Home / Headline / Anggaran Pendidikan Sumsel 2019 di Desak Harus 20 Persen

Anggaran Pendidikan Sumsel 2019 di Desak Harus 20 Persen

BP/DUDY OSKANDAR
Sekretaris Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Mgs Syaiful Padli

Palembang, BP

Sekretaris Komisi V DPRD Sumatera Selatan  (Sumsel) Mgs Syaiful Padli  mendesak agar anggaran di bidang pendidikan pada tahun 2019 nanti minimal 20 persen di APBD Sumsel 2019.

“Anggaran di bidang pendidikan untuk Sumsel pada tahun 2019 sekarang ini masih dibahas, jadi belum tahu, tetapi minimal 20 persen,” kataya,  Rabu (28/11).

Baca:  Rotan di Dermaga Palembang (1912-1913 )

Menurutnya , pihaknya sudah melakukan kunjungan kerja ke DPRD Jawa Barat untuk  sharing terkait anggaran Komisi V di DPRD Jawa Barat di Bidang Kesejahteraan Rakyat.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah sesuai konstitusi dalam menganggarkan bidang pendidikan yaitu sebesar 20 persen dan kesehatan sebesar 10 persen,” katanya.

Dia melihat, DPRD Jawa Barat menganggarkan Rp700 miliar pada tahun 2019 untuk Badan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) dengan rincian setiap anak sekolah mendapat Rp500 ribu pertahun dari Pemerintah Provinsi.

Baca:  KPU Sumsel Segera Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan

“Sementara untuk Sumsel sendiri untuk anggaran di bidang pendidikan 2019 sekarang ini sedang dibahas dengan pihak Dinas Pendidikan Sumsel,” katanya.

Menurutnya anggaran pendidikan itu sebagai amanat konstitusi memang 20 persen sesuai undang-undang tentang pendidikan nomor 20 tahun 2003.

“Kami akan memastikan anggaran di bidang pendidikan, minimal 20 persen pada tahun 2019,” kata politisi PKS ini.

Baca:  DPRD Sumsel Minta Uang Makan Penghuni Panti Jompo di Tingkatkan

Menurutya pada tahun 2018 ini anggaran pendidikan Sumsel lebih dari 20 persen, pada tahun 2019 akan dilihat, minimal 20 persen, karena kalau tidak 20 persen pasti akan dievaluasi kementerian dalam negeri.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Prabowo Gugat ke MK Jika Hasil Hitung KPU Tidak Memenangkan Dirinya

Jakarta, BP — Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, membuka kemungkinan pihaknya menggugat ke Mahkamah Konstitusi ...