Home / Headline / Sungai Musi Harus Di Buat Zonasi

Sungai Musi Harus Di Buat Zonasi

P/DUDY OSKANDAR
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Palembang, Isnaini Madani
saat menerima  pimpinan dan pengurus Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Cabang Sumsel yang bersilaturahmi ke Dispar kota Palembang, Rabu (27/2).

Palembang, BP

 

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Palembang, Isnaini Madani

sepakat  kedepan perlu ada upaya perlindungan terhadap barang-barang peninggalan yang berada di dalam Sungai Musi yang selama ini bebas di ambil oleh orang lain yang diakui oleh pihak lain namun didapat dari Sungai Musi .

Karena itu untuk mengetahui keberadaan barang –benda berharga di Sungai Musi pihaknya ingin agar ada kapal khusus yang bisa melacak keberadaan  barang tersebut di Sungai Musi agar bisa diamankan dan dijaga kelestariannya.

“Kalau kita tidak melakukan upaya lama-lama barang bersejarah kita di Sungai Musi habis dan diakui pihak lain,” katanya didampingi jajaran Dispar kota Palembang saat menerima  pimpinan dan pengurus  Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Cabang Sumsel yang bersilaturahmi ke Dispar kota Palembang, Rabu (27/2).

      Untuk itu dia sepakat untuk kedepan perlu dibentuk Zonasi terhadap Sungai Musi  agar dibuatkan peraturan daerahnya.

Selain itu , bagi para penyelam tradisional di Sungai Musi yang telah menemukan barang – barang antik di Sungai Musi baik penemuan masa Sriwijaya dan Kesultanan Palembang agar diberikan penghargaan berupa piagam dan dana dari Pemerintah .

“ Perlu juga dibentuk satgas pengamanan Sungai Musi, atau namanya satgas apa nantinya, hal tersebut akan di laporkan ke Walikota atau Wakil Walikota Palembang.

Selain itu sepakat untuk kedepan membentuk tim revitalisasi BKB.
“Nanti kita akan menghadap ke pak Walikota, Pak Gubernur, Pak Pangdam  sesuai kontennya masing-masing terkait revitalisasi BKB ini,” katanya.

Dalam pertemuan dengan Walikota Palembang nanti menurutnya pihaknya meminta termasuk dengan Dinas Kebudayaan agar  cagar budaya yang ada di kota Palembang   agar segera di tetapkan.

Selain itu melakukan zonasi Sungai Musi  agar dibuatkan Perda dan bagi para penyelam di sungai Musi yang telah menemukan barang – barang antik penemuan masa Sriwijaya dan Kesultanan Palembang agar diberikan penghargaan berupa piagam dan dana dari Pemerintah

Lalu Mengusulkan Nama – nama jembatan baru di Kota Palembang  yaitu Musi IV dan Musi VI karena Palembang banyak tokoh penting layak menjadi nama Jembatan baru tersebut.

“ Kita mengapresiasi kedatangan pengurus MSI Sumsel dan kedepan kami ingin MSI Sumsel dilibatkan dalam kegiatan berkaitan sejarah dan cagar budaya di kota Palembang,” kata Isnaini.

Sedangkan Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Cabang Sumsel Dr Farida R Wargadalem Msi didampingi Dr Suherman Msi selaku Wakil Ketua MSI Cabang Sumsel ,  Dr Nyimas Umi Kalsum sebagai Seketaris MSI Cabang Sumsel, dan pengurus lain MSI Cabang Sumsel seperti Dra Nurhayati M Pd, Mirza Indah Dewi  dan Raden Muhamad Ihsan SH MH mengatakan, maksud kedatangan pengurus MSI Sumsel ke Dispar kota Palembang adalah untuk berkerja sama dan sama-sama bekerja dalam melestarikan ,mengembangkan sejarah dan budaya yg ada hubungan. Dengan Destinasi Pariwisata.

      Pihaknya sepakat kalau penyelamatan cagar budaya dan sejarah Palembang adalah tanggungjawab bersama dan MSI Cabang Sumsel siap bersama-sama Pemkot Palembang dilibatkan dalam upaya penyelamatan sejarah Palembang tersebut.

Dr Suherman Msi selaku Wakil Ketua MSI Cabang Sumsel mengatakan,  mengamankan aset-aset yang ada di Sungai Musi yang mengandung barang-barang  berharga maka harus ada satgas pengamanan Sungai Musi dan bagi yang menemukan barang-barang bersejarah oleh masyarakat di beli oleh Pemkot Palembang dan di berikan piagam penghargaan.

“Untuk  pengambilah Alih BKH harus melibatkan Walikota, Guburnur Pangdam dan Menteri Pertahanan dan Menteri Pariwisata,” katanya.

      Sedangkan Raden Muhamad Ihsan SH MH sepakat perlu adanya upaya penyelamatan sejarah dan cagar budaya di Palembang agar tidak hilang dan diakui oleh pihak lain.

      Keterlibatan pemerintah dan semua pihak menurutnya penting dalam upaya penyelamatan ini.#osk

 

 

Baca:  Seniman Sumsel Butuh Galeri Untuk Hadapi Asian Games 2018
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pemkab Muba Targetkan 1000 Tenaga Konstruksi Bersertifikat Tahun 2019

Sekayu, BP— Melalui Program Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo pada 19 Oktober 2017. Kepemilikan ...