Home / Headline / GGMB Launching Buku Antologi Puisi ‘Ketika Mentari Bersenandung’ Mahakarya 82 Guru Indonesia

GGMB Launching Buku Antologi Puisi ‘Ketika Mentari Bersenandung’ Mahakarya 82 Guru Indonesia

FULLDAY perkuliahan PPG Matematika di LPTK FKIP Universitas Sriwijaya Palembang memang memberikan suka duka bagi mahasiswanya. Di sela-sela kesibukan itu muncullah ide dari empat sekawan peraih Beasiswa Kemenristek Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan 2018 yang sedang menempuh program tersebut untuk membentuk suatu wadah dalam menulis, khususnya untuk guru.

Dimulai dengan belajar dan memberanikah diri menulis puisi, cerpen, opini, dan artikel, mereka berempat kemudian mengirimkan karya tersebut ke media. Hingga akhirnya beberapa karya dipublikasikan oleh media. Kemudian mengajak teman-teman sekelas untuk mengirim karya mereka juga. Hal tersebut membuat Aulia Nuha Dila (Alumni STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung), I Putu Satya Yoga (Alumni Universitas Sriwijaya), Mika Meitriana Manurung (Alumni STKIP Surya Tangerang), dan Tito Nurdiyanto (Alumni Universitas Sriwijaya) merasa lebih semangat untuk terus berkarya.

Diilatarbelakangi masih kurangnya media ekspresi untuk guru, tingkat percaya diri dan gairah guru dalam berkarya, serta apresiasi, semangat kompetensi, inspirasi, kepedulian, minat membaca, penanaman pendidikan karakter, penggalian nilai-nilai kehidupan secara mandiri, dan melatih kompetensi untuk semua kalangan pendidik. Terlebih terjadi di daerah-daerah yang masih minim dengan adanya buku dan membaca buku, apalagi menulis buku. Maka empat sekawan ini  pada 2 Desember 2018 di akhir pekan libur perkuliahan membentuk Gerakan Guru Menulis Buku (GGMB). Harapannya, gerakan ini dapat menjadi sebuah program untuk meengembangkan pengetahuan, kompetensi, dan kualitas karakter melalui penguatan budaya literasi sebagai upaya kita bersama untuk meraih cita-cita bersama.

Baca:  Akselerasi Kualitas Kepsek, Disdik Ganti Penataran Lewat Mengajar Diluar Negeri

Pada hari Minggu (31/3), GGMB mengadakan kegiatan Launching Buku Antologi Puisi ‘Ketika Mentari Bersenandung’ di Kambang Iwak Park Palembang Sumatera Selatan. Kegiatan ini mempertemukan para penulis maupun membaca, dikarenakan selama ini dilakukan secara online melalui media sosial dan komunikasi. Acara launching diawali dengan pemaparan tentang visi misi GGBM, penampilan dan pembacaan puisi musikalisasi dari beberapa penulis, Puisi Rico Febriansyah berjudul Rembulan Insan dana Puisi Dessylia Askarani, S.Pd. berjudul Terjajah. Penggagas pun menunjukkan kebolehannya dengan menampilkan musikalisasi puisinya yang diiringi suara gitar. Pengunjung Kambang Iwak Park yang sedang berjogging dan jalan santai pun ikut meramaikan dalam sukacita acara launching dan ada beberapa yang membeli buku. Walaupun hari ini hujan deras datang sampai pukul 10 pagi.

Buku Antologi Puisi ‘Ketika Mentari Bersenandung’, begitulah judul buku yang ditulis  berisi 172 puisi yang ditulis oleh 82 penulis calon guru dan guru Indonesia dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Sebagian isi buku ini ditulis oleh guru yang  mengajar di daerah Bandung, Ciawi, Indramayu, NAD, Magelang, Situbondo, Sleman Yogyakarta, Lampung, Bengkulu, Jambi, bahkan ada yang dari Kupang NTT, Papua Barat. Guru yang menulis didominasi dari Sumatera Selatan seperti dari Kabupaten Musi Banyuasin, Banyuasin, Baturaja OKI, Muara Enim, dan Kota Palembang. Sedangkan mahasiswa S-1 atau S-2 calon guru yang menjadi penulis di buku ini berasal dari beberapa kampus ternama seperti UPI Bandung, , Universitas Siliwangi, Universitas Lambung Mangkurat, UIN Sunan Kalijaya Yogyakarta, UIN Raden Fatah PalembangUPGRI Palembang dan UNSRI Palembang.

Baca:  Guru Resah Dana Sertifikasi Belum Cair

Buku cetakan pertama Maret 2019 yang mengantongi ISBN 978-602-451-380-1 dengan 270 halaman dan diterbitkan oleh K-Media Yogyakarta. Penggagas GGBM pun menjadi editor langsung dalam penyusunan buku ini dan desain sampul dipercayakan kepada Nur Huda A. Buku ini telah di-order hampir 100 eksemplar dalam waktu beberapa hari sebelum launching hari ini. Koordinator Program Studi Pendidikan Matematika PPG FKIP Universitas Sriwijaya Palembang Dr. Hapizah, S.Pd., M.T. mengatakan bahwa terbitnya buku tersebut menjadi hasil pemikiran mahasiswa PPG yang telah menempuh pendidikan di kelas, setelah mengikuti KMD, Bela Negara, dan kegiatan lainnya untuk mendukung pengembangan 4 kompetensi yang harus dimiliki guru profesional; yaitu kompetensi sosial, kepribadian, pedagogik, dan profesional. “Keren dan sangat bangga dengan mereka berempat, terus kembangkan potensi dan jadi pionir dimanapun nanti mengajar. Sukses selalu’, ungkapnya.

Kemudian Tito Nurdiyanto, S.Pd., selaku penggagas dan editor buku tersebut menuturkan bahwa buku  hasil dari usaha mengembangkan budaya literasi melalui GGMB yang telah dibentuk. Guru-guru Indonesia diibaratkan sebagai mentari dalam dunia pendidikan yang memiliki peran besar setiap harinya untuk menyinari peradaban di pagi hari hingga menuju malam.  Ditambahkan juga dengan Rojaki, S.Pd., M.Pd., Duta Baca Musi Banyuasin sekaligus penulis buku ini  yang juga hadir dalam kegiatan ini mengungkapkan rasa bangga kepada tim dan penulis. “Ini menjadi sebuah terobosan baru bagi para pecinta dan penggiat literasi Sumatera Selatan. Buku yang terhimpun dari berbagai guru di daerah ini dapat dijadikan referensi yang ciamik untuk bahan-bahan bacaan sastra”. Sementara itu, Eka Fitriani, S.Pd., salah satu penulis puisi dalam buku ini dan guru Bahasa Inggris SMP Negeri 5 Muara Enim mengatakan bahwa sangat bangga dapat menjadi bagian dalam buku ini dan sangat berharap semoga terus berkarya dan mengerakkan budaya literasi, serta nantinya ada banyak event maupun kegiatan-kegiatan menulis kembali.

Baca:  Tunjangan Daerah Khusus Guru di Muba Dihapuskan

Semua penulis dalam buku in mengungkapkan ekspresi mereka mengenai perjuangan dan problematika guru dan pendidikan, wujud syukur dan ucapan terima kasih atas jasa guru dalam mendidik, serta hasrat dan harapan pendidikan di Indonesia di masa mendatang.  Penggagas berharap, kedepan akan terus menggiatkan budaya menulis buku ini. Guru bisa menulis buku ilmiah, pelajaran, dan lain sebagainya yang bisa mendukung dan jadi pelengkap bahan ajar di sekolahnya. Terlebih lagi sasaran yang akan difokuskan adalah guru-guru di daerah. Bagi guru, calon guru, pelajar, mahasiswa, dan masyakat daat bergabung dalam gerakan ini dengan akses pada instagram @gerakangurumenulisbuku_ind.#tito nurdiyanto

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

BPD Prabowo-Sandi Sumsel Kumpulkan Fakta Untuk Bukti Laporan Pihak  Berwajib dan DKPP

#Carut Marut Pileg dan Pilpres di Sumsel  Palembang, BP Carut marut pelaksanaan Pemilihan Legislatif (pileg) dan Pemilihan presiden (Pilpres) di ...