Home / Headline / DPRD Sumsel Minta BPJS Jangan Persulit Pelayanan Kepada Masyarakat

DPRD Sumsel Minta BPJS Jangan Persulit Pelayanan Kepada Masyarakat

BP/IST
Anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Dapil 1 kota Palembang yaitu Chairul S Matdiah, RA Anita Noeringhati, Mgs Syaiful Padli, Sujarwoto, Kartak Sas dan Usman Effendi melakukan reses tahap III tahun 2018 di kantor BPJS Kesehatan ,Cabang Palembang, Selasa (11/12).

Palembang, BP

Anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Dapil 1 kota Palembang  yaitu Chairul S Matdiah,  RA Anita Noeringhati, Mgs Syaiful Padli,  Sujarwoto, Kartak Sas dan Usman Effendi  melakukan reses tahap III tahun 2018 di kantor BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Selasa (11/12).

Baca:  Dua Pelaku Motor di Ringkus, Satu ditembak

 Ketua rombongan RA Anita Noeringhati mengatakan, melihat masih banyak masyarakat sulit berobat di puskemas dan rumah sakit.

“ Kami sudah dulu membuat peraturan daerah berobat gratis , hanya menggunakan KTP bisa berobat tapi dengan transper ke BPJS , jangankan masyaraat tidak ada kartu  masyarakat ada kartu jika  lambat membayar iuran tidak dapat pelayanan,” katanya.

        Selain itu masalah obat BPJS juga terbatas diberikan kepada masyarakat juga menjadi keluhan masyarakat.

Baca:  Aswandi Asgap Serampoe Dan Firasgo Jaya Santika Jadi Anggota DPRD Sumsel PAW

 “ Penduduk Sumsel sekitar 7,8 juta jiwa berapa transpormasi masyarakat Sumsel masuk ke BPJS kesehatan maupun ke BPJS yang ada di askes, kami ingin minta penjelasannya,” katanya sembari meminta pihak BPJS jangan mempersulit pelayanan kesehatannya kepada masyarakat.

 Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang Andi Ashar menjelaskan sesuai dengan perpres  82 tahu 2018 tentang jaminan kesehatan, sejak 2019 awal tidak berlaku lagi program berobat gratis di Sumsel dan semuanya harus  berintragrasi ke BPJS Kesehatan..

Baca:  Peringatan Milad Ke- 352 Tahun Kesultanan Palembang Darussalam Berlangsung Hikmad

Menurutnya  Sumsel mendapatkan quota BPJS dari APBN di lima kabupaten di Sumsel  Palembang, , Muba, Banyuasin, OKI , OI

Soal klaim belum di bayar  kepada pihak rumah sakit , menurutnya karena pihak rumah sakit belum lengkap adminstrasi klaim pembayarannya.

Terkait obat mereka berpatolam standar obat di BPJS, dan mereka mengaku ada 34 relawan di Rumah Sakit  dan masih kurang tenaga untuk menjelaskan masyarakat mengenai pelayanan BPJS di rumah sakit.

Sedangkan Mgs Syaiful Padli mengaku akan menindalanjuti pertemuan dengan BPJS Kesehatan cabang Palembang terkait implementasi perpres  82 tahu 2018 tentang jaminan kesehatan

 “Kita akan  menemui Kemenkes RI dan BPJS pusat senin depan, “ katanya. #osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Jelang Porprov Percasi PALI Gelar Piala Bupati Kelima

PALI,  BP Komite Olahraga  Nasonal Indonesia (KONI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) kembali ...