Home / Headline / Akan Banyak Caleg Masuk RS Jiwa

Akan Banyak Caleg Masuk RS Jiwa 280 Ribu Bakal Gugur Menjadi Anggota Legislatif

Bonggas dalam diskusi bedah buku ‘Winning Strategy: Strategi Jitu Pemenangan Legislatif’ di ruangan wartawan DPR.

Jakarta, BP–Direktur Eksekutif Politicaan Academy Bonggas Adhi Chandra menegaskan,   masyarakat lebih senang membicarakan pilpres daripada calon legislatif (Caleg) pada musim pemilu serentak  2019.

”Perbincangan caleg  tenggelam. Terbukti pasca debat perdana capres beberapa hari  lalu, masyarakat  sangat bersemangat membicarakannya. Bahkan  di media sosial ramai mengulas  soal pilpres,” ujar  Bonggas di ruangan wartawan DPR Jakarta,  Selasa (29/1).

Baca:  Pusat Anggarkan Rp1,2 Triliun Untuk Pertanian

Sebetulnya  kata Bonggas, persaingan menuju anggota dewan sangat ketat. Bersaing   sesama satu  partai serta bersaing dengan partai lain. Dulu peserta pemilu hanya 10 parpol dan kini  menjadi16 parpol.

Menurut Bonggas,  pemilu 2019  terdapat 20.392 kursi  untuk DPR, DPRD I, DPRD II, dan DPD RI yang diprebutkan  sekitar 300 ribu caleg.

“Sekitar 280 ribu akan gagal menjadi anggota dewan. Seperti  pemilu sebelumnya, mereka yang gagal banyak stress, sakit jiwa dan kehidupan rumah tangga  berantakan gara-gara kehabisan uang dan banyak utan,” jelasnya.

Baca:  Soal Perppu Bagi Ormas Anti Pancasila, Pemerintah Tegas Bukan Otoriter

Dikatakan,  caleg yang maju asal-asalan,  tanpa strategi, tanpa target, tanpa timses dan tanpa dana yang cukup sulit terlih menjadi  anggota dewan.

Anggota DPR RI Andreas Parera mengakui, berbagai cara dilakukan  para caleg agar terpilih menjadi anggota legislatif dengan segala resikonya. “Ketika caleg di lapangan, harus mendengar aspirasi konstituen di daerah pemilihannya. Caleg berusaha menyenangkan serta memenuhi keinginan warga di dapilnya. Dan tentu saja harus memiliki dana yang cukup. Prinsip caleg kadangkala bagaimana harus menang, karena menyangkut harga diri juga ” kata Andreas.

Baca:  Ketua Umum Partai Golkar: Perekonomian Indonesia Dapat Tekanan Cukup Besar

Pengamat Politik  Yunarto Wijaya mengakui, masyarakat lebih tertarik membahas soal Pilpres dan pemilihan anggota DPRD Kabupaten dan Kota. Sedangkan pembahasan menuju Senayan sangat sepi. #duk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Jelang Porprov Percasi PALI Gelar Piala Bupati Kelima

PALI,  BP Komite Olahraga  Nasonal Indonesia (KONI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) kembali ...