Home / Headline / Kota Palembang Masih Andalkan Dari Hotel , Restoran dan Tempat Hiburan

Kota Palembang Masih Andalkan Dari Hotel , Restoran dan Tempat Hiburan

BP/DUDY OSKANDAR
Suasana diskusi Kampus Bicara tentang Kotanya di Aula Stisipol Candradimuka,  Sabtu (3/11).

Palembang, BP

Staf Khusus Walikota Bidang Pariwisata Herlan Asfiudin  mengatakan , kota Palembang mengharapkan kedatangan tamu-tamu karena kota Palembang tidak memiliki kebun kelapa sawit, kebun karet,  dan tidak memiliki sumber daya alam .

“ Penghasil PAD terbesar  dari Hotel, restoran dan tempat hiburan,  jadi PAD kita dari Rp 1, 55 triliun didapat paling tinggi dari hotel, restoran dan tempat hiburan ,” katanya dalam diskusi Kampus Bicara tentang Kotanya di Aula Stisipol Candradimuka,  Sabtu (3/11).

Baca:  Calon Muda Bisa Memenangkan Pilgub Sumsel 2018

Pihaknya,  berharap langkah strategis ini dapat memberikan banyak manfaat baik secara Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang kedua meningkatnya kesejahteran rakyat dengan adanga program ini.

Dia meminta kalangan mahasiswa ikut berperan aktip salah satunya jangan buang sampah sembarangan, kalau ada orang membuang sampah sembarangan di tegur siapapun orangnya.

Selain itu menurut, Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Selatan (Sumsel) ini   melihat penataan kawasan wisata baru di berbagai titik di Palembang dinilai menjadi keseriusan Pemkot Palembang.

” Ada 3 hal yang menjadi pedoman kami yaitu
akses seperti pengelolahan infrastruktur pariwisata seperti Bandara, Jalan, transportasi ke akses wisata.

Baca:  Kartika Sandra Desi Jabat Wakil Ketua DPRD Sumsel

Lalu Kedua, lanjut Herlan, amunitis yaitu penyedia jasa layanan penginapan dan kuliner seperti Hotel restorant yang menonjolkan ke khasan Palembang. Ketiga adalah aktrasi yaitu titik – titik yang menjadi akses pengembangan pariwisata Palembang.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani mengatakan, kalau Pemkot Palembang terus melakukan inovasi pariwisata di kota Palembang salah satunya membuka pedestrian Sudirman guna menyalurkan bakat-bakat seni masyarakat Palembang.

Dia mengajak kalangan mahasiswa juga ikut untuk mengisi pedestrian Sudirman tersebut guna menyalurkan bakat yang dimiliki.

Baca:  7 Orang Anggota DPRD Sumsel Segera Dilakukan PAW

Selain itu pihaknya juga mendorong semua unsur terlibat dalam membuat Peraturan Daerah soal Cagar Budaya.

” Ya soal Perda cagar budaya menjadi hal yang sangat penting karna apa tempat – tempat cagar budaya ini harus menjadi warisan yang harus dijaga” katanya.

Menurut Isnaini, Daerah Cagar Budaya (DCB) harus ada payung hukumnya yaitu perda maka dari itu setelah perda selesai maka kita bisa menginventaris DCB.

Turut menjadi pembicara  Albizia Rahidin Anang (tokoh muda), Remadani Oktaviani (aktivis perempuan), Idham Rianom (pengamat sosial), Hj Maphilinda (aktivis perempuan) dan Noverian Aditya (tokoh muda).#osk

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Belman Karmuda Tutup Usia

Palembang, BP Mantan Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang juga Kepala Biro Kesra Setda Sumsel Belman Karmuda meninggal ...