Home / Headline / Saksi Parpol Di Biayai APBN, Agus Sutikno, Jangan Suuzon

Saksi Parpol Di Biayai APBN, Agus Sutikno, Jangan Suuzon

BP/IST
Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Sutikno

Palembang, BP

Ketua DPW PPP Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Sutikno mengingatkan semua pihak untuk tidak berburuk sangka dengan dana saksi yang diusulkan dari dari APBN.

      “Jangan suuzon, kemudian mau membiayai saksi partai, takut nanti uangnya di makan partai, ya tidak usah, saksi menerima duit dari  dari KPU atau negara, apapun silahkan, tapi  tugas ansih sebagai  tupoksi saksi itu negara ikut, kalau tidak pingin ribut, kalau tidak ingin colong mencolong, jangan ada kata kata DPR mengajukan dana saksi parpol kemudian bilang akan di makan partai , jangan dulu dong?pikir nanti usulan itu adalah  kebijakan tapi pertanyaannya tehnis, saksi di bayar negara, itu kebijakan,” katanya, Jumat (2/11).

Baca:  Masyarakat Diminta Bersabar Akan Dampak Pembangunan LRT

      Tehnisnya di bicarakan , biar tidak di makan partai maka di keluarkan dikeluarkan kuitansi atau saksi mengirimkan rekening.

“Berpikir seperti itu, jangan kebijakan  dihantam dengan pertanyaan tehnis, enggak ketemu, ini mau bentuk lembaga negara yang ngurusin negara lho kok di biayai ribut, kegiatan yang bukan lembaga negara hampir di biayai semua, nyebrang tol gratis, keluarga miskin dikasih duit tiap bulan  dan tiap tahun lha pemilu lima tahun sekali kok ribut,” katanya.

Baca:  Ruang Pamer Museum SMB II Akan Di Tata Ulang

      Tapi kalau pemilu aman, tenang jujur , menurutnya tidak ada pengamat  untuk bicara di TV.”Dia terkungkung dalam kotak pandora itu sementara kami orang politik harus keluar dari kotak-kotak yang membuat sekat kita menjadi sempit,” katanya. #osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Minta Inventarisir Ulang Lahan Pemprov Yang di BOT

Palembang, BP   Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan HA Syarnubi SP MM meminta perhatian pemprov melalui BPKAD bidang aset untuk ...