Home / Headline / DPRD Sumsel Minta Permasalahan LRT Harus di Bahas Bersama

DPRD Sumsel Minta Permasalahan LRT Harus di Bahas Bersama

BP/DUDY OSKANDAR
RA Anita Noeringhati

Palembang, BP

Banyak permasalahan yang dihadapi  Transportasi Light Trail Transit (LRT) Palembang pasca Asian Games 2018 lalu, dari kerugian operasional hingga belum terintegrasinya LRT dengan transportasi lain di kota Palembang.

Ketua Komisi IV DPRD Sumsel, RA Anita Noeringhati menyarankan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel dan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dapat duduk bersama menyelesaikan masalah pertanggungjawaban terhadap Light Rail Transit (LRT) Palembang. Pasalnya, beberapa waktu lalu pemprov dan pemkot sempat keberatan untuk mensubsidi biaya operasional LRT yang mencapai Rp 10 Miliar/bulan, sedangkan pendapatan LRT hanya berkisar Rp 1 Miliar/bulan.

Baca:  Tabligh Akbar Isi TMMD Ke 104 Kodim 0418 Palembang

“Bagaimanapun seharusnya Pemprov dan Pemkot harus bersyukur dapat bantuan pembangunan LRT dari pemerintah pusat, apalagi di Indonesia ini, Palembang jadi kota pertama yang dibangun proyek tersebut. Sehubungan dengan keberatan pemprov dan pemkot untuk mensubsidi biaya operasional terkait perawatan dan pengelolaan LRT ini, harusnya bisa duduk bersama dengan Kementerian Perhubungan untuk mencari solusi terbaik,”  kata Anita , Senin (11/2) siang.

Baca:  MMK Sumsel  Pertanyakan Jalan Negara di Sumsel Banyak Rusak 

Menurut Anita, memang harga tiket LRT saat ini belum memadai karena untuk jarak dari Bandara sampai ke OPI, masyarakat hanya membayar Rp 10 ribu. Sementara, idealnya untuk jarak tersebut masyarakat minimal membayar Rp 25 ribu.

“Inilah maksud saya untuk mengajak pemprov, pemkot, dan Kemenhub duduk bersama, agar apa yang jadi persoalan dapat dicarikan jalan keluarnya. Bukan cuma tarif, tapi juga seharusnya ada koordinasi untuk membuat setiap stasiun terintegrasi dengan angkutan lain seperti transmusi ataupun transportasi online. Bukannya malah seperti kita lihat di stasiun Palembang Icon itu banyak kendaraan yang malah mengganggu pengguna jalan lain,” kata Politisi Golkar ini.

Baca:  Pembangunan Jalan Penghubung Oleh Satgas TMMD Ke 104 Kodim 0418 Palembang Capai 90 Persen

Ditambahkannya, Pemprov juga memiliki kontribusi dalam pembangunan proyek LRT ini, karena tidak semua ditanggung oleh Waskita.

“Ada beberapa ganti rugi lahan juga kalau tidak salah pemprov yang menanggung, jadi kita juga punya tanggung jawab dengan LRT ini. Kecuali untuk pembangunan taman yang memang sudah tanggung jawab dari Waskita,” katanya.#osk

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Atlet Disabilitas Terima Penghargaan dari Bupati OKU

Baturaja, BP — Bupati OKU Drs H Kuryana Azis menghadiri acara Sosialisasi NPCI dan Penyerahan Bonus Atlet Disabilitas berprestasi pada ...