Home / Headline / Identitas Palembang Jangan Hilang

Identitas Palembang Jangan Hilang

BP/IST
Kemas Ari Panji Spd Msi

Palembang, BP

      Sejarawan  Sumatera Selatan (Sumsel)  Kemas Ari Panji Spd Msi melihat identitas yang dimiliki Palembang dalam sejarahnya harus diterapkan dan dimasukkan ke kurikulum pendidikan. Hal ini bertujuan untuk menjaga nilai kebudayaan agar tak hilang.

“Mulai dari identitas yang telah hilang dahulu, seperti bahasa Palembang halus, aksara ulu, aksara jawi pada mata pelajaran muatan lokal. Sebagai masyarakat kita mengusulkan dan menyarankan, tinggal pemerintah pengambil kebijakan yang bergerak,” katanya, Senin (17/12).

Baca:  Ketua DPRD OKI Maju Ke DPD RI

Ia menyebutkan, begitu pula dengan objek pariwisata dengan dokumentasinya barulah bisa dijual untuk menjadi promosi pariwisata dan objek kajian mengenai kebudayaan dan sejarah yang saat ini belum terakomodir.

“Secara umum kami manjalankan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) kami degan memberikan sumbangsih pemikiran agar tak padam,” katanya.

Masih kata dia, sisi sejarah yang hilang hanya perlu digali agar tak benar-benar padam dari masyarakat setelah digali barulah pemerintah membuat kebijakan.

Baca:  Surat Suara Pilgub Sumsel Mulai Didistribusikan Ke Kabupaten Kota

“Tugas kita memulai dan terus mulai, jangan hanya terpaku sebatas seminar-seminar tanpa ada action. Semua unsur guru sejarah, politisi, pers, komunitas Palembang Darussalam semuanya bergerak jangan mati hanya sebatas usulan kalau pemerintah lupa kita ingatkan lagi,” katanya.

Semua unsur kebudayaan bisa jadi identitas budaya , mulai dari pakaian, bahasa, peradaban, sejarah, kurikulum dan semua bisa masuk tapi tidak bisa serentak.

Baca:  Gubernur Sumsel dan Pangdam II Sriwijaya Antusias Saksikan Aksi Off Roader

“Kita mulai yang bisa dulu seperti kurikulum atau boleh secara umum memberikan ke wali kota sehingga wali kota mendistribusikan ke dinas  terkait, kalau mandeg kita ingatkan, jika tidak jalan kita mulai dari komunitas,”  katanya.#osk

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Tak Diberi Uang Untuk Beli Shabu, Nyaris Bunuh Ibu Kandung

Palembang, BP–Lantaran tak diberi uang untuk membeli shabu dan ponsel, Priyansah alias Yansah (28) nyaris membunuh ibu kandungannya, Suwarti (80). ...