Home / Headline / PDIP Sumsel Targetkan  30 Persen Kemenangan di Sumsel

PDIP Sumsel Targetkan  30 Persen Kemenangan di Sumsel

BP/IST
Ketua DPD PDIP Sumsel Giri Ramanda NK menerima cinderamata usai membuka pendidikan kader pratama saat  pembukaan  Pendidikan Kader Pratama DPD PDI Perjuangan Sumsel di aula Asrama Haji,  Sabtu (3/11).

Palembang, BP

 

Sebanyak 214 orang kader PDIP mengikuti Pendidikan Kader Pratama yang dilaksanakan 3-5 November di Asama Haji Palembang.  Kegiatan itu mengusung tema ” Berideologi Syarat Mutlak Kader PDI Perjuangan”. 

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel, Giri Ramanda Kiemas mengatakan, setelah menjadi anggota partai,  tahap berikutnya adalah mengikuti kaderisasi partai.  Sejak kongres 2005 ada kaderisasi,   kader pertama belajar apa ideologi PDIP,  Pancasila,  dan organisasi PDIP.

 

“Disinilah kita belajar organisasi. Ini tahap awal kader partai,  duduk disini menjadi kader partai. Untuk duduk di jabatan strategis harus melalui kaderisasi,” ujarnya saat pembukaan  Pendidikan Kader Pratama DPD PDI Perjuangan Sumsel di aula Asrama Haji,  Sabtu (3/11).

Baca:  Bawaslu Sumsel Belum Terima Laporan

 

Sejak Kongres PDIP tahun 2005, kata Giri, sudah semakin jelas jati diri PDI Perjuangan adalah Pancasila. 

 

“Melalui pendidikan kader ini,  kalian mengetahui jiwa PDI Pejuangan.  Ideologi PDI Perjuangan adalah Pancasila. Ikuti pendidikan ini dengan baik,  jadikan pendidikan ini untuk mencari ilmu,” katanya.

 

Giri menjelaskan, kader PDI Perjuangan wajib mengikuti pendidikan ini.  Bahkan,  seluruh Caleg wajib ikut pendidikan Kader Pratama. 

Baca:  Jabatan Komisioner KPU Sumsel 2013-2018 Berakhir

 

“Caleg harus mengerti ideologi PDIP, inilah fungsi kaderisasi PDI Perjuangan.  di Sumsel kan ada 1.400 kader PDI Perjuangan, sebagian sudah menyelesaikan pendidikan kader pratama. Yang lulus di pendidikan ini,  akan diikutkan ke pendidikan kader madya. Untuk yang mengikuti pendidikan hari ini Caleg dari kabupaten dan kota di Sumsel,” katanya.

 

Lebih lanjut Giri menjelaskan,  pendidikan kader pratama ini sangat penting. Meski  untuk menjadi anggota PDI Perjuangan cukup dengan membuat Kartu Tanda Anggota (KTA).  Namun untuk menjadi kader PDI Perjuangan wajib mengikuti pendidikan kader pratama.

 

“Agar kita paham tentang apa yang diperjuangkan.  Kita punya kader partai.  Kalian otot partai,  untuk kerja untuk mewujudkan cita cita bung Karno mewujudkan Indonesia Sejahtera, ” katanya.

Baca:  Maju Di Pilkada Palembang, Mularis-Syaidina Ali Dapat Dukungan Attai

 

Menurut Giri,  Sumsel dikuasai PDI Perjuangan, dan seharusnya para kader memahami bagaimana meningkatkan kekuatan PDIP di wilayahnya.

 

“Kita harus bekerja  keras kita bisa meraih 30 persen suara seperti yang diharapkan DPP PDI Perjuangan.  Semua daerah di Sumsel perioritas kita meraih suara.  Kita bisa meraih target suara 30 persen,  disini kita atur strateginya,” katanya. 

 

Giri menegaskan,  pada pemilu 2019, target PDI Perjuangan adalah menang di Pileg dan Pilpres. 

 

“Pak Jokowi adalah kader PDIP.  Bahkan Pak Jokowi 2005 kader utama PDI Perjuangan. Jadi beliau kader kita bukan orang lain.  Kita harus berjuang penuh untuk Jokowi. Jangan lupa ketika kampanye dilapangan,  kampanyekan Pak Jokowi dan Maruf Amin,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Koleksi 29 Emas, Alang-Alang Lebar Pimpin Klasmen Porkot Sementara

Palembang, BP Persaingan perebutan juara umum pada perhelatan Pekan Olahraga Kota (Porkot) X yang digagas oleh KONI Kota Palembang pada ...