Home / Headline / Jadikan Manuskrip Sebagai Sumber Primer

Jadikan Manuskrip Sebagai Sumber Primer

BP/IST
Seminar Nasional Peradaban Islam, Program Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang menghadirkan Prof. Dr. Oman Fathurrahman, M. Hum., Guru Besar Filologi FAH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Staf Ahli Menteri Agama RI sebagai narasumber. Adapun tema yang diseminarkan “Palembang dan Kontribusinya dalam Pengembangan ilmu-ilmu Keislaman Abad ke-18 dan 19 Masehi”.  Aula Pascasarjana UINRF Palemban, Kamis, (15/11).

Palembang, BP

Seminar Nasional Peradaban Islam, Program Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang menghadirkan Prof. Dr. Oman Fathurrahman, M. Hum., Guru Besar Filologi FAH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Staf Ahli Menteri Agama RI sebagai narasumber. Adapun tema yang diseminarkan “Palembang dan Kontribusinya dalam Pengembangan ilmu-ilmu Keislaman Abad ke-18 dan 19 Masehi”.  Aula Pascasarjana UINRF Palemban, Kamis, (15/11).

Baca:  DPRD Sumsel Ingin Anjungan Sumsel di TMII Sama Seperti Melihat Sumsel

Tampak hadir dalam Seminar Ini Wakil Rektor 1, DR. Ismail Sukardii, Kaprodi S3 Peradaban Islam (PI), Dr. Muhammad Adil dan Pendidikan Agama Islam (PAI), Dr. Akmal Hawi., Para pemerhati sejarah dan Dosen dan Mahasiswa, serta tamu undangan lainnya.

BP/IST
Seminar Nasional Peradaban Islam, Program Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang menghadirkan Prof. Dr. Oman Fathurrahman, M. Hum., Guru Besar Filologi FAH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Staf Ahli Menteri Agama RI sebagai narasumber. Adapun tema yang diseminarkan “Palembang dan Kontribusinya dalam Pengembangan ilmu-ilmu Keislaman Abad ke-18 dan 19 Masehi”.  Aula Pascasarjana UINRF Palemban, Kamis, (15/11).

Wakil Rektor I, Dr. Ismail Sukardi, M.Ag. berikan kata sambutan dan sekaligus menbuka acara seminar, dalam sambutannya Warek I menyampaikan bahwa Kajian tentang Naskah Melayu Palembang, ini memang sangat pas dikaji di Program Pascasarjana yang mempunyai Program Kajian Perababan Islam, serta mendukung Distingsi UINRF sebagai kampus yang berbasis Peradaban Islam Melayu.

Baca:  KPU Sumsel Tunggu Penyerahan Desain APK

Dalam paparannya Prof. Oman Fathurahman mengatakan bahwa Pertama, pusat-pusat kajian keagamaan di Kementerian Agama ini bukan hanya untuk mengkaji manuskrip-manuskrip saja.  Kedua, Pusat Kajian fokusnya bukan menyimpan manuskrip,  lebih ke kajiannya dan menyusun database penyiapan infrastuktur riset.

“Jadi bukan mau rebutan riset dengan kampus, justru Ini fasilitas yang membangun infrastrukturnya supaya teman-teman peneliti di kampus itu nanti sudah menemukan sumber primer yang mau diteliti” paparnya.

Baca:  Rekap Hasil Akhir Dukungan, 33 Balon DPD Sumsel Memenuhi Syarat

Kampus kampus sebagai Pusat Kajian Manuskrip di era digital cukup pengembangan data berbasis PDF, soalnya beberapa database di mana mencarinya? Cukup masuk lewat aplikasi Morawa, database manuskrip untuk Kajian kan sebetulnya bisa di ruangan saja,  di era globalisasi ini harus tetap seimbang antara peradaban Islam dengan era globalisasi.

“saya kira anak muda itu generasi milenial mahasiswa harus membiasakan untuk mengakses data dan informasi dari sumber primer, ya manuskrip itu menyediakan sumber primer dan sumber primer ini diperlukan, supaya kita terbiasa tidak menerima informasi yang salah” ujarnya.

Mengingat informasi yang beredar sekarang itu, Pertama sangat banyak beredar Jadi sebetulnya kalau mau saya kaitan dengan kebutuhan mahasiswa yang harus dibiasakan mengakses sumber primer. Kedua, mahasiswa harus terbiasa untuk melakukan kontekstualisasi sebuah data dan informasi sebuuah teks filologi yang mengajarkan tentang kontekstualisasi, jadi mahasiswa kalau menerima satu informasi itu coba dilihat konteksnya jangan sampai disinformasi. #osk/ril

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Warga Kecamatan IT II dan Kecamatan IT III Minta Kolam Retensi Kepada DPRD Sumsel

Palembang, BP       Beberapa  titik di Kecamatan Ilir Timur (IT) II dan Kecamatan IT III Palembang nyaris dilanda banjir setiap musin penghujan ...