Home / Headline / Anggaran Pembangunan Lanjutan Jembatan Musi IV Rp 573 Miliar dari APBN

Anggaran Pembangunan Lanjutan Jembatan Musi IV Rp 573 Miliar dari APBN

BP/IST
Poto Jembatan Musi IV

Palembang, BP

Hingga kini pembangunan Jembatan Musi IV, Kota Palembang masih terkendala pembebasan lahan untuk jalan akses di sisi Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II sepanjang 874 meter. Dari total kontrak anggaran proyek Jembatan Musi IV senilai Rp577 miliar, sudah terserap sekitar Rp377 miliar, sisa Rp200 miliar diharapkan 2018  bisa dicairkan.

Jika hingga akhir Januari 2019  masalah pembebasan lahan tak juga rampung Pemprov Sumsel maka  kelanjutan pembangunan Jembatan Musi IV tidak akan dilanjutkan dan kemungkinan jalannya akan dialihkan  dari Jalan KH Azhari memutar lewat jalan kota untuk menuju jalan nasional Jalan Ahmad Yani.

Jembatan Musi IV Palembang mulai dibangun pada 2016 sepanjang 1.129 meter dan lebar 14 meter untuk dua lajur kendaraan. Ditambah akses jalan sepanjang 874 meter, maka total panjang jembatan mencapai 2.003 meter dan dibangun sekitar 1,96 kilometer dari Jembatan Ampera (Jembatan Musi I).

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) RA Anita Noeringhati mengaku beberapa hari lalu jajaran Komisi IV DPRD Sumsel melakukan kunjungan ke PT Adhi Karya di Jakarta, PT Adhi Karya ini juga yang mengerjakan proyek Jembatan Musi IV di Jalan Slamet Riyadi, Palembang.

Baca:  Masyarakat Cenderung Kurang Perhatikan Kajian Sejarah.

“Jadi pihak Adhi Karya itu membangun Jembatan Musi IV  dari anggaran tahun jamak 2015-2018 dan memang tanggungjawab PT Adhi Karya itu memang fisiknya yang kini sudah 100 persen,” katanya, Minggu (9/12).

Dan Jembatan Musi IV akan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) diperkirakan tanggal 25 atau 27 Desember 2018 ini.

” Dalam pertemuan tersebut pihak Adhi Karya mengatakan kalau ada warga masyarakat yang terkena dampak pembangunan Jembatan Musi IV mereka siap untuk  menggantinya, kami juga sampaikan kalau Jembatan Musi IV itu sampai 2018 baru dianggarkan Rp9,7 miliar dan tahun 2019 baru akan dianggarkan Rp 32 miliar,” katanya.

Dan tidak menutup kemungkinan kalau Jembatan Musi IV yang akan di resmikan oleh Presiden RI takutnya ada penolakan warga, karena akses jalan Jembatan Musi IV belum memadai.

Baca:  KPU Palembang Verifikasi Faktual Dukungan Calon DPD RI Asal Sumsel

“ Ini yang kami sesalkan kenapa perencanaan pembangunan Jembatan Musi IV tidak seiring, saya bilang begitu, dan mereka terkejut setahu mereka semuanya sudah beres, “ katanya.

Karena itu pihaknya meminta pihak PT Adhi Karya melakukan komunikasi dengan warga yang belum menerima ganti rugi lahan karena DPRD Sumsel tidak ingin kehadiran Presiden RI mendapatkan dampak negatip bagi Sumsel.

Karena itu pihak PT Adhi Karya telah menyetujui penganggaran lanjutan Jembatan Musi IV sebesar Rp 573 miliar dari APBN.

BP/IST
Anita Noeringhati

“ Aku berharap di 2019 ini  dari Pemerintah Provinsi menganggarkan Jembatan Musi IV itu selesai karena sudah terlalu lama,” katanya.

 Kepala Satker Pelaksana Jalan Metropolis Yudian Budi Khrisna mengatakan, pembangunan Musi IV sudah mencapai 100 persen dan akan segera dilakukan peresmian pada akhir bulan Desember 2018 ini.

“Sudah kami usulkan untuk peresmiannya. Insya Allah sekitar tanggal 25 sampai 27 Desember lah jembatan ini akan diresmikan langsung oleh Pak Presiden,” katanya.

Dikatakan dia, sebelum diresmikan pihaknya dalam waktu dekat ini sedang melakukan ujicoba beban di jembatan tersebut.

Baca:  DPRD Sumsel Minta Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Jelang Lebaran

“Tanggal 8 Desember kita akan lakukan uji beban.Nantinya, uji beban kendaraan akan menggunakan 24 truk besar yang akan melintasi jembatan,” katanya.

Setelah uji beban, jembatan nantinya menjalani uji layak fungsi oleh Komite Nasional Keselamatan Jalan dan Jembatan.

PT Adhi Karya selaku kontraktor pembangunan Jembatan Musi IV di Palembang, Sumatera Selatan, memasang teknologi berupa sistem extradosed (gabungan antara komponen cable stayed dengan box girder).

Teknologi itu diklaim mampu menahan Jembatan Musi IV jika terjadi gempa dan tahan dari terjangan gelombang ombak sungai musi.

Teknologi extradosed hanya digunakan kepada 70 jembatan di dunia termasuk Musi IV.

Penggunaan extradosed disesuaikan dengan kondisi perairan Sungai Musi agar keberadaan jembatan tidak mengganggu aktivitas perairan.

“Dengan penyesuaian ini diharapkan usia dari jembatan bisa lebih lama, bisa sampai 100 tahun,” kata Syaiful.

Selain teknologi anti gempa, Jembatan Musi IV juga memiliki sistem pendeteksi dini untuk memonitor seluruh aktifitas serta kerusakan jembatan secara real time.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Peran DKSS Tidak Kalah Dengan KONI

Palembang,BP Ketua Dewan Kesenian Sumatera Selatan (DKSS) Raden H Syahril Erwin, SE (Yaya) menilai peran DKSS di Sumsel tidak kalah ...