Home / Headline / H Halim, Sosok Orang Kaya Rendah Hati Dari Palembang , Dikenal Dermawan Dan Agamis

H Halim, Sosok Orang Kaya Rendah Hati Dari Palembang , Dikenal Dermawan Dan Agamis

BP/DUDY OSKANDAR
Kms (Kemas) H Abdul Halim Ali

Palembang, BP

Sosok Kms (Kemas) H Abdul Halim Ali atau H Halim sudah bayak dikenal masyarakat Sumsel khususnya Kota Palembang. Pria yang sudah berusia 80 merupakan pengusaha  kota Palembang yang sangat peduli dengan perkembangan kota Palembang dan sangat demawan,  sangat agamis serta dikenal rendah hati.

H Halim ini berumah dan berkantor di Jalan Dr M Isa, dirumahnya ini  menjadi tempat berbagai tamu penting di negeri ini berkunjung dan bertukar pikiran.

H Halim memiliki aset perusahaan perkebunan sawit, perkebunan karet, dan lainnya.Di bawah naungan Sentosa Group. H Halim juga dikabarkan memiliki simpanan dana yang tidak kecil dibeberapa bank yang ada di Palembang.

Pada momen- momen keagamaan atau hari besar agama Islam, dikediamannya selalu ramai oleh berbagai acara terutama acara keagamaan.

H Halim mengaku dari pejabat lokal dan nasional hingga masyarakat Palembang sering menemuinya.

“Apa yang kamu tanyakan itu betul, saya juga heran kenapa mereka (orang- orang penting itu) datang kesini. Saya tidak pernah mengundang, termasuk pak Presiden, tapi mereka kesini untuk silahturahmi,” kata H Halim, Rabu (28/11).

Menurutnya, contoh lainnya selain pejabat penting, dirinya juga akan didatangi Ust Abdul Somad dan Habib Lutfi.

“Ini saya tidak bisa nolak, itulah kira- kira. Saat ketemu kita curhat (dengan kepala daerah atau pemerintahan), bicarakan masalah pengusaha dan masyarakat khususnya petani sawit dan karet.” katanya.

Ditambahkan H Halim, ia juga tak menampik bisa dikatakan berusaha untuk ikut menciptakan suasana kondusif di Sumsel khususnya kota Palembang, termasuk kepada ulama juga,

Ia minta tidak ribut, apa persoalannya jangan melakukan caci maki, jangan menyimpang dari Alquran dan Hadits.

Mereka (datang) tidak minta saran, tapi berbincang- bincang dengan siapa saja.  Seperti pak SBY maupun Bu Ani termasuk almarhum Taufiq Kiemas.

“Saat bertarung di pemilu. ada juga yang datang ke saya minta pendapat,  kita sarankan juga kalau mau cari suara begini, tidak bisa secara langsung (menang) mungkin ada yang tidak kenal, tapi dekati tokoh yang disegani atau sudah kenal masyarakat itu paling didekati,” katanya.

Menurut H Halim, ia akan terima semua orang yang hendak bersilahturahmi dengannya, tetapi ia hanya pesan kepada mereka jangan untuk berpikir jahat.

Termasuk untuk meminta dukungan ataupun logistik dalam pilkada atau pemilu, ia hanya akan memberikan nasehat dan tidak ingin berpihak atau terkelompok, yang nantinya akan menjauhkan dirinya dengan masyarakat yang memiliki perbedaan politik.

“Orang penting, mereka tidak secara terbuka meminta dukungan kepada saya, tapi hanya nasehat ke kita, mulai Bupati/ Walikota hingga Gubernur. Saya jelas tidak bisa dukung mereka, karena besar badan kamu dibanding aku. Hanya kita berikan nasehat juga, ibarat kalau kamu punya tanaman kenapa harus dibuat susah,” katanya.

Agar sukses, H Halim mengajak semua orang untuk rajin bersedekah kepada sesama agar kehidupan menjadi berkah dan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.

Dan sedekah selalu rutin dilakukannya apalagi saat bulan suci Ramadhan dimana sedekahnya di antarkan langsung kepada yang membutuhkan dan kaum duafa.

Bagi H Halim harta tidak di bawa mati sehingga menurutnya untuk apa membanggakan harta benda jika sebagian harta yang dimiliki tidak bermanfaat dan tidak disalurkan kepada orang yang membutuhkan.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Warga Kecamatan IT II dan Kecamatan IT III Minta Kolam Retensi Kepada DPRD Sumsel

Palembang, BP       Beberapa  titik di Kecamatan Ilir Timur (IT) II dan Kecamatan IT III Palembang nyaris dilanda banjir setiap musin penghujan ...