Home / Headline / Alex Noerdin Cup, Mura Samai Rekor Muara Enim

Alex Noerdin Cup, Mura Samai Rekor Muara Enim

Musi Rawas, BP

Festival Alex Noerdin Cup mulai bergulir di Stadion Merdeka, Musi Rawas, Sabtu (26/1) pagi. Untuk festival Alex Noerdin, rekor tertinggi dari lima kabupaten/kota selama ini tadinya masih di pegang Kabupaten Muara Enim, dengan peserta 32 tim festival.
Untuk Kabupaten/kota seperti Lahat, Kota Pagaralam dan Kota Lubuklinggau diikuti 16 tim. Sementara Kabupaten Empat Lawang, langsung coaching clinic.
Tapi, kini rekor peserta terbanyak festival tidak lagi dipegang Muara Enim sendiri, karena Alex Noerdin Cup di Kabupaten Mura juga diikuti 32 tim yang terdiri dari U-12 diikuti 16 dan U-14 juga ada 16 tim.
“Musi Rawas memang punya animo yang besar di dunia sepakbola. Di Mura ini, SSB menjamur, meski dana minim di SSB, tapi karena hobi terus bertambah,” kata Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan, (26/1).

Keberadaan Persimura di Liga 3, juga menjadi magnet kuat bagi pemain sepakbola usia dini untuk terus berlatih dan bercita-cita ingin menjadi pemain sepakbola.

Hendra juga menyebut, jika ia saat masih duduk di bangku sekolah dasar sampai sekolah menengah atas, juga kerap bermain sepakbola.
Ia bahkan pernah bermain di dalam tim Persimura. Namun, sang bupati akhirnya memilih fokus pada dunia pendidikan.
“Makanya saat mendengar ada Timnas All Star mengunjungi Mura dalam ajang Alex Noerdin Cup, saya sangat senang dan bangga. Banyak acara yang batal saya ikuti hanya untuk bermain melawan Timnas All Star,” ucapnya.

Ketua Panitia Penyelenggara Alex Noerdin Cup, Eddy Sofyan juga mengulas memori perjalannya dan pemain Timnas All Star. Dia bersama pemain Timnas All Star, di masa anak-anak dan remaja sangat suka bermain sepakbola. Tapi, bedanya Eddy dan bersama pemain Timnas lainnya terus melanjutkan profesi itu.
“Kita yakin, jika bapak bupati melanjutkan sebagai pemain sepakbola. Pasti akan membela Timnas dan masuk di antara kami,” kata Eddy.
Namun, meski kini rata-rata pemain tidak lagi membela Timnas, akan tetapi mereka masih punya pengalaman dan skill yang bisa mereka berikan kepada anak-anak di Sumsel, baik saat festival ataupun coaching clinic.
“Pemain Timnas All Star ini, rata-rata pelatih SSB, jadi mereka mengerti sekali melatih pemain U-12 dan U-14. Alex Noerdin Cup, memberikan edukasi bagaimaana bermain sepakbola yang benar. Itulah kenapa ada festival dan coaching clinik pada anak usia 12 tahun dan 14 tahun, dan sore harinya ada pertandingan Timnas All Star melawan tim lokal, jadi anak-anak ini melihat langsung cara bermain sepakbola yang benar,” jelasnya. #zal

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Anggaran Rp13,2 Miliar Untuk Insentif Guru Honor di Sumsel Macet

Palembang, BP Anggaran Rp13,2 Miliar di APBD Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2019 untuk intensif Guru honor seluruh Sumsel tidak bisa ...