Home / Headline / 4 PT Migas Sumsel Macet, Lantaran Direksi Lewat Umur

4 PT Migas Sumsel Macet, Lantaran Direksi Lewat Umur

BP/DUDY OSKANDAR
Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Sutikno

# Sumsel Dapat  Interest Participating 10 Persen  Tiap Lubang

Palembang, BP

        Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD PDE  telah membentuk tujuh  perseroan terbatas (PT) di bidang pertambangan , minyak dan gas bumi (migas) guna mengelola 7 blok migas yang ada di Sumsel yang merupakan sumur-sumur tua yang akan dikelola kembali yang tertuang dalam peraturan daerah (Perda).

Namun hal tersebut belum terealisasi alias macet lantaran ada yang harus di ubah tentang personal Direksi yang menduduki jabatan tersebut, karena orang yang diajukan kemarin lewat umur atau tidak boleh lebih dari umur 65 tahun.

 “ Yang kemarin yang dibentuk atas perda tersebut itu sudah lewat umur,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Sutikno, Rabu (5/12).

7 Perusahaan tersebut belum operasional hingga kini dan  ada rekomendasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  supaya direksinya disesuaikan dan tidak boleh lewat umur.

7 blok migas tersebut selama ini milik swata  (KSO negara dengan swasta) setelah kontrak swasta mengelola blok migas tersebut habis  maka perusahaan daerah diberikan kesempatan kerjasama dengan swasta juga.

Baca:  Minta Pasangan Lain Legowo

“7 perusahaan daerah itu ikut tapi  tidak pakai saham namun menggunakan interest participating   10 persen, untuk itu harus punya PT, menurut undang-undang dimana satu blok ada satu PT, kita sudah buat 7 PT  dari 7 PT tersebut ada 4 PT yang direksinya di ganti karena lewat umur, “ kata Ketua DPW PPP Sumsel ini.

Dan menurutnya tinggal kewenangan Gubernur Sumsel menentukan direksi 4 PT migas tersebut.

“ Kemarin kita sampaikan kepada PDPDE sebagai asisten karena dia punya pengalaman itu, segera notenya dari pemerintah , segera ganti direksi 4 PT migas , supaya segera melakukan agreement ulang dan beroperasi, kalau beroperasi kita berharap dari interest participating   itu,” katanya.

4  PT Migas yang hadrus diganti direksinya diantaranya Eks Talisman , eks Conoco Philip.

“ Perda pembentukan tujuh PT Migas  baru tahun 2017 selesai perdanya, karena tidak serius , maka umur direksinya lewat, kalau kemarin segera beroperasi pasti umur direksinya masuk kreteria dan langsung beroperasi,” katanya.

Baca:  DPRD Sumsel Setuju Pemekaran Kabupaten Gelumbang

Sebelumnya beberapa blok potensi yang ditawarkan interest  participating   10 persen di Sumsel antara lain blok South Sumatera potensi minyak bumi lebih kurang 4000 barel perhari dan potensial gas bumi lebih kurang 100 mmscfd (milion standar cubic feet  per day).

Lalu blok  Palmerah potensi minyak bumi lebih kurang 2000 barel perhari, blok Karang  Agung  potensi minyak bumi lebih kurang 1500 barel perhari, blok West Air Komering potensi minyak bumi lebih kurang 2000 barel perhari, blok Pandan  potensi minyak bumi lebih kurang 1.500 barel perhari dan potensi gas bumi lebih kurang  10 mmscfd.

Dan blok Belida , potensi minyak bumi lebih kurang 1.500 barel perhari.

Untuk pembentukan dan pengelolaan  BUMD adalah agar BUMD yang dibentuk dapat profesional, memberikan kontribusi yang optimal , mampu mendorong pertumbuhan  perekonomian daerah dan dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan,” katanya.

Untuk mendirikan PT bidang pertambangan minyak dan gas bumi, Pemprov Sumsel  cukup menyetor dana Rp127.500.000 per 1 perseroan dan BUMD tersebut sudah bisa mendapatkan interest participating sebesar Rp10 persen dari biaya eksplorasi, kemudian  dari pengalaman pengelolaan PD PDE modal tersebut dalam waktu singkat sudah dapat dikembalikan .

Baca:  DPRD Sumsel Pertanyakan Laporan Pertanggungjawaban Anggaran Pilgub Sumsel 2018

Dan sesuai UU No 22 tahun  2001 tentang minyak dan gas bumi, BUMD yang ditunjuk sebagai pengelola akan memperoleh interest participating sebesar Rp10 persen dan sebagai ilustrasinya  pada saat pendirian PDPDE, Pemprov Sumsel hanya menyertakan modal sebesar Rp150.000.000 namun saat ini telah memberikan kontribusi bagi PAD paling sedikit Rp11.000.000.000 pertahun .

Sesuai ketentuan peraturan menteri energi dan sumber daya mineral Nomor 15 tahun 2015 tentang pengelolaan wilayah kerja minyak dan gas bumi yang akan berakhir kontrak kerjasamanya serta pedoman tata kelola migas, bahwa PD PDE sudah mendapat participating interest 10 persen dari blok Rimau dan sesuai ketentuan 1 BUMD hanya diperbolehkan  mendapatkan interest participating 10 persen untuk 1 blok migas dan untuk PT di bidang pertambangan minyak dan gas bumi yang akan di bentuk pada saatnya akan mendapatkan participating interest dari tujuh blok migas lainnya yang beroperasi di Sumsel.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Warga Kecamatan IT II dan Kecamatan IT III Minta Kolam Retensi Kepada DPRD Sumsel

Palembang, BP       Beberapa  titik di Kecamatan Ilir Timur (IT) II dan Kecamatan IT III Palembang nyaris dilanda banjir setiap musin penghujan ...