Home / Headline / Anggota Tim Patwal Gubernur Sumsel Harus Minta Maaf Kepada Wartawan

Anggota Tim Patwal Gubernur Sumsel Harus Minta Maaf Kepada Wartawan

BP/IST
Bagindo Togar Bb yang merupakan Pemerhati Politik / Forum Demokrasi Sriwijaya ( ForDeS)

Palembang, BP

Keributan jurnalis dengan pengawal pribadi (walpri) kembali terjadi, kali ini walpri Gubernur Sumsel Herman Deru terlibat bentrok dengan Raja Adil Siregar salah satu jurnalis detik.com, Sabtu (10/11) saat kegiatan PT Sampoerna di Palembang Trade Center (PTC).

Bagindo Togar Bb yang merupakan Pemerhati Politik / Forum Demokrasi Sriwijaya ( ForDeS) menyayangkan kejadian tersebut.

Memang tanpa media aktifitas, rencana kerja, kinerja dan tujuan pembanguan dapat diketahui maupun diapresiasi warga? Katanya, Minggu (11/11).

Menurutnya Togar, sejatinya relasi pers dan pemerintahan  adalah hubungan simbiosis mutualisme, saling membutuhkan alias setara. Pemerintah butuh kanal untuk penyebarluasan rancangan dan hasil-hasil penyelenggaraan ragam.

“Bidang pembangunan serta berharap kepada Pers sebagai mitra yang tepat memberi pemahaman terhadap publik atas kebijakan-kebijakan  yang dijalankan Pemerintah. Jadi Kedua institusi ini dituntut untuk tangkas memposisikan peran, fungsi juga tanggungjawabnya,” katanya.

Baca:  KPU Sumsel Siap Tindaklanjuti

  Disisi lain era sekarang menurutnya , pemimpin yang handal atau di hargai warganya adalah sosok yang mudah dan ramah ketika bertemu rakyatnya.

“Pemimpin eksklusif, sok wibawa dan tebar pesona itu sudah ditinggalkan, kini figur ” seeing is believing ” yang didambakan masyarakat. Artinya organ Pemprov bagian humas dan protokol diminta melakukan prestasi kerja Patwal tersebut, bila ada etika dan peraturan yang tidak dipatuhi selayaknya diberi Peringatan setelah berkonsultasi dengan Gubernur, bila tidak juga diindahkan, ganti saja dengan Personal petugas yang lebih terampil , humble serta mampu mensupport tugas tugas kemasyarakatan kepala daerah,” katanya.

 Bukan cuma mampu mengandalkan badan kekar dan wajah sangar, yang berakibat Buyarnya harmonisasi komunikasi  pemerintah, media massa dan masyarakat.

“Bila oknum tim Patwal merasa terganggu dan tidak nyaman dalam menjalankan Tugasnya, silahkan melaporkan ke Dewan  Pers atau pemimpin redaksi media yang bersangkutan, bukan malah bertindak Jumawa serta Goons Act. Dianjurkan kepada anggota tim Patwal Gubernur  tersebut, segeralah meminta Maaf kepada Wartawan Media yang Sangat kesohor tersebut, bila tidak akan berkonsekuensi kearah memburuknya relasi Media dan Pemerintah Daerah,” katanya.

Baca:  31 Orang Lulus Adminitrasi Calon Anggota Bawaslu Sumsel Tambahan

Menurutnya , jangan sampai masyarakat bingung dan bertanya, sesungguhnya Sang Penantang tarung phisik kepada wartawan tersebut, Anggota Tim Patwal ato Body Guard..??

Alfrenzi Panggarbesi yang Staf khusus Gubernur Sumsel Bidang Media dan Komunikasi dalam realesenya menjelaskan sebenarnya tidak ada keributan.

Hanya salah paham  biasa dan sudah selesai. Habis acara saya bersama para wartawan yang meliput acara CSR Expo 2018 di PTC, Sabtu (10/11) termasuk wartawan detik.com Raja ngobrol dan makan siang bersama di salah satu resto di PTC.

Dalam kesempatan itu atas nama gubernur dan walpri gubernur saya sudah menyampaikan permohonan maaf kepada wartawan detik.com Raja atas kekurangnyamanan itu.

“Sebagai orang yang puluhan tahun pernah bekerja sebagai wartawan bagi saya peristiwa itu hanya insiden kecil lantaran kondisi acara yang sangat ramai. Sejumlah walpri yang bertugas mengamankan gubernur telah bekerja sesuai protap dan bukan menghalang halangi wartawan. Buktinya semua wartawan dapat melakukan wawancara dengan Gubernur Herman Deru dengan bebas dan sampai tuntas.

Baca:  Dua Paslon Jalur Perseorangan Segera Daftar Ke KPU Palembang

Mungkin lantaran berdesak desakan ada terjadi dorongan dorongan,” katanya.

Pada saat acara  wartawan detik.com tidak mengenakan ID Card dan mengenakan jaket hitam yg langsung mendekati gubernur  yang sedang wawancara dengan sejumlah wartawan. Walpri menyangka itu bukan wartawan dan  berusaha mencegah..Sementara wartawan lainnya sdg wawancara dgn gubernur dgn bebas dan sampai tuntas

“Klarifikasi ini saya sampaikan agar masyarakat mendapatkan informasi yang utuh. Bagi kami insiden ini tentu akan menjadi bahan evaluasi agar ke depan Gubernur dan wartawan sama sama dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan bersinergis. Demikianlah klarifikasi kami sampaikan dan berharap semua pihak dapat memahaminya. Terima kasih

Bersatu Sumsel.Maju,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pelantikan Ketua DPRD Sumsel Tunggu SK Kemendagri

Palembang, BP Kapan pelantikan Ketua DPRD Sumsel belum dapat dipastikan. Pasalnya hingga kini, sekretaris DPRD Sumsel belum menerima Surat Keputusan ...