Home / Headline / PZP Gelar Silaturahmi

PZP Gelar Silaturahmi

BP/DUDY OSKANDAR
Organisasi Persatuan Zuriat Palembang (PZP) menggelar silaturahmi dengan zuriat Palembang sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di wisma 45 di Jalan Angkatan 45 Palembang, Sabtu (1/12).

#Palembang Darussalam Tidak Hanya Sekadar Visi

Palembang, BP

Organisasi Persatuan Zuriat Palembang (PZP) menggelar silaturahmi dengan zuriat  Palembang sekaligus peringatan  Maulid Nabi Muhammad SAW di wisma 45 di Jalan Angkatan 45 Palembang, Sabtu (1/12).

Turut hadir diantaranya Sultan Mahmud Badaruddin IV RM Fauwaz Diradja, Ketua BPP PZP, Raden Iskandar Sulaiman SH, tokoh seni Sumsel Anna Kumari, tokoh pengacara sukses, Taufik Husni SH MH, ulama kota Palembang Andi  Syarifuddin , anggota DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli, budayawan Palembang Vebri Alintani, Ketua PZP Wilayah Sumsel Hj Merry Aryanti SH Msi, Sekretaris PZP Wilayah Sumsel Kms Idham Abubakar SP.

Baca:  Tiga Daerah Di Sumsel Rawan Pilkada

Menurut Ketua BPP PZP, Raden Iskandar Sulaiman SH mengatakan, kalaukegiatan tersebut tidak lain tujuannya untuk  mempererat tali silaturahmi antara zuriat Palembang  dan kekeluargan zuriat Palembang.

“ Kegiatan juga di selingi dengan peringatan  Maulid Nabi Muhammad SAW,” katanya.

        Sedangkan budayawan kota Palembang Vebri Alintani   menilai visi ”Palembang EMAS Darussalam” yang telah dimantapkan oleh pasangan Walikota Harnojoyo-Fitrianti Agustinda patut diapresiasi, namun akan lebih jika |ebih baik dan tegas jika menonjolkan Darussalam sebagai padanan Palembang yang tidak terpisahkan, yakni Palembang Darussalam.

“Jika pun kata EMAS mau diusung sebagai visi singkat sebaiknya digunakan pada bagian akhir kata Palembang Darussalam. misalnya Palembang Darussalam EMAS. Bukankah makna Darussalam telah mencakup makna “Elok Madani Aman dan Sejahtera (EMAS),” katanya.

Baca:  Kawasan Sekanak Kerihin di Sosialisasikan

Menurutnya, Darussalam tidak hanya sekadar visi tetapi merupakan satu identitas dan konsep dasar dalam membangun peradaban yang lslami. Seperti yang dikutip oleh media online VoA-lslam dari buku “Tasawuf Sebagai Kritik Sosial”, karya Said Aqil Siroj (edisi Selasa, 2 Jumadil Akhir 1439 H/5 Juni 2012), bahwa umat Islam dalam perjalanan hidupnya haruslah mencita-citakan kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat sebagai terminal akhir.

Kebahagaiaan dan kedamaian itulah yang kemudian diwujudkan dalam sebuah ruang yang bernama Darussalam, negeri yang damai dan sentosa.

Baca:  Lomba Bidar Di Sungai Musi

Identitas Palembang dalam hal panting dipahami sebagai konsep pembangunan kebudayaan yang berbasis lokal.

Selama ini menurutnya, identitas Palembang Darussalam  tidaklah dipahami secara baik. Akibatnya. konsep Pembangunan budaya menjadi tidak terarah, Dalam bentuk apapun ,  pembangunan yang telah dilakukan lebih berdasarkan pada selera penguasa bukan pada kajian yang berdasarkan kearifan lokal. Banyak contoh yang bisa diajukan dalam kesemerawutan pembangunan Palembang.

Acara juga di selingi dengan ceramah agama dari ulama kota Palembang Andi  Syarifuddin dan sebelumnya pemberian penghargaan kepada sejumlah tokoh Palembang  atas partisipasinya sebagai  wong Palembang membangun pilar kedamaian akan terwujudnya bangsa dan negara  yang jaya penuh berkah dan terwujudnya Palembang Emas Darussalam dan dilanjutkan dengan diskusi di pimpin tokoh pengacara sukses, Taufik Husni SH MH.#osk

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Warga Kecamatan IT II dan Kecamatan IT III Minta Kolam Retensi Kepada DPRD Sumsel

Palembang, BP       Beberapa  titik di Kecamatan Ilir Timur (IT) II dan Kecamatan IT III Palembang nyaris dilanda banjir setiap musin penghujan ...