Home / Olahraga / Alex Noerdin : Mengurus Olahraga Tidak Mudah, Harus Fokus

Alex Noerdin : Mengurus Olahraga Tidak Mudah, Harus Fokus

Palembang, BP

Guna meningkatkan prestasi olahraga di Sumatera Selatan khususnya di Kabupaten/Kota, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumsel Alex Noerdin mengharapkan kepada KONI di Kabupaten/Kota harus fokus dan berani mengambil resiko apabila masih ragu-ragu maka tidak akan maju, karena dalam mengurusi masalah olahraga tidak lah mudah.

Hal itu Alex sampaikan pada pembukaan HUT KONI ke-80 dan Rapat Anggota KONI Sumsel, di BIL Hotel, Baturaja, Sabtu (8/12).

Alex Noerdin mengatakan, agar prestasi olahraga di setiap kabupaten/kota terus meningkat, maka dalam mengurusi olahraga tersebut harus fokus, ikhlas, berani berkorban untuk semuannya baik itu waktu dan materi. Karena memang jadi pengurus olahraga itu tidak gampang.

“Saya ingat dulu 2004 saat masih di Bupati Musi Banyuasin (Muba) berani menerima tantangan yakni, mengambil pertama kalinya Pekan Olahraga Nasional (PON) di luar Pulau Jawa. Pada saat itu Sumsel tuan rumah masa Gubernur Rosihan Arsyad. Jadi, ini sebagai pembelajaran bagi KONI Kabupaten/Kota itu disamping fokus harus, juga berani mengambil resiko minimal tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov),” katanya pada seluruh Koni kabupaten/kota se-Sumsel, pengurus cabang olahraga, insan olahraga dan lainnya.

Alex yang juga mantan Gubernur Sumsel ini meminta, pengurus KONI maupun cabang olahraga agar tidak main-main mengurus organisasi besar ini. Oleh sebab itu, melalui rapat anggota Koni yang digelar setahun sekali ini diharapkan bisa menyerap aspirasi, pemikiran, membangun sinergitas dan komunikasi untuk menguatkan olahraga di Sumsel bahkan di kabupaten/kota yang ada. Sebab, jika hal-hal tersebut tidak terjalin dengan baik, maka prestasi yang akan didapat akan sulit.

“Masalah sinergitas, komunikasi, dan saling mendukung, adalah hal yang sangat penting dalam menciptakan iklim pembinaan olahraga dan meningkatkan prestasi atlet. Marilah kita benahi vabang olah raga kita masing masing, jangan sampai merugikan atlit cabor itu sendiri,” ujar Alex.

Lebih lanjut Alex mengatakan, salah satu agenda rapat tersebut adalah pemetaan cabor unggulan kabupaten. Ini harus dilakukan agar masing-masing cabor fokus pada cabang unggulan yang dibina dengan baik.

“Kepada setiap ketua cabang olahraga saya meminta untuk tidak mengurusi cabang olahraga lain, tapi urus cabang olahraga sendiri,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Rapat anggota KONI Provinsi Sumsel 2018 Dhennie Zainal mengatakan, rapat anggota dilaksanakan setahun sekali. Maksud dan tujuan adalah konsolidasi organisasi sesuai AD dan ART KONI, merancang dan menentapkan program kerja untuk kegiatan 2019.

“Salah satunya pembahasan persiapan Porprov XI di Prabumulih 2019 dan Porwil di Bengkulu 2019,” katanya, yang juga menjabat Wakil Ketua I KONI Sumsel ini.

Dhennie berharap, dengan adanya rapat anggota KONi ini nantinya, akan memunculkan butir-butir dan solusi terhadap semua strategi yang dapat memberikan jalan menuju kesuksesan baik itu pelaksanaan Porprov, serta pembinaan cabang olahraga dan atlitnya.

Ditempat yang sama juga dikatakan, Bupati OKU Kuryana Aziz berharap rakor dapat membawa hasil positif. KONI OKU sedang banyak membangun venue. Sebut saja Lapangan Tenis Indoor, ni tidak lain untuk pembinaan olahraga.

“Semua pembangunan fasilitas olahraga di OKU ini tidak lain untuk pembinaan olahraga, jadi kami tidak menawarkan diri tapi kalau di tunjuk siap untuk menjadi tuan rumah Porprov. Paling tidak kalau nanti betul-betul jadi tuan rumah tidak ketetaran lagi,” pungkasnya. #zal

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Ini Alasan KONI Pagaralam Terancam Kehilangan Suara di Musorprovlub KONI Sumsel

Palembang, BP Pengurus Kota KONI Pagaralam terancam kehilangan suara pada musyawarah olahraga provinsi luarbiasa (Musorprovlub) KONI Sumsel. Induk organisasi olahraga ...