Home / Headline / Provinsi Sumsel dan Lima Kabupaten Kota Dapat Tawaran Bantuan Kebudayaan Tahun 2019 Dari Pusat

Provinsi Sumsel dan Lima Kabupaten Kota Dapat Tawaran Bantuan Kebudayaan Tahun 2019 Dari Pusat

BP/IST
Plh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel Aufa Syahrizal Sarkomi, SP, MSC

Palembang, BP

Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan Bantuan ke daerah yang berkaitan dengan kebudayaan tahun 2019 yaitu fasilitasi komunitas budaya di masyarakat dan Revitalisasi Desa Adat (RDA) Tahun 2019 kepada desa adat yang memiliki kekuatan identitas budaya di wilayah Indonesia.

Di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  daerah mendapatkan tawaran tersebut yaitu Provinsi Sumsel dan lima kabupaten kota yaitu kota Palembang, Kabupaten Ogan Ilir (OI) , Kabupaten M Enim , Kabupaten Musi Rawas (Mura) , dan kabupaten Lahat.

Baca:  DPC Partai Demokrat Palembang Bawa Oleh-Oleh Buat Korban Kebakaran

Menurut Plh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel Aufa Syahrizal Sarkomi, SP, MSC disitu baru diberikan juknisnya , seperti bagaimana cara membuat proposalnya, proposal ditujukan ke siapa supaya tidak salah, item apa yang saja yang dibutuhkan sesuai juknis.

Nanti pihak Kementrian akan melakukan penelaahan proposal tersebut  jika layak maka bantuan itu akan dialirkan.

“Dengan adanya peluang itu , mudah-mudahan kita bisa raih dan kitapun dianggaran 2019 ada anggaran untuk revitalisasi desa adat itu, ada dua kegiatan  tapi kita baru ada satu anggaran , artinya bisa kita singkronkan dengan bantuan pusat tadi,” katanya.

Baca:  Kadisbudpar Sumsel Resmi Mengundurkan Diri

Dan pengajuan Permohonan Bantuan Pemerintah RDA dapat disampaikan melalui proposal Kepada Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi, d/a Kompleks Kemdikbud Gedung E Lantai X, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270. Penerimaan proposal  ditutup pada 31 Januari 2019.

Pihaknya sudah menindaklanjuti dan melakukan koordinasi dengan daerah, ternyata mereka menerima informasi itu.

 “ Kalau Revitalisasi desa adat pasti cash money kalau fasilitasi komunitas budaya di masyarakat, berarti para budayawan ada kegiatan, seperti ingin mengaktifkan Syarofal Anam, tapi mereka tidak punya perangkat itu , mereka ajukan kepusat  sehingga dapat alat itu,” katanya.

Baca:  Kuasa Hukum HDMY Tidak Bisa Buktikan SK Usulan DPD Hanura Provinsi Sumsel Dan Surat Pengambilalihan DPP Hanura.

Menurutnya uang yang ditransper dari pusat untuk desa adat langsung dikirimkan ke desa adat yang bersangkutan melalui Bank Pemerintah dan tidak melalui Disbudpar Sumsel.

“ Kita juga akan mengusulkan ke pusat jangan hanya enam daerah ini yang bisa mendapatkan bantuan pusta, kita akan ajukan daerah lain di Sumsel agar bisa mendapatkan bantuan pusat ini diluar enam daerah tadi,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Bupati Muba Dodi Reza Lantik Tiga Pejabat Eselon II 

Sekayu, BP–Setelah mengikuti tahapan pelaksanaan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II beberapa waktu lalu, akhirnya Bupati Musi Banyuasin ...