Home / Palembang / Pipa Transmisi PDAM Palembang Pecah, Wilayah ini Puasa Air Minum

Pipa Transmisi PDAM Palembang Pecah, Wilayah ini Puasa Air Minum

Palembang, BP — Sehubungan dengan telah terjadi pecahnya pipa transmisi (pipa induk) PDAM Tirta Musi Palembang yang berada di Jalan Soekarno Hatta pada Senin lalu, perbaikan akan dilakukan dan menyebabkan pelanggan  di hampir dua unit ini bakal puasa air bersih.

Direktur Utama PDAM Tirta Musi Palembang, Andi Wijaya mengatakan, atas kejadian tersebut, maka PDAM Tirta Musi menghentikan sementara pengaliran di sebagian wilayah Unit Pelayanan Alang-Alang Lebar dan sebagian pengaliran wilayah Unit Pelayanan Karang Anyar.

Baca:  Keluhkan Galian PDAM Bikin Jalan Rusak, Becek, Berdebu, dan Macet

“Dikarenakan pipa yang pecah merupakan pipa induk serta adanya kendala teknis di lapangan, sehingga dalam pelaksanaan perbaikan pekerjaannya membutuhkan waktu yang lebih lama,” ujarnya, Kamis (29/11).

Musibah pecahnya pipa tersebut mengakibatkan terganggunya pengaliran di Jalan Naskah, Kebun Bunga, Talang Jambe, Sultan Mahmud Badaruddin II, Perumnas Raya, Sukarame, Perindustrian, Hulubalang, Parameswara, Bukit Baru, Macan Lindungan, Tanjung Rawo, Barangan, Sukasari, dan Putri Ayu.

Baca:  PDAM Mati Berbulan-bulan, Pelanggan Wajib Bayar

“Petugas PDAM saat ini masih terus melakukan perbaikan, dan diusahakan pekerjaan perbaikan tersebut bisa cepat selesai dan dapat langsung dialirkan hari ini juga,” tambah humas PDAM Tirta Musi, Dudi Iskandar.

Dia juga mengatakan, bagi pelanggan di daerah ujung membutuhkan waktu untuk normalisasi pengaliran. Sementara itu, penyebab dari pecahnya pipa tersebut masih belum diketahui. “Kami menerima laporan petugas langsung ke lokasi tapi belum tahu penyebab awalnya apa,” ujarnya. #pit

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Data Penduduk Miskin Tidak Berubah, Dinsos Sensus Ulang

Palembang, BP–Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) masih menggunakan data sensus Badan Pusat Statistik (BPS) 2015 lalu ...