Home / Headline / SO Hanya Bertukar Fungsi Dengan Alex Noerdin 

SO Hanya Bertukar Fungsi Dengan Alex Noerdin 

BP/DUDY OSKANDAR
Setelah resmi menjabat Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja (KIK)  Provinsi Sumsel Ir H Joko Widodo – Prof Dr (H.C) KH Ma’ruf Amin, H Syahrial Oesman (SO) menggelar rapat pertama dengan pimpinan 5 partai pengusung yaitu PDIP, Nasdem, Golkar, Hanura, PKB, PPP dan 3 partai pendukung PSI, PKPI, serta Perindodemi merealisasikan target memenangkan 60 persen suara di Sumsel , dikantor DPD PDIP Provinsi Sumsel, Kamis (15/11).

Palembang, BP

Setelah resmi menjabat Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja (KIK)  Provinsi Sumsel Ir H Joko Widodo – Prof Dr (H.C) KH Ma’ruf Amin, H Syahrial Oesman (SO) menggelar rapat pertama dengan pimpinan 5 partai pengusung yaitu PDIP, Nasdem, Golkar, Hanura, PKB, PPP dan 3 partai pendukung PSI, PKPI, serta Perindodemi merealisasikan target memenangkan 60 persen suara di Sumsel , dikantor DPD PDIP Provinsi Sumsel, Kamis (15/11).

Baca:  Replanting Sawit Capai 6.000 Hektar, Perusahaan Bangun Pabrik

Syahrial menerangkan, bahwa sebelum menjabat Ketua TKD KIK Sumsel Jokowi-Ma’ruf, posisinya sebagai ketua dewan penasehat dan H Alex Noerdin sebagai ketua. Namun pada SK yang baru ini, Syahrial menjadi ketua dan H Alex Noerdin menjadi ketua dewan penasehat.

“Saya hanya tukar fungsi sama pak Alex (Ketua harian dan ketua dewan pembina) dan sangat dekat,” jelas Syahrial.

Menurutnya,  tidak ada perubahan sama sekali hanya itu. Tugas ketua dewan penasehat itu mengawasi dan memberikan informasi tentang wilayah potensi untuk kemenangan Jokowi – Ma’ruf.

 “Saya sebagai pelaksana ya melaksanakan itu. Dibalik itu, ada Pak Herman Deru sebagai pengarah dari kerja tim. Jadi tugas saya ini menunggu nasehat dan menunggu arahan dan kita tetap solid,” katanya mantan Gubernur Sumsel periode 2003-2008 itu.

Baca:  Warga Histeris, Jokowi Masuk PTC

Ketua DPD Partai NasDem Sumsel ini melanjutkan, nantinya setelah semua potensi itu dikumpulkan dan melaporkan kepada ketua dewan penasehat dan ketua dewan pengarah, Insyallah Jokowi di Sumsel menang 60% minimal.

“Ini semua konsekuensinya pusat yang memutuskan, bahwa sembilan partai ini harus sepakat Jokowi – Maruf, tidak ada level bawah daerah yang akan pecah, matilah yang daerah. Jadi tidak mungkin, saya kira gak berani melawan kebijakan partai tingkat nasional,” katanya.

Syahrial menepis anggapan beberapa kalangan jika adanya pergantian ini karena ia dengan Alex tidak mesra pasca Pilkada Sumsel kemarin.

Namun ia mengatakan, hubungan antara mantan Gubernur Sumsel dengan Gubernur Sumsel (Herman Deru) saat ini solid, keduanya sama- sama masuk TKD.

Baca:  Cagub Serahkan Tim Kampanye Saat Pendafataran

“Jika dilihat dari kacamata memang ada pertentangan (Caleg), tapi untuk tim sama, kami berjuang untuk Jokowi- Ma’aruf.Saya sebagai ketua tim menunggu arahan Herman Deru juga selaku ketua dewan pengarah,” jelasnya.

Diawal rapat pertama dengan partai koalisi yang ada di TKD, Syahrial sedikit kecewa terhadap beberapa ketua partai yang tidak hadir.

Namun dirinya sedikit berpikiran positif karena, pimpinan partai ada urusan penting yang tidak bisa ditinggalkan.

Dari 5 partai pengusung yaitu PDIP, Nasdem, Golkar, Hanura, PKB, PPP dan 3 partai pendukung PSI, PKPI, serta Perindo. Hanya beberapa ketua yang hadir yaitu Syahrial Oesman (Nasdem), Giri Ramanda (PDIP), Hendri Zainuddin (Hanura) dan Usman (PKPI).

“Febuar Rahman (Perindo) lagi konsilidasi di OI, Agus Sutikno (PPP) juga sama, Alvin Kennedy (PSI) mertuanya meninggal sehingga diwakili,” terangnya.

Dalam upaya pemenangan Jokowi- Ma’aruf di Sumsel, pihaknya memiliki keoptimisan bisa meraih kemenangan minimal 60 persen, sama yang diungkapkan Alex Noerdin sebelumnya.

“Strategi kita, akan konsolidasi antara TKD Sumsel dengan kabupaten/kota. Selain itu kita ada relawan yang tumbuh daru nasional ataupun daerah,” jelas dia.

“Nantinya akan memanfaatkan untuk penetrasi kerakyat agar bisa memilih Jokowi-Ma’aruf,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pelantikan Ketua DPRD Sumsel Tunggu SK Kemendagri

Palembang, BP Kapan pelantikan Ketua DPRD Sumsel belum dapat dipastikan. Pasalnya hingga kini, sekretaris DPRD Sumsel belum menerima Surat Keputusan ...