Home / Headline / Kodam II Sriwijaya Siap Amankan Pileg Dan Pilpres di Wilayah Sumbagsel

Kodam II Sriwijaya Siap Amankan Pileg Dan Pilpres di Wilayah Sumbagsel

BP/IST
Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) dan Yustisi Gabungan Polisi Militer (POM) TNI Tahun. 2019 di Wilayah Kodam II/Sriwijaya dibuka secara resmi oleh Panglima Kodam II /Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, S.I.P, M. Hum, dalam suatu Upacara gelar pasukan, Jum’at (8/2) pukul. 10.00 , bertempat di Lapangan Apel Makodam II/Sriwijaya, Jalan Jenderal Sudirman Km. 2,5 Palembang.

Palembang, BP

Pangdam II/ Sriwijaya Mayjen TNI Irwan mengakui kepolisian dari lima provinsi di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yaitu Sumatera Selatan (Sumsel), Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung (Babel) meminta Kodam II Sriwijaya memperbantukan kekuatan untuk pengamanan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) di wilayahnya masing-masing.

“ Kodam II Sriwijaya sudah memperbantukan sesuai dengan kekuatan  yang diminta oleh kepolisian baik di Bangka Belitung , Bengkulu, Jambi, Lampung dan Sumsel, dan kita sudah tergelar dengan tahapan-tahapan pileg dan pilpres sudah siap semua, mudah-mudahan semua berjalan dengan baik,” katanya usai menjadi Irup pada upacara gelar Operasi Gaktib (Penegakan ketertiban) dan Yustisi Polisi Militer tahun anggaran 2019, bertempat di Makodam II/Sriwijaya, Jumat (8/2).

Baca:  Bapaslon Optimis Lolos Test Kesehatan Jasmani

Dan hingga kini menurutnya tidak ada hal hal menonjol menjelang Pileg dan pilpres di wilayah Sumbagsel.

“ Tidak ada pasukan khusus, semua sudah di gelar, ada pasukan raider kita di cadangkan  jika sewaktu-waktu ada hal-hal khusus, kawan-kawan dari brimob sudah siap,” katanya.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dalam amanat tertulis yang dibacakan Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum., mengatakan,  bahwa, sebagai upaya meningkatkan profesional prajurit yang mematuhi dan memahami hukum serta perkembangan teknologi munculnya kejahatan baru,  prajurit POM TNI harus mampu mengikuti perkembangan teknologi.

 

Baca:  Kodam II Sriwijaya Targetkan Perluasan Sawah TA 2018 Seluas 2.219 Ha

Dikatakan juga bahwa, upaya penegakan hukum dan disiplin prajurit menempati posisi yang sangat penting dan positif sebagai keteguhan sikap serta perilaku prajurit TNI, yang dilandasi dengan tekad untuk patuh kepada hukum dan disiplin prajurit, dan meniadakan segala bentuk pelanggaran prajurit.

Berdasarkan hasil evaluasi Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer tahun 2018 masih menunjukkan kenaikan terhadap beberapa kasus seperti, desersi, mangkir, pelanggaran disiplin dan pelanggaran lalu lintas. “Namun ada hal-hal positif dengan menurunnya kasus seperti narkotika, penyalahgunaan Senpi dan perkelahian TNI, Polri dan masyarakat. Hal ini yang menjadi pertimbangan TNI untuk tetap melanjutkan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi,” katanya.

Panglima juga menyampaikan bahwa, perlu adanya persamaan persepsi antara prajurit Polisi Militer dengan aparat penegak hukum lainnya khususnya Propam atau Provost dalam melaksanakan kegiatan operasi di lapangan guna terciptanya sinergitas dan soliditas dalam mencegah terjadinya perkelahian antara prajurit TNI, Polisi dan masyarakat.

Baca:  DPT Banyak Bermasalah, Pilkada Palembang Harus Ditunda

Usai membacakan amanat Panglima TNI, Pangdam II/Sriwijaya  Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum.,  secara resmi menyatakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Yustisi POM TNI tahun 2019 di wilayah Kodam II/Sriwijaya yang meliputi Provinsi Sumsel, Jambi, Bengkulu,Lampung dan Bangka Belitung dimulai.

Selanjutnya, Pangdam juga mengingatkan para personel POM yang terlibat penegakan hukum, untuk bersikap santun, profesional, tegas dan mentaati aturan norma-norma yang berlaku di lingkungan masyarakat, sehingga memberikan kesan dan dampak psikologis secara positif terhadap masyarakat.

Ops Gaktib dan Yustisi 2019 yang digelar mulai hari ini Jum’at (8/2) secara serentak di seluruh jajaran Kodam se-Indonesia ini mengusung tema, “Dengan Operasi Gaktib dan Yustisi TA 2019, Polisi Militer Berkomitmen Meningkatkan Disiplin, Ketaatan Hukum, Dedikasi dan Loyalitas Prajurit Dalam Mendukung Tugas Pokok TNI Guna Mewujudkan Bersama Rakyat TNI Kuat”.

Acara diawali dengan pemasang tanda operasi Gaktib dan Yustisi dilanjutkan dengan pembacaan tekad oleh perwakilan tiga angkatan TNI AU, AL dan AD dan dilanjutkan  pengecekan pembuatan SIM TNI dan umum oleh Pangdam II Sriwijaya.#osk

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Dodi Reza Alex Anggota Kehormatan PWI Ke 41 Sejak Tahun 1974

Sekayu, BP–Media sebagai salah satu pilar demokrasi- dituntut tidak partisan. Media dalam pemberitaan, tak punya niat lain kecuali membela kepentingan ...