Home / Headline / Guru Se-Kabupaten OI, Ikuti Pendidikan Karakter, Diselenggarakan Charoen Pokphand Foundation Indonesia

Guru Se-Kabupaten OI, Ikuti Pendidikan Karakter, Diselenggarakan Charoen Pokphand Foundation Indonesia Penguatan Karakter Bangsa

Charoen Pokphand Foundation Indonesia dan Pejabat Ogan Ilir lainnya Foto bersama Bupati Ogan Ilir.

Inderalaya — Puluhan guru-guru SD, SMP se-Kabupaten Ogan Ilir (OI) mengikuti pendidikan karakter bangsa selama dua hari (11-12/12) di Hotel Ilayah Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir (OI). Kegiatan tersebut diselenggarakan Charoen Pokphand Foundation Indonesia bekerja sama dengan Diknas OI, acara langsung diresmikan Bupati OI H Ilyas Panji Alam didampingi Sekjend Charoen Pokhand Foundation Indonesia Andi Magdalena Siadari, SH,MH, Dekan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Dr Hastaning Sakti M,Kes, Kadis Peternakan H Tarmudji, Kadis Diknas H DR Ariyanto, Kabid Diknas Marsudi, Manager personalia PGA Area PT Vista Agung Kencana Suwarto dan sebagainya

Baca:  Kabupaten Muba Siap Bayar Gaji Guru Honor

Sekjend Charoen Pokhand Foundation Indonesia Andi Magdalena Siadari, SH,MH didampingi Manager personalia PGA Area PT Vista Agung Kencana Suwarto mengatakan acara Bakti Pada Guru dulaksanakan selama 2 hari, sebelumnya melalui progam ini, Charoen Pokphand Foundation Indonesia mendapat anugerah Rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai pelatihan penguatan pendidikan karakter secara bersambung kepada guru terbanyak. Pemberian Rekor ini telah dilaksanakan di Aula Pondok Pesantren Tebu Ireng bersamaan dengan pembukaan Bakti Pada Guru Kabupaten Jombang Juli lalu.

Sekjend Charoen Pokhand Foundation Indonesia Andi Magdalena Siadari, SH,MH didampingi Manager personalia PGA Area PT Vista Agung Kencana Suwarto

Ia berharap guru dapat mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran di kelas dan mampu mengelola manajemen kelas. Pembinaan oleh guru akan menjadi teladan utama pembentukan karakter generasi muda dalam usia mencari jati dirinya. Dengan penguatan pendidikan karakter, generasi muda akan bisa memiliki jiwa kejuangan dan nilai-nilai identitas nasional yang kokoh dan terpatri sepanjang hayat dalam rangka menyongsong Generasi Emas Indonesia tahun 2045.

Baca:  73 Prodi Swasta Langgar Rasio Dosen dan Mahasiswa

“Sampai saat ini ada 1800 guru se-Indonesia yang sudah kita ikut sertakan dalam kegiatan ini, memilih guru tujuannya untuk menularkan kepada diri sendiri, teman dan anak didik guna menguatkan karakter berbangsa, pancasila, bhineka tunggal ika. Kita sangat berharap kegiatan ini bermanfaat bagi bangsa, “ujar Andi, Selasa (11/12) di Inderalaya

Bupati OI H Ilyas Panji Alam mengatakan sangat mendukung program csr yang dilaksanakan Charoen Pokhand Foundation Indonesia, ia berharap kegiatan tersebut rutin dilaksanakan tidak hanya bagi guru, namun juga kepada petani, peternak, pedagang dan sebagainya. “Tanpa guru kita tidak akan bisa baca tulis, mengenal ilmu pengetahuan, begitu pentingnya peran guru bagi bangsa, “jelasnya.

Baca:  Tingkatkan Kualitas Guru Zaman Now, Pengurus PGRI Sumsel Gandeng Microsoft

Kadiknas OI DR Ariyanto Mpd mengatakan sangat baik kegiatan ini dilaksanakan bagi guru-guru SD, SMP untuk peningkatan kualitas pendidikan di OI.

Kadis Peternakan OI H Tarmudji mengatakan kegiatan CSR dari Charoen Pokphand Foundation Indonesia sangat bermanfaat karena membantu para guru, selain itu mereka juga memberikan CSR guna peningkatan pembinaan kepada petani, peternak untuk meningkatkan ilmu pengetahuannya.

Wakil Ketua DPRD OI Wahyudi menyambut baik kegiatan tersebut guna penguatan pendidikan karakter bangsa. #hen

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Akbar Otak Pelaku Perampokan Disertai Pembunuhan Sofyan Diringkus

Palembang, BP Buron selama sepuluh bulan, Suhaili (37) alias Akbar alias Atok otak pelaku perampokan disertai pembunuhan terhadap Sofyan sopir ...