Home / Headline / Tiga BUMD Sumsel Alami Masalah Keuangan

Tiga BUMD Sumsel Alami Masalah Keuangan

BP/DUDY OSKANDAR
Gubernur Sumsel H Herman Deru usai rapat paripurna DPRD Sumsel dengan agenda jawaban Gubernur Sumsel terhadap pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Sumsel atas penjelasan Gubernur Sumsel terhadap rancangan peraturan daerah tentang APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2019, Senin (19/11).

Palembang, BP

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mengakui  penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada komponen Hasil Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan,  lantaran ada beberapa BUMD yang mengalami permasalahan keuangan perusahaan. Adapun BUMD yang mengalami permasalahan keuangan tersebut  seperti PD. Prodexim,  PT. Bank BPR dan,  PD. Tambang dan Energi (PDPDE).

Baca:  Mengenang Perang Lima Hari Lima Malam Melalui Jalan-Jalan Sejarah

“PD Prodexim sejak tahun 2015 terus mengalami kerugian dan sampai dengan sekarang tidak ada setoran dividen karena permasalahan ekternal (tunggakan pajak perusahaan dan aset) dan permasalahan internal (adminstrasi perusahaan dan sumber daya/karyawan),”  katanya dalam rapat paripurna DPRD Sumsel  dengan agenda jawaban Gubernur Sumsel terhadap pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Sumsel atas penjelasan Gubernur Sumsel terhadap rancangan peraturan daerah tentang APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2019, Senin (19/11).

Baca:  Pemimpin  Indonesia Tidak Lagi Suka Berbicara Sejarah

Selain itu , PT. Bank BPR Sumsel sejak tahun 2017 tidak ada setoran dividen dengan alasan perusahaan mengalami permasalahan keuangan akibat kredit macet.

Dan, PD. Tambang dan Energi (PDPDE) Kontribusi dividen PDPDE sebagian besar sangat tergantung dari pendapatan Partisipasi Intres (PI) dari Medco, sedangkan kondisi pendapatan Partisipasi Intres (PI) mengalami penurunan yang dipengaruhi oleh turunnya harga minyak dunia dan produksi juga berkurang.

Baca:  GRAMP Desak Bawaslu Diskualifikasi Cik Ujang dan Haryanto

“Terkait dengan upaya untuk meningkatkan kinerja perusahaan daerah guna memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan melakukan kehati-hatian dalam melakukan penyertaan modal, maka Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah melakukan pembinaan antara lain pembinaan Organisasi, Manajemen dan Keuangan, pembinaan Kepengurusan,  pembinaan Pemberdayagunaan Aset, pembinaan Pengembangan Bisnis, monitoring dan Evaluasi untuk penyertaan modal pada BUMD daIam rangka pengembangan usaha ataupun pengaturan struktur permodalan  dilaksanakan sete|ah dilakukan analisis investasi terhadap rencana bisnis BUMD,” katanya.#osk

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pempek Palembang Di usulkan Ke Unesco

Palembang, BP Pempek yang merupakan makanan khas Palembang yang terbuat dari daging ikan yang digiling lembut dicampur tepung sagu serta ...