Home / Headline / 232.000 Warga Tak Mampu di Muba Didaftarkan BPJS

232.000 Warga Tak Mampu di Muba Didaftarkan BPJS

Bupati Muba Dodi Reza Alex menyapa dan menyemangati warganya dirawat di RSUD Sekayu seraya memastikan pelayanan rumah sakit berjalan dengan baik.

Sekayu, BP–Meskipun program berobat gratis resmi dihentikan pada 1 Januari 2019 karena berkaitan dengan tindak lanjut Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin tetap memberikan perhatian maksimal pada kesehatan warganya yang tidak mampu.

Kebijakan yang diambil Bupati Dodi Reza Alex membuka keran dana dari APBD Muba sebesar Rp35 miliar untuk mendaftarkan warga kurang mampu agar tetap mendapatkan layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

“Untuk masyarakat yang tidak mampu tetap menjadi tanggung jawab Pemerintah dengan mendaftarkan mereka ke BPJS Kesehatan,” ungkap Dodi Reza Alex.

Baca:  Dua Tahun Bisa Dodi-Giri Dinilai Lebih Realistis

Dikatakan Dodi, berdasarkan SK Kementerian Sosial ada sebanyak 232 ribu warga Muba dari Basis Data Terpadu (BDT) Dinas Sosial Muba yang nantinya akan dibiayai oleh Pemkab Muba untuk terdaftar di BPJS Kesehatan.

“Dalam hal ini, Pemkab Muba telah mengucurkan anggaran sebesar Rp35 miliar untuk meng-cover warga miskin di Muba terdaftar di BPJS Kesehatan,” bebernya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Muba dr Azmi mengatakan bagi warga yang belum terdaftar di BDT untuk segera mendaftar ke Dinas Kesehatan.

“Pihak Dinkes Muba sejak Oktober lalu juga bekerjasama dengan bidan-bidan di desa telah melakukan penyisiran terhadap warga kurang mampu (miskin) yang tidak terdata di BDT dan selanjutnya akan di verivali (verifikasi dan validasi) dengan pihak Dinas Sosial untuk mendapatkan rekomendasi untuk didaftarkan ke BPJS kesehatan,” jelasnya.

Baca:  PDIP Majukan Dodi Reza-Giri Kiemas di Pilgub Sumsel 2018

Dikatakan, pihaknya juga telah menyiapkan anggaran untuk kasus darurat, guna menyiasati adanya warga miskin yang nantinya belum terdata.

“Jadi Pak Bupati Dodi Reza berusaha semaksimal mungkin supaya warga miskin di Muba nantinya tercover BPJS Kesehatan,” tuturnya.

Dijelaskan, pelayanan yang diberikan dari BPJS Kesehatan yang di-cover Pemkab Muba ini hanya untuk kelas III dan tidak bisa pindah kelas.

Baca:  Percepatan Realisasi DAK 2018, Tingkatkan Koordinasi Dengan Pusat

“Kalau ada terdapat nantinya setelah divalidasi ada yang terdaftar di kelas I dan kelas II dengan otomatis akan dihanguskan. Karena program ini hanya diperuntukan benar-benar untuk warga Musi Banyuasin yang berdasarkan hasil verivali memang bener warga kurang mampu, dan kami juga mengimbau dan sangat berharap dan terus melakukan kordinasi dan komunikasi sehingga sekuruh perusahaan swasta yang bekerja dan beroperasi di daerah Muba agar meng-cover tenaga kerjanya ke dalam BPJS Kesehatan sehingga dengan terus bekerja sama dan saling peduli terhadap sesama umat manusia khususnya warga yang kurang mampu kita peduli dan kita perhatikan itentunya harapan kita ‘universal health coverage’ di Muba dapat terwujud sesuai yang kita inginkan bersama,” pungkasnya. #rel/arf

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pelayanan Publik di Muba Kekinian dan Tidak Bikin Sulit

Sekayu, BP–Meski berada di level Kabupaten namun pelayanan dan kecanggihan berbasis digital di Bumi Serasan Sekate tidak bisa disepelehkan, guna ...