Home / Headline / Effendi Simbolon Sarankan Jokowi Blusukan Lagi

Effendi Simbolon Sarankan Jokowi Blusukan Lagi

Effendi Simbolon

Jakarta, BP–Anggota Komisi I DPR RI dari F-PDI Perjuangan, Effendi Simbolon menilai,  menurunnya popularitas capres dan cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin dari pasangan Prabowo-Sandiaga Uno, seperti dilansir Litbang Kompas jelang 17 April mendatang, karena pengelolaan atau cara kerja tim kampanyenya salah.

“Pak Jokowi terlalu banyak mengikuti acara seremonial. Padahal kalau ingin menang, Jokowi selaku petahana harus mengembalikan cara kampanye seperti Pilkada DKI dan Pilpres 2014, yakni blusukan,” ujar Effendi kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (21/3).

Menurut Effendi, cara kerja tim kampenye Jokowi-Ma’ruf belum efektif, dan hanya efektif di permukaan saja, karena terlalu banyak acara deklarasi. Sementara bersentuhan dengan masyarakat kurang.

Baca:  Komisi IV DPR Pertanyakan Program Cetak Sawah

“Saat ini Pak Jokowi terlalu banyak dikendalikan Tim Skoci yang mengatur protokoler dan agenda kampanyenya yang kebanyakan menghadiri acara deklarasi. Sudah, tingggalkan saja acara deklarasi-deklarasi itu dan mengandalkan para caleg itu tidak efektif. Sekarang efektif 20 hari lagi. Pak Jokowi harus blusukan lagi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat,” katanya.

Dia berharap agar Jokowi mengefektifkan Tim Kapal Besar yang ada seperti PDIP untuk bekerja secara maksimal dalam 20 hari ini.

“Gunakan partai seperti PDIP itu kapal besarnya, relawannya malas semua  dan jangan mengandalkan ‘Tim Skoci. Dan kata pamungkasnya adalah Jokowi blusukan, itu antitesanya Jokowi blusukan,” tambah dia.

Baca:  Zainudin Amali Ditunjuk Sebagai Plt DPD Golkar Jatim

Efendy menilai, Jokowi  seperti kelhilangan figur, padahal Jokowi memiliki ciri khas sendiri yang telah memenangkannya pada Pilkada DKI 2017  dan Pilpres 2014. Upaya untuk mengubah citra Jokowi, melalui acara seremonial justru  menggerus popularitasnya.

“Disebelaah trennya naik, sementara di kita malahan turun. Prabowo itu tidak bisa diatur, sering berbuat kesalahan, tapi kok naik terus. Kembalikan Jokwi seperti ‘Satria Pingit’,” katanya.

Paling tidak menurutnya, dalam 20 hari mendatang Jokowi mengektifkan kampanyenya melalui blusukan di Jawa Barat dan DKI, jika perlu masuk gorong-gorong lagi seperti dulu, dan tinggalkan acara-acara  seremonial.

Baca:  Wakil Ketua DPR: Biaya Pemilu Harus Jelas dan Transparan

“Masyrakat meridukan Jokowi seperti  dulu, apa adanya, tidak diatur-atur. Saya masih optimis, kalau Pak Jokowi mau blusukan lagi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat akan memenangi Pilpres,” jelasnya.

Effendi menambahkan, dengan blusukan Jokowi bisa mendengar secara langsung permasalahan dan keluhan  masyarakat. Keluhan tersebut,  akan dicarikan solusi untuk di masa periode kedua kepimpinannya.

“Sekali saya katakan antitesanya adalah blusukan, senjata pamungkas Pak Jokowi kalau menang adalah blusukan, kalau perlu mulai dari subuh,” tandasnya. #duk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Zaskia Gotik Meriahkan  Panggung Prajurit dan Pesta Rakyat di Lanud SMH Palembang

Palembang, BP PANGKALAN TNI Angkatan Udara Sri Mulyono Helambang (SMH) Palembang, menggelar acara Panggung Prajurit dan pesta rakyat yang dikemas ...