Home / Headline / Sekolah Gratis Dianggarkan Kembali

Sekolah Gratis Dianggarkan Kembali

BP/IST
Rizal Kenedi

Palembang, BP

 

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Rizal Kenedi memastikan kalau program pro rakyat yang dulu di usung oleh mantan Gubernur Sumsel H Alex Nordin yaitu Program Sekolah Gratis (PSG) , tahun 2019 dianggarkan kembali.

“Jadi anggaran pendidikan 20 persen menurut undang-undang, kita usahakan ,” katanya ketika ditemui di DPRD Sumsel, Kamis (15/11).

Selain itu menurutnya, peraturan daerah (Perda) sekolah gratis menurutnya masih berlaku di Sumsel.

Baca:  RED Generation Siap Kawal Jokowi-Ma'ruf Amin

“Tidak ada pengurangan karena itu perda,” katanya.

Untuk besaran anggaran sekolah gratis 2019, politisi PPP ini mengaku tidak ingat jumlahnya dianggarkan di APBD 2019.

“ Aku kurang tahu jumlahnya berapa, karena besarannya belum final dengan Diknas Sumsel,”katanya.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumsel, Drs H Widodo MPd mengatakan PSG akan tetap dijalankan dan anggaran telah diajukan dalam bentuk belanja langsung untuk SMA dan SMK Negeri se Sumsel.

Baca:  DPRD Sumsel Pertanyakan Gaji Anggota DPRD Sumsel Yang Maju Di Pilkada Di Sumsel

“Dana PSG untuk SMA dan SMK negeri sebesar 207 M dan dalam bentuk hibah untuk SMA dan SMK swasta sebesar 183 M,” ujarnya.

Ia mengatakan, pada hari Jumat kemarin (5/10), pihaknya telah mengadakan rapat di ruang Sekretaris Daerah bersama para Kepala OPD dalam Koordinasi Asisten I Pemerintah provinsi Sumsel.

“Iya ini sudah sesuai arahan Wakil Gubernur Sumsel, agar Disdik Sumsel melakukan pembenahan kaitannya antara sekolah mapan di kota dengan sekolah pra-mapan di pedesaan dalam pelaksaan PSG,” ungkapnya.

Baca:  KPU Coret 4 Parpol di 6 Kabupaten/Kota di Sumsel

Untuk itu Disdik Sumsel akan membuat tiga kategori sekolah, yaitu SMA/SMK Ketegori/Tipe A,  SMA/SMK Kategori/Tipe B, dan SMA/SMK Kategori/Tipe C.#osk

 

 

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Cara SMB II Sindir Perilaku Penjajah Belanda Melalui Indahnya Syair Sinyor Kosta

Palembang, BP PADA masa pemerintahan Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Kesultanan Palembang Darussalam dicanangkan sebagai pusat studi Islam dan sastra, ...