Home / Headline / DPRD Sumsel Desak Dukcapil Musnahkan KTP Rusak

DPRD Sumsel Desak Dukcapil Musnahkan KTP Rusak

BP/IST
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Elianuddin HB

Palembang, BP

 

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Elianuddin HB mendesak pihak Dukcapil Provinsi Sumsel dan Dukcapil Kabupaten kota di Sumsel untuk segera memusnahkan KTP-KTP yang bermasalah, rusak atau sudah daluwarsa.

“Kita minta seluruh KTP-KTP yang bermasalah, rusak atau sudah daluwarsa segera 2018 ini musnahkan , dan kita sudah kunjungi Kabupaten dan kota untuk segera menyelesaikan perekaman dan percetakan KTP,” katanya, Jumat (28/12).

      Dan pihaknya berharap 2019 seluruh KTP tidak ada lagi bermasalah, rusak atau sudah daluwarsadan itu disanggupi pihak kabupaten dan kota di Sumsel.

“KTP khan berlaku untuk seumur hidup tapi ada KTP kadag diubah karena ada perubahan alamat atau ada nama yang salah, itu harus segera di musnahkan, kalau tidak dimusnahkan bahaya karena akan digunakan untuk kegiatan kegiatan lain,  misalnya dia ambil kridit mobil pakai KTP yang bermasalah itu,akhirnya di gunakan untuk kegiatan kegiatan yang illegal,” katanya.

Baca:  DPRD Sumsel Prihatin Harga Hasil Bumi Di Sumsel Jatuh

Dia menilai Dukcapil Sumsel lambat dalam memusnahkan KTP bermasalah, rusak atau sudah daluwarsa ini di bandingkan provinsi lain.

“ Saya lihat Dukcapil Sumsel SDMnya kurang memadai,” katanya.

Sebelumnya , Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, sejak 13 Desember lalu ia sudah menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk membakar semua KTP-E rusak dan tidak sah. “Yang di gudang pusat maupun di gudang daerah dibakar semua. Setiap hari, kalau masih ada satu e-KTP yang tidak berlaku, harus segera dimusnahkan,” kata Tjahjo beberapa waktu lalu.

Baca:  Danu Mirwando Pimpin DPD Nasdem Palembang

Penertiban e-KTP sebenarnya telah dilakukan sejak Juli 2018. “Enam bulan lalu, kami instruksikan e-KTP yang kedaluarsa dan ‘invalid’ atau salah ketik apapun harus segera dipotong. Tapi dalam perkembangannya belum semua daerah memotong,” ujar dia. Kelalaian tersebut dimanfaatkan sejumlah pihak untuk berlaku curang sehingga muncul kasus tercecernya ribuan e-KTP di Pondok Kopi, Jakarta Timur kemudian di Pariaman, Sumatra Barat.

Dengan terus berulangnya kasus penyebaran e-KTP secara ilegal, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu kemudian memutuskan untuk mengambil tindakan tegas dengan membakar e-KTP yang rusak dan tidak sah. “Dengan dibakarnya semua ini, kalau masih ada e-KTP tercecer akan kami usut dan ada sanksi pidananya,” kata Tjahjo.

Baca:  Paslon Dodi-Giri, Raih Nomor Urut 4

Kemendagri juga bakal menjatuhkan sanksi jika kelak ada pegawainya yang terbukti terlibat dalam perbuatan curang itu “Kalau mau menyidak di 514 kota dan kabupaten kan cukup berat. Jadi kami akan minta sampel tiap-tiap provinsi, kami telepon seluruh gudang e-KTP di seluruh Indonesia secara acak untuk memastikan,” kata Tjahjo. Tercecernya e-KTP di beberapa daerah menimbulkan polemik dan opini di tahun politik. Oleh karena itu, kasus ini harus diusut tuntas.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Bupati OKU Terima Penghargaan AMPL Award Sriwijaya

Baturaja, BP — Bupati OKU Drs H Kuryana Azis menerima piala penghargaan peringkat pertama dalam penganugerahan Air Minum dan Penyehatan ...