Home / Headline / Calon Pendeta Diperkosa Lalu Dibunuh 2 Orang di Kebun Sawit

Calon Pendeta Diperkosa Lalu Dibunuh 2 Orang di Kebun Sawit

Jasad Melindawati saat diturunkan dari mobil ambulans di RS Bhayangkara Palembang. BP/HAFIDZ TRIJATNIKA

Palembang, BP–Melindawati Zidoni (24), seorang vikaris atau calon pendeta yang bertugas di Sungai Baung, Desa Bukit Batu, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), ditemukan tewas tanpa busana di kebun sawit PT Persada Sawit Mas (PSM) Selasa (26/3) sekitar pukul 04.30. Korban diduga menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan.

Kapolres OKI AKBP Donny Eka Syaputra membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi.

“Penyidik masih olah TKP, setelah olah TKP jenazah akan dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk otopsi,” ujar Donny.

Donny berujar, peristiwa tersebut bermula saat Melindawati bersama seorang Nita Pernawan (9) pergi ke pasar menggunakan sepeda motor, Senin (25/3) sekitar pukul 17.00. Namun saat hendak pulang, jalan setapak yang hendak dilalui kendaraan mereka terhalang oleh balok kayu.

Baca:  Diduga Dibunuh, Dodon Ditemukan Tewas di Kebun

Saat Melinda turun dan hendak menyingkirkan balok kayu tersebut, datang dua pelaku berpenutup wajah menghampiri dirinya.

“Lalu dua pelaku menyeret Melinda dan Nita ke kebun sawit kemudian dicekik dan tangan diikat. Nita pingsan dan dibuang ke semak-semak. Sementara korban Melinda diduga diperkosa dulu sebelum tewas dicekik,” ujar Kapolres.

Jenazah ditemukan oleh warga yang mencari keberadaan keduanya sejak pukul 22.00. Korban diduga diperkosa terlebih dahulu sebelum dibunuh karena ditemukan dalam kondisi tanpa busana.

“Untuk korban Nita mengalami trauma dan luka memar di leher bekas cekikan. Sementara jenazah Melinda akan di visum dan otopsi di RS Bhayangkara Palembang. Pelakunya masih dalam penyelidikan,” ujar dia.

Korban diketahui hendak menikah bulan Juni 2019. Hal tersebut diungkapkan Arisman Manai, rekan sesama vikaris di Gereka Kristen Injili Indonesia (GKKI), saat ditemui di Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang, Selasa (26/3).

Baca:  Mengapung di Sungai Musi Dengan Kepala Nyaris Putus

“Dia bilang memang mau nikah bulan 6 sama tunangannya di Nias,” ujar Arisman.

Arisman berujar, korban Melinda sudah 6 bulan menjalani ikatan dinas sebagai vikaris usai lulus kuliah di Sekolah Tinggi Teologi Palembang (STTIP) pada Juni 2018. Arisman menuturkan Melindawati sempat ingin meminta izin pada bulan Juni mendatang untuk melangsungkan pernikahan bersama tunangannya di Nias Selatan, Sumatera Utara.

Arisman berujar, sebelum kejadian Melinda dan Nita Pernawan (9), murid Melinda, pergi ke Pasar Jeti. Namun hingga malam keduanya tak kunjung pulang hingga membuat seluruh penghuni gereja cemas.

“Biasanya jam 5 sudah pulang, kami cemas makanya kami cari,” ujar Arisman.

Pada pukul 23.00, Nita pulang ke gereja seorang diri dalam kondisi ketakutan dengan tubuh penuh luka.

Baca:  Pengumpul Minyak Tewas Ditikam

“Nita mengaku mereka dirampok dan diikat orang. Langsung kami cari dan menemukan Melinda sudah tewas. Kondisinya tidak memakai baju,” ujarnya.

Hingga pada pukul 04.30 subuh akhirnya rombongan gereja menemukan Melinda tewas tanpa mengenakan celana dan pakaiannya terbuka dengan tangan dan kaki terikat karet ban dalam. Lokasi tempat korban ditemukan memang terbilang sepi dan berjarak 4 kilometer dari gereja.

Sementara itu, Anugrah Gaurifa (25), keluarga korban membenarkan bahwa sepupunya tersdbut hendak menikah dalam waktu dekat.

“Memang mau menikah sama tunangannya. Dia [Melinda] sudah 5 tahun di Palembang kuliah disini. Kalau tugas baru enam bulan,”kata Anugrah.

Menurutnya, selama enam bulan dinas di Gereja GKII Sungai Baung, korban selalu datang ke rumah saudaranya di Lorong Tanjung RT 24 RW 04, Sukabangun, Palembang pada saat libur. #idz

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Dua Begal Ditembak Polisi

Palembang, BP Jajaran Reskrim Polresta melalui tim Tekab 134 Polresta menembak dua pelaku begal, Kamis (27/6). Sandi Arifin (24) diringkus ...