Home / Headline / DPRD Sumsel Kawal DAK Pertanian Sumsel 2019

DPRD Sumsel Kawal DAK Pertanian Sumsel 2019

BP/IST
Sujarwoto

Palembang, BP

Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Sujarwoto mengaku kalau pihaknya akan mengawal Dana Alokasi Khusus (DAK) khusus di bidang pertanian yang masuk ke Sumsel.

“ Yang udah masuk jangan lewat lagi untuk DAK 2019,” katanya, Rabu (19/12).

Sementara itu. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melalui Kepala Biro Perencanaan Kementan, Kasdi Subagyono menyampaikan untuk mengalokasikan anggaran dengan efektif agar pembangunan pertanian sejahtera

“Pengalokasian harus benar, efisien dan benar-benar dikawal pemanfaatannya sampai ke tangan petani. Ini menjadi sangat penting agar pembangunan pertanian dan mensejahterakan petani terwujud,” kata Kepala Biro Perencanaan Kementan, Kasdi Subagyono  beberapa waktu lalu, Subagyono juga menyampaikan kebijakan Menteri Amran yang merefocusing anggaran mulai dari tahun 2015 hingga 2019 menunjukkan keberpihakan kepada rakyat dalam hal ini adalah petani. Alokasi anggaran yang tidak produktif dialihkan ke kegiatan yang bersentuhan langsung ke petani.

Baca:  DPRD Sumsel Ingatkan Perencanaan Program Harus Sesuai Kebutuhan

“Alhasil, kebijakan ini berbuah pada pencapaian hasil kinerja Kementan ditunjukkan adanya peningkatan produksi di beberapa komoditas strategis nasional, peningkatan iklim investasi, peningkatan ekspor pertanian serta kesejahteraan petani,” ujarnya

Selain itu, lanjut Subagyono Kinerja Kementan sampai dengan tahun 2018 sangat luar biasa. Beberapa langkah terobosan seperti menggelontorkan alat mesin pertanian dengan kenaikan volume yang cukup fantastis mulai tahun 2014 sudah hampir 2.000 persen.

Baca:  DPRD Sumsel Nilai Keberadaan PTBA Bermanfaat Bagi Masyarakat Sumsel

“Penyediaan bibit unggul, mengintegrasikan pola tanam sawit- jagung, pengembangan lahan rawa untuk mendorong peningkatan produksi padi, pemberian asuransi pertanian untuk tanaman padi dan ternak yang jumlahnya akan selalu ditingkatkan, menggenjot perbaikan infrastruktur seperti jaringan irigasi, pembuatan embung, DAM parit, Long storage,” imbuhnya

Disisi lain, sambung Kasdi, untuk mendorong subsektor peternakan, telah diluncurkan kegiatan Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB) yang mampu meningkatkan produksi daging sapi.

Baca:  PT Bukit Asam Diberi Sanksi Administratif Paksaan Pemerintah

“Bahkan Kementan pun telah mengimplementasikan berbagai program pembangunan pertanian untuk membangun negara mulai dari pinggiran sesuai dengan amanah Nawacita Jokowi-Jusuf Kalla (JK). Salah satunya dibuktikan dari ekspor di kawasan perbatasan Merauke ke Papua Nugini,” katanya.#osk

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pemkab Muba Targetkan 1000 Tenaga Konstruksi Bersertifikat Tahun 2019

Sekayu, BP— Melalui Program Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo pada 19 Oktober 2017. Kepemilikan ...