Home / Headline / Sambut Tahun Baru, KTS Gandeng Trainer Sugiarto

Sambut Tahun Baru, KTS Gandeng Trainer Sugiarto

(Ketua Yayasan Kampoeng Tauhiid Sriwijaya Ali Efendi saat memberikan penghargaan sertifikat Trainer Sugiarto SPd CPS usai kegiatan Student Training di MTs Kampoeng Tauhiid Sriwijaya)



Palembang, BP
Guna memberi motivasi siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) dalam menyambut tahun baru Masehi 2019, Yayasan Kampoeng Tauhiid Sriwijaya (KTS) menggandeng Lembaga Training Indonesia Training Center Nusantara (Internusa) Palembang dalam program Student Training.
Benar saja, Student Training bertajuk Menyambut Tahun Baru 2019 dan Tantangan Revolusi Industri 4.0 tersebut langsung disampaikan oleh Trainer Sugiarto SPd CPS yang merupakan Direktur Internusa Palembang.
Ketua Yayasan Kampoeng Tauhid Sriwijaya (KTS) Ali Efendi mengatakan bahwa siswa-siswi MTs Islam Terapan AT Tauhiid dibawah binaan KTS saat ini sedang memasuki class meeting.
Selain program kompetisi olahraga, pihak sekolah menggelar Student Training dalam memotivasi siswa apalagi menjelang penerimaan raport dan menyambut tahun baru masehi secara benar.
“Ya, ini rangkaian class meeting. Sejak senin kemarin sampai nanti Sabtu menerima raport. Siswa memang butuh motivasi, dan ini saya kira penting dan bisa dilakukan dua bulan sekali,”ujar Ali Efendi.
Didampingi Kepala MTs Islam Terapan AT Tauhiid Emilia Contessa SPd, Ali Efendi menambahkan bahwa ke depan diharapkan siswa-siswi tak lagi mengenal pesta malam tahun baru tapi mengacu kepada hal yang positif sebagaimana Islam telah mengajarkan.

(Suasana Student Training)

Sementara itu, Trainer Sugiarto dihadapan siswa-siswi Islam Terapan AT Tauhiid mengatakan bahwa para pelajar tak perlu mengikuti malam pesta tahun baru. Selain tak dianjurkan dalam Islam, ada hal yang lebih penting ketimbang malam pesta tahun baru yakni berkontemplasi atau bermuhasabah.
“Memasuki penghujung 2018 apa yang telah dilakukan, bagaimana dengan resolusi prestasi, sudahkan membuat bangga orang tua hingga tantangan revolusi industri 2020 nanti, sanggupkah kita menaklukkan era disrubtion 4.0 tersebut,”tegasnya.
Lanjut dia,  bahwa tantangan pelajar jelang era disrubtion 4.0 semakin berat. Sehingga jika hanya mengandalkan Intelegent Question atau keceradasan pikiran maka akan siap tertinggal.
“Banyak penelitian dan kajian yang menyebut, mulai 2020 akan masuk era revolusi industri 4.0 dimana, tenaga manusia mulai digantikan robot lewat kecerdasan buatan atau Artifisial Intelegent,”tegasnya.
Sehingga semakin peliknya tantangan tersebut, seorang pelajar yang masuk di generasi ini harus benar-benar mempersiapkan jika tidak ingin tertinggal. Sehingga pada gilirannya mampu bersaing di zaman yang akan datang.
“Sehingga perlu diimbangi dengan Emotional Question atau kecerdasan emosi dan juga Spiritual Question atau kecerdasan spiritual,”jelasnya.
Melalui persiapan tersebut diharapkan, para pelajar menjadi generasi emas yang diharapkan dalam menyambut disrubtion 4.0 bukan hanya berhura-hura di malam pesta tahun baru atau juga mengumbar pacaran.  #sug
Baca:  “Betul-Betul Saya Prihatin”
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Sebar Alat Pemadam 287 Unit Untuk Daerah Rawan Karhutla

Tungkal Jaya, BP–Sebanyak 287 unit alat pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibagikan Bupati Muba Dodi Reza yang diperuntukkan di ...