Home / Headline / Atasi Banjir di Palembang, Dengan Bebaskan Lahan di 77 Titik

Atasi Banjir di Palembang, Dengan Bebaskan Lahan di 77 Titik

BP/IST
Kepala Dinas PUPR Palembang Ahmad Bastari

Palembang, BP

Balai Besar Wilayah Sungai dan Dinas PUPR akan bersama-sama mengatasi banjir di kota Palembang terutama  pada penyelesaian Sungai bendung dan kolam retensi di beberapa titik di Kota Palembang.

Kepala Dinas PUPR Palembang Ahmad Bastari mengatakan, sebanyak 77 titik kolam retensi yang dibutuhkan di Palembang, akan dibangun bertahap selama 20 tahun dari 2012 hingga 2032 mendatang.

“Pembebasan lahan 77 titik untuk kolam retensi tidak bisa sekaligus dilakukan, sehingga kita lakukan bertahap hingga tahun 2032,” kata Ahmad Bastari, Senin (3/12).

Baca:  Brigjen TNI Syafrial, PSC., M. Tr (han) Jabat Kasdam II Sriwijaya

Tahun ini menurutnya selain telah membuat kolam retensi bendungan, Tanjung Sari, dan Perumahan Brimob pihaknya juga telah menyiapkan kolam retensi yang akan dibangun pada 2019 yaitu di Kancil Putih Pulau, Bukit Lama, dan Alang-alang Lebar yang telah dibebaskan lahannya. ”Dengan demikian jumlah kolam retensi sudah 30 titik pada 2019,” katanya.

Ditambahkannya, dengan koordinasi bersama pihak BBWS Sumatera VIII targetnya genangan air saat banjir nanti tak lebih dari 6 jam.

“Selain itu sungai sekanak juga akan kami perlebar batasnya sejauh 7 meter disisi kiri dan kanan. Warga sekitar anak sungai sekanak di Jalan Radial belakang Hotel Santika sudah merestui akan dilakukannya pembongkaran yang rencananya Januari nanti akan kami bongkar. Dari pengakuan ketua RT/RW setempat warganya telah mendapatkan pembayaran untuk pembebasan lahan,”  katanya.

Baca:  Dodi-Giri Unggul Di Lahat

Sedangkan Kepala BBWS Sumatera Ir Suparji, mengatakan  disamping perencanaan yang lain, tahun 2019 fokus sungai bendung dan kolam retensi perumahan Brimob.

“Kolam sudah bisa berfungsi hanya landscape-nya belum kita buat. Aliran airnya terhubung ke sungai sekanak dan pipanya tahun ini kita pasang pompa sudah bisa difungsikan akhir tahun ini untuk mendorong air kesana (sungai sekanak),” katanya.

Baca:  Arti Kata Semper Renascor Bagi Kota Palembang

Terkait pendanaan pembangunan pompa tahun ini pihaknya merencanakan strategi dengan melakukan integrasi setelah dihitung berapa kebutuhan maka disampaikan ke balai pusat.

“Ada 6 pompa yang kita pasang rata-rata kekuatannya 6 meter kubik per detik, setelah air surut langsung kita pompa. Dari luas banjir yang saat ini 285 hektar akan menjadi 40 hektar itupun ketinggian maksimalnya 10 sentimeter. Kami bersama Dinas PUPR tetap koordinasi menyelesaikan masalah ini,” katanya.#osk

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Warga Kecamatan IT II dan Kecamatan IT III Minta Kolam Retensi Kepada DPRD Sumsel

Palembang, BP       Beberapa  titik di Kecamatan Ilir Timur (IT) II dan Kecamatan IT III Palembang nyaris dilanda banjir setiap musin penghujan ...