dadanya ditembus peluru anggota Reserse Narkoba Polda Sumsel dalam operasi penangkapan di depan komplek perumahan Spring Hill, Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang, Sabtu (6/4) subuh.

Warga Dusun Babat, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin ini mendapat tindakan tegas karena menembakkan senjata api jenis Air Soft Gun yang sudah dimodifikasi untuk peluru tajam ke arah anggota yang akan menangkapnya.

Baca:  Sidang Perdana, Ofi Persoalkan Surat Penangkapan

“Saat anggota mau undercover buy tersangka, tersangka menyadari kalau anggota polisi sehingga tersangka mengeluarkan senjata api miliknya untuk menembak anggota, namun didahului oleh anggota dengan menembak dada kiri tersangka,” kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat pres rilis di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Sabtu pagi.

Dikatakan Zulkarnain, tersangka MAS sudah lama masuk target operasi Ditresnarkoba Polda Sumsel, di mana sistem yang digunakan tersangka agar tidak diketahui orang anggota tersangka menggunakan sistem pengawas dan anti pemesanan atau control delivery.

“Asal narkoba yang diamankan dari tersangka masih berasal dari pantai timur Sumatera tempatnya provinsi Riau. Hal ini didapatkan dari hasil percakapan komunikasi yang ditemukan dihandphone tersangka. Untuk jaringan tersangka ini adalah jaringan Palembang, Sulawesi dan Riau,” jelasnya.

Baca:  Transaksi Narkoba di Gudang Balai Desa

Untuk kaitan tersangka dengan jaringan Kendari yang pernah ditangkap beberapa waktu lalu Ditresnarkoba Polda Sumsel belum bisa memastikan nya, karena salah satu tersangka yang bertugas mengawasi penjualan narkoba tersangka MAS belum tertangkap.

“Kalau tersangka tidak menembak anggota mungkin tersangka tidak ditembak mati, dan bisa dikembangkan kasus nya. karena dia melawan jadi tersangka terpaksa ditembak karena membahayakan anggota,” kata. #dts/ris

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Royana Terharu, SLB Negeri Kabupaten PALI Mulai Belajar

PALI,  BP Kegiatan belajar-mengajar sudah dimulai di Sekolah Luar Biasa Negeri Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Untuk yang pertama ...