Home / Headline / Nama Baru Masjid Agung Palembang di Kukuhkan

Nama Baru Masjid Agung Palembang di Kukuhkan

BP/IST
Sabtu (2/1) di halaman Masjid Agung Palembang, nama baru, Masjid Agung Palembang, yaitu Masjid Agung SMB I Jayo Wikramo di kukuhkan .

Palembang, BP

Peresmian nama baru Masjid Agung Palembang yang diubah menjadi Masjid Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) dan karena di protes oleh Jajaran pimpinan dan pengurus Persatuan Zuriat Palembang (PZP) pusat bersama-sama berbagai unsur seperti Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) cabang Sumatera Selatan (Sumsel), MSI kota Palembang, Forum Beroyot  Palembang, Angkatan Muda Pembaharuan Sriwijaya (AMPS) , Lembaga Budaya Ulu, Melayu (LBUM), Yayasan Kesultanan Palembang Darussalam yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat  Zuriat Palembang Darussalam (AMZPD) lantaran dianggap menghilangkan sejarah kota Palembang, akhirnya di sepakati menjadi Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) I Jayo Wikramo.

Sabtu (2/1) di halaman  Masjid Agung Palembang, nama baru Masjid Agung Palembang tersebut di kukuhkan .

Baca:  12 Raperda Disepakati Menjadi Program Legislasi Daerah TA 2018

Pembukaan selubung plang nama Masjid Agung Palembang yang baru dipimpin oleh Pembina Yayasan Masjid Agung , Palembang Kms H A Halim Ali dan didampingi  Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo RM Fauwaz Diraja, Ketua Yayasan Masjid Agung Palembang Ir Kgs H Ahmad Sarnubi , Asisten I Pemprov Sumsel Ahmad Najib, KH Kgs Ahmad Nawawi Dencik Al Hafidz Imam Besar Masjid Agung Palembang, tokoh NU Sumsel Mal An Abdullah,  Iman Besar Masjid Istiqlal, Jakarta, Prof Dr Nazaruddin Umar MA, perwakilan Kodam II Sriwijaya dan para undangan.

Ketua Yayasan Masjid Agung Palembang Ir Kgs H Ahmad Sarnubi mengatakan,  kalau Masjid Agung Palembang didirikan tahun 1738 Masehi dimulai dengan peletakan batu pertama dan diresmikan pemakaiannya 10 tahun kemudian 1748 masehi.

“Dari saat itu sampai kini banyak sekali pengembangan pembangunan Masjid Agung, saya khususnya 6 tahun masuk di Masjid Agung ini untuk berbuat di Masjid Agung ini, kondisi Masjid Agung ini banyak yang harus di benahi, banyak sekali yang perlu di perbaiki, kitu yang kami lakukan mulai penataan ruang, administrasi dan SDM, alhamdulilah sudah bisa kita lakukan pelan-pelan dan lebih baik,” katanya.

Baca:  Warga Senang Naik Mobil Patroli Kodim 0418 Palembang

Kedepan menurutnya banyak yang harus kita lakukan , semua ini tidak akan dilakukan sediri jika tidak bersama-sama,  dan kami dibantu dan didukung pihak swasta, sebagian bank di Palembang membantu pihaknya dan badan swasta ikut membantu untuk melengkapi kekurangan dan memperbaiki kondisi Masjid Agung ini.

Sedangkan Pembina Yayasan Masjid Agung , Palembang Kms H A Halim Ali mengajak berkumpul semua pihak dalam membangun Masjid Palembang dan untuk kebaikan umat

“ Tidak ngubah namo, cuma nak merubah gawe idak bener menjadi bener, itu menurut aku,” katanya.

Baca:  55 Desa Di Sumsel Rawan Karhutla

Sedangkan Asisten I Pemprov Sumsel Ahmad Najib menilai pengukuhan hari ini untuk menghargai dan menghormati apa yang sudah dihasilkan  SMB Jayo Wikramo.

“ Kita wajib mensyukuri  masjid ini menjadi  hasil perbuatan manusia untuk bersujud dan memakmurkannya,” katanya.

Sedangkan Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo RM Fauwaz Diraja mengapresiasi  pengukuhan hari ini  sebagai bentuk penghargaan terhadap Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo.

“ Mudah-mudahan kedepan kita dapat memakmurkan masjid ini sebagai tempat yang memiliki karomah sehingga memakmurkan masyarakat Palembang,” katanya.

Selain itu menurutnya kedepan, jangan ada konflik lagi dan mengajak semua komponen masyarakat Palembang sama-sama membangun Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo.

Acara dilanjutkan Tausiah dari  Iman Besar Masjid Istiqlal, Jakarta, Prof Dr Nazaruddin Umar MA dan ulama kota Palembang KH Taufik Hasnuri.#osk

 

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Tak Diberi Uang Untuk Beli Shabu, Nyaris Bunuh Ibu Kandung

Palembang, BP–Lantaran tak diberi uang untuk membeli shabu dan ponsel, Priyansah alias Yansah (28) nyaris membunuh ibu kandungannya, Suwarti (80). ...