Home / Headline / 97 Persen Warga Muba Ditanggung BPJS Kesehatan

97 Persen Warga Muba Ditanggung BPJS Kesehatan Muba Raih Predikat UHC

Bupati Muba Dodi Reza Alex saat launching Universal Health Coverage (UHC) dan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Tentang Kerja sama Daerah Perbatasan Antara Pemkab Muba dan Pemkab Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumsel di Opp Room Pemkab Muba, Senin (11/3). 

Sekayu, BP–Berbicara soal aspek pelayanan kesehatan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) patut diacungi jempol. Sejak tahun 2002, Kabupaten Muba sudah melaksanakan program berobat gratis dan menjadi pelopor di Indonesia.

Kini, meskipun program berobat gratis jaminan Muba Sehat tersebut resmi dihentikan pada 1 Januari 2019 karena menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018, tetapi Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex telah mengucurkan dana APBD sebesar Rp35 miliar untuk membuatkan asuransi BPJS kepada 232 ribu warga Muba dari Basis Data Terpadu (BDT) Dinas Sosial Muba.

Baca:  Dodi Jemput Bola Obati Ibu Hamil Penderita Leukimia

“Saat ini sudah 97 persen warga Muba yang sudah ditanggung BPJS Kesehatan. Pembiayaannya menggunakan APBD Muba. Alhamdulillah, Muba mencapai predikat Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan,” ujar Bupati Muba Dodi Reza Alex di sela launching Universal Health Coverage (UHC) dan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Tentang Kerja sama Daerah Perbatasan Antara Pemkab Muba dan Pemkab Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumsel di Opp Room Pemkab Muba, Senin (11/3).

Dikatakan, komitmen pemberian asuransi kesehatan gratis bagi masyarakat Muba khususnya bagi warga pra sejahtera bukan menjadi hal yang baru di Muba.

“Ke depan tugas yang akan kita realisasikan dan kejar yakni bagaimana menciptakan pelayanan kesehatan yang semakin baik dan fasilitas kesehatan yang lengkap di Muba serta kesejahteraan tenaga kesehatan di Muba meningkat,” tegasnya.

Baca:  Kunjungan Bupati Muba Diharapkan Dapat Dirasakan Masyarakat

Dodi menambahkan, dirinya akan fokus meningkatkan pelayanan dan fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas cabang pembantu di pedesaan hingga RSUD Sekayu. Bahkan, saat ini RSUD Sekayu telah menjadi rumah sakit rujukan di Provinsi Sumsel.

“Pemkab Muba juga akan menerapkan prosedur open member. Nantinya tidak ada lagi warga Muba yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis dan baik. Semuanya harus ditanggung asuransi kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Direksi Wilayah Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Bengkulu BPJS Kesehatan, dr Erna Wijaya Kesuma, MM, AAK sangat mengapresiasi Pemkab Muba yang telah memasukkan sebagian besar warga Muba dalam kepesertaan JKN-KIS atau BPJS Kesehatan.

Baca:  Muba Targetkan Juara Umum Porprov Sumsel XII 2019

“Kami dari pihak BPJS Kesehatan sangat kagum dan mengapresiasi Bupati Muba yang sangat komitmen dan konsisten memperhatikan serta merealisasikan pelayanan kesehatan warganya. Muba sangat pantas mendapatkan predikat UHC,” katanya.

Ia mengimbau kepada kabupaten/kota lain kiranya dapat mencontoh komitmen Pemkab Muba dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan terhadap warga di daerah masing-masing.

“Semoga apa yang sudah dilakukan Pemkab Muba ini dapat menjadi inspirasi daerah lainnya, khususnya di Sumsel,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, turut juga dihadiri Pelopor Kesehatan Gratis di Indonesia yang juga mantan Gubernur Sumsel dua periode H Alex Noerdin, Sekda PALI Syahrul Nazil, serta Forkopimda Muba yakni di antaranya Dandim 0401 Letkol Arm M Saufudin Khoiruzzamani SSos, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, Kajari Muba Maskur SH MH, Ketua PA Sekayu Saifullah Anshari, Sag, MAg, dan Ketua DPRD Muba. #rel

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Harapkan Puskesmas di Sumsel Harus Aktif Jemput Bola

Palembang, BP Sejak program jaminan kesehatan yakni BPJS diterapkan di Indonesia, masih banyak masyarakat di provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang ...