Home / Palembang / LRT Kurang Optimal, Mesti Terkonekasi Transportasi Lain

LRT Kurang Optimal, Mesti Terkonekasi Transportasi Lain

Palembang, BP — Tidak terkoneksinya Light Rail Transit (LRT) dengan moda transportasi lain, Komisi V DPR RI menilai LRT kurang optimal. Hal tersebut adalah point penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono mengatakan, dibangunnya LRT dengan biaya yang sangat mahal untuk itu masyarakat harus memanfaatkan ini secara maksimal. Poin-poinnya harus pada kebutuhan masyarakat, ternyata pembangunan LRT ini tidak dilakukan research suplay dan demand dengan baik.

Baca:  Sidak ke Stasiun Bandara, Komisi V Kritisi Subsidi LRT

Bambang menjelaskan tujuannya transportasi ini untuk masyarakat bawah, tapi karena tidak terkoneksi dengan angkutan lain sehingga pendapatannya tidak bisa maksimal.

“Tadi saya menghitung apabila tarifnya dinaikkan dua kali lipat saja masih tidak cukup untuk menutupi biaya listriknya, apalagi untuk mengembalikan investasi dan maintanance yang harus dilakukan rutin,” terangnya.

Bambang menambahkan, dari sisi investasi ini juga harus dipikirkan, jangan sampai disubsidi terus. “Kita harus mengembalikan dana investasi ini sehingga bisa dimanfaatkan untuk investasi ke tempat lain. Investasi itu harus diusahakan untuk kembali meskipun awalnya subsidi, dengan jumlah permintaan terus menungkat juga bisa meningkat jumlah pendapatan LRT,” ujarnya.

Baca:  16-18 Agustus, LRT Tertutup Bagi Masyarakat Umum

Selain itu, Bambang Haryo juga menyoroti soal diharuskannya menggunakan kartu untuk menggunakan moda transportasi LRT ini. Menurutnya kebijakan penggunaan kurang tepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“LRT ini diperuntukkan untuk masyarakat golongan bawah, lalu bagaimana mereka akan membeli kartu jika mereka tidak punya uang lebih untuk membeli kartu? Ini jelas melanggar hak asasi manusia,” ujarnya.

Baca:  ST12 ‘Ngamen’ di LRT Sumsel

Bambang mengatakan, seharusnya PT KAI juga harus menyediakan konter khusus penyedian tiket dengan pembayaran cash. “Di negara maju seperti Jepang pun yang teknologinya sudah maju pun tetap menyediakan konter untuk pembayaran dengan uang tunai. Jadi ini menjadi pertahian khusus ya. Jangan sampai masyarakat batal naik LRT hanya gara-gara tidak punya kartu,” jelasnya. #pit

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Harga Terjangkau, ini Fasilitas Mewah Kapal PT DLU

Palembang, BP — PT Dharma Lautan Utama (DLU) menghadirkan Kapal Dharma Kartika 1 dengan fasilitas yang sama mewahnya dengan VIP meskipun ...