Home / Headline / Guru Ngaji TPA di Palembang Bakal Di Beri Gaji

Guru Ngaji TPA di Palembang Bakal Di Beri Gaji

BP/IST
Inisiator Raperda Inisiatif TPA yang merupakan anggota DPRD Palembang ,  Ade Victoria

Palembang, BP

 

Guru ngaji Taman Pendidikan Alquran (TPA)  di Palembang bakal diberikan gaji,  untuk meningkatkan peran guru ngaji di Palembang,  sehingga perlu diberikan intensif untuk membantu kesejahteraan mereka. 

 

Hal ini terungkap melalui Raperda inisiatif DPRD tentang badan koordinasi TPA, yang diinisiasi oleh tiga fraksi di DPRD Kota Palembang yakni PDI Perjuangan,  PKB dan PBB. 

 

Rencananya gaji guru ngaji ini akan diberikan sebesar Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu tiap bulannya yang akan dibayangkan melalui Dinas Pendidikan Kota Palembang. 

 

Inisiator Raperda Inisiatif TPA yang merupakan anggota DPRD Palembang ,  Ade Victoria mengatakan,  selama ini guru ngaji di Palembang kurang mendapatkan perhatian,  sehingga pihaknya membuat Raperda inisiatif mengenai TPA.

Baca:  DPRD Sumsel Harapkan 19 Juni Jembatan Musi IV Dan VI Bisa Tersambung

 

“Kita apresiasi guru guru ngaji yang mengajarkan alquran dengan memberikan gaji, ” kata Ade politisi dari PBB. 

 

Oleh karena itulah pihaknya berinisiatif membuat Raperda TPA sehingga ada payung hukum untuk memberikan perhatian terhadap guru ngaji di Palembang.

 

 

Menurut dia,  banyak guru guru ngaji di Palembang hidup hanya pas pasan hanya berharap kepada biaya yang dikeluarkan oleh santri dan santriwati yang ikut mengaji. 

 

Penghasilan dari situ saja masih kecil,  karena tak ada ketentuan pembayaran yang baku dilakukan oleh murid murid ngaji. 

 

“Anak anak kita ngaji kadang bayar seribu sehari ada 20 ribu per bulan,  kondisi ini kan sangat tidak layak, “,  katanya. 

 

Sedangkan penghasilan itu terkadang tidak hanya dinikmati oleh satu guru ngaji saja melainkan dibagi dengan beberapa guru ngaji lainnya. 

Baca:  DPRD Sumsel Periode 2019-2024   Dapat Jas Baru

 

Belum lagi kata dia,  kebutuhan iqro Alquran serta alat tulis yang disiapkan oleh para guru ngaji ini. 

 

Inisiator lainnya,  Ali Sya’ban mengatakan,  adanya Raperda inisiatif tentang TPA ini sangat membantu keberadaan dari guru ngaji yang ada di Kota Palembang.

 

Apalagi rancangan ini sesuai dengan visi misi Walikota Palembang yakni Palembang Emas Darussalam. Oleh karena itu,  pihaknya memerlukan dukungan dari Pemkot Palembang. 

 

“Kami akan memanggil guru guru ngaji untuk meminta masukan terhadap Raperda yang kami susun, ” kata politisi PDI Perjuangan. 

 

Menurut dia,  pihaknya juga akan mendata berapa guru ngaji yang ada di Palembang untuk bisa menentukan berapa  besaran gaji yang akan mereka dapatkan.

 

” Gaji kami rencanakan melalui APBD melalui kas Dinas Pendidikan, untuk memberikan gaji kepada guru guru ngaji, ” katanya.

Baca:  Bentuk Tim Khusus Bekuk Pelaku Mutilasi di OI

 

Sementara itu,  Sekretaris Fraksi PKB Firmansyah Hadi mengatakan,  beberapa kota lain di Indonesia sudah menerapkan pemberian gaji terhadap guru ngaji. 

 

Padahal secara APBD beberapa kota tadi pendapatannya masih di bawah Kota Palembang.

 

” Kami menilai Palembang mampu memberikan gaji kepada guru ngaji,  karena sudah ada di Kota lain sudah menerapkan

 

Pengajuan Raperda ini berdasarkan, Undang-undang (UU) Nomor 20 tahun 2003, tentang sistem pendidikan nasional dan keputusan menteri dalam negeri dan menteri agama Nomor 128 dan 44 A Tahun 1982 tentang, peningkatan baca tulis huruf Alquran bagi umat Islam dalam rangka peningkatan dan penghayatan serta pengamalan Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Kami optimis Raperda ini akan disahkan dan diterapkan karena fraksi lain juga memiliki pandangan yang sama, ” katanya.#osk

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Berkeliling Dengan Motor Curian, Penadah Dibekuk

Palembang, BP–Sedang berkeliling dengan mengendarai sepeda motor hasil curian, Edo Saputra (21), warga Desa Tapus, Kecamatan Pampangan, Kabupaten OKI dibekuk ...