Home / Headline / LRT Palembang Bukan Untuk Transportasi Wisata

LRT Palembang Bukan Untuk Transportasi Wisata

BP/IST
Sekda Sumsel H Nasrun Umar

# Akan Tambah Tiga Hingga Empat Koridor Lagi Kedepan

 

Palembang, BP

Sekda Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Nasrun Umar mengatakan , kalau Light Rail Transit (LRT) adalah transportasi massal dalam rangka kita mencari solusi kemacetan pada jalan jalan arteri di kota Palembang.

Oleh itu dari awal dan sebelum pembangunan LRT ketika dirinya menjadi Kepala Dinas Perhubungan Sumsel sudah di sosialisasikan kepada sekolah sekolah, universitas universitas dan masyarakat tentang pentingnya transportasi masal menjadi pilihan utama dalan melakukan perjalanan origin destination.

“LRT itu transportasi umum bukan transportasi wisata, memang problemnya bagaimana menciptakan rasa cinta kita, masyarakat terhadap transportasi masal itu, ” katanya ketika di temui di DPRD Sumsel, Rabu (7/11).

Dimana LRT adalah sistim transportasi baru di kota Palembang dan dari sisi tarifnya.

“ Dan ini tugas kita semua untukmembuat midset mereka berubah, karena menurut hemat saya  kalau kita berhasil melakukan itu kita bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia, jangan hanya kita bangun LRT pertama  tapi tidak bisa menjadi percontohan , bagaimana masyarakat menggunakan transportasi masal itu sebagai kebutuhan utama mereka,” katanya.

Baca:  LRT Tak Terganggu Pemangkasan Anggaran

        Pihaknya mengharapkan semua pihak, termasuk Pemkot Palembang  juga berusaha dan berupaya menjadikan LRT sebagai pengumpan yang terintegrasi dengan sarana transportasi yang lain sehingga LRT tidak mati, dan pengguna LRT juga menilai ketika mereka turun ada transportasi lain yang menyambutnya.

“Itu sudah mulai jalan tapi belum begitu sama seperti yang di harapkan oleh pengguna jasa transportasi,” katanya.

        Untuk koridor tambahan LRT Palembang dalam blue print yang telah dibuat paling tidak ada tiga atau empat koridor lagi, satu koridor yang kearah  simpang Polda Sumsel ke PT Pusri, koridor Jalan Veteran ke PT Pusri, koridor Jalan Angkatan 45 ke arah Unsri Bukit Besar, koridor perempatan Plaju, Perempatan ke Kertapati.

Baca:  Kiswah Jalani Operasi Jantung , Atas Kepedulian Pangdam II Swj

“Tinggal problemnya berbeda beda, pada saat sekarang, di koridor pertama kita memiliki satu handicap walaupun menurut saya sulit masih kita carikan jalan keluarnya , salah satu contohnya ketika terase tidak berada pada median jalan bayangkan susahnya kita melakukan pembebasan lahan, kalau itu kita taruh di terase kiri dan kanan jalan saya yakin itu belum jadi sampai sekarang tapi ada ide yang baik saat itu saat itu saya Kadishubnya , media jalan yang kita gunakan  dan ini tidak ada pembebasan lahan , tinggal koordinasi dengan Kementrian terkait dan kita diberikan izin karena ini adalah Perpres,” katanya.

        Kedepan harapan pihaknya hal tersebeut bisa dilakukan demikian karena tidak semua koridor bisa demikian, ada yang tidak memiliki median jalan  seperti di Kertapati dan Plaju itu jalannya agak sempit tapi pilihan terbaik tetap di median jalan, ketika dia kekiri dan kekanan akusisinya menjadi handicap tersendiri.

Baca:  Paslon Petahana Jangan Gunakan Fasilitas Negara Saat Kampanye

Hal senada dikemukakan Ketua Komisi IV DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati mengatakan, untuk operasional LRT masih disubsidi pihak kementrian  karena jika dibebankan masyarakat banyak tidak mampu.

“Dengan subsidi ini animo masyarakat naik LRT luar biasa sehingga perkiraan kita pasca Asian Games , LRT tidak terpakai ternyata ekspektasinya lebih dari itu sehingga perlu kedepan ini dibuat kebijakan antara Pemprov Sumsel dengan Pemkot Palembang, bagaimana kota Palembang harus juga bertanggungjawab, ini teryata dari reses DPRD Sumsel Palembang I meminta informasi dari masyarakat memang sangat membantu , mereka dari seberang dari bandara ke Jakabaring tidak usah susah, hanya begitu turun itu memang perlu angkutan tambahan, LRT masih kebanyakan  turun ke mall ke mall,” katanya ketika di temui di DPRD Sumsel, Rabu (7/11)..#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Minta Inventarisir Ulang Lahan Pemprov Yang di BOT

Palembang, BP   Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan HA Syarnubi SP MM meminta perhatian pemprov melalui BPKAD bidang aset untuk ...