Home / Headline / PT DEI Pecat 9 Karyawan Sepihak Disnaker Palembang Dianggap Tak Tegas

PT DEI Pecat 9 Karyawan Sepihak Disnaker Palembang Dianggap Tak Tegas

BP/Ist
Tiga orang dari sembilan perwakilan pekerja yang dipecat sepihak, adukan bekas perusahaannya, PT Data Energy Infomedia (PT DEI), yang beralamat di Jalan Demang Lebar Daun, Lorong Komering, Blok P4 tepatnya dibelakang Lakalantas Pakjo Palembang, ke Komisi IV DPRD Palembang, Senin (29/10).

Palembang, BP

Tiga orang dari sembilan perwakilan pekerja yang dipecat sepihak, adukan bekas perusahaannya, PT Data Energy Infomedia (PT DEI), yang beralamat di Jalan Demang Lebar Daun, Lorong Komering, Blok P4 tepatnya dibelakang Lakalantas Pakjo Palembang, ke Komisi IV DPRD Palembang, Senin (29/10).
Salah seorang pekerja, Bustomi, mengaku, ia bersama rekannya dipecat sepihak, tanpa ada alasan jelas terkait apa mereka dipecat.
Menurutnya, pengabdiannya selama ini tidak ada sama sekali penghargaan dari PT DEI. Karena, ketika dipecat, ia dan temannya tidak mendapatkan sepeserpun uang pesangon dari perusahaan tersebut.
“Saya dan teman teman terkejut dipecat tanpa alasan dan tanpa diberikan pesangon,” kata Bustomi, usai melakukan audiensi dengan Komisi IV DPRD Palembang dan Disnaker Palembang, Senin (29/10).
Ia mengaku, persoalan tersebut sebenarnya sudah dilaporkan ke Pemkot Palembang melalui, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Palembang, tepatnya pada 9 Agustus 2018. Melalui Disnaker tersebut sudah dilakukan 2 kali mediasi antara pihaknya dan perusahaan. Namun dari dua kali pertemuan itu, belum menemukan hasil apapun.
“Kalau kami menuntut hak kami karena diberhentikan sepihak, kami butuh makan pak,” katanya.
Menurutnya, berdasarkan penghitungan yang dilakukan oleh Disnaker Palembang, sesuai UU ketenagakerjaan adalah sebesar Rp 40 juta dengan masa kerja 10 tahun.
“Angka itu keluar berdasarkan dari hitungan Disnaker Palembang. Kami minta hak diberikan. Itu saja,” kata pria 4 anak ini.
Pekerja lainnya Saptiaji Nugroho mengatakan, pemetaan yang dialami dirinya dan rekan lainnya terjadi sejak tiga bulan lalu. Dalam kurun waktu tersebut dirinya menganggur. Ia terpaksa bergantung dengan istrinya yang merupakan tenaga honorer guru SD.
“Saya minta tolong PT DEI bertanggungjawab. Karena sudah menganggur tiga bulan ini. Saya hanya menuntut hak saya, ” ujarnya.
Ia berharap juga Disnaker Palembang, tegas dalam menyikapi persoalan yang dialami pekerja. Ia juga berharap kepada Komisi IV untuk menyelesaikan persoalan yang kami rasakan ini.
“Kami minta bantuan dari komisi IV, untuk menyelesaikan persoalan ini segera mungkin,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Palembang, Syafran Syarofi mengatakan, pihaknya akan mengawal dan menyelesaikan persoalan yang dialami oleh pekerja PT DEI.
Pihaknya akan melakukan pembahasan lanjutan mengenai pembahasan dugaan pemberhentian Sepihak itu, karena pihak perusahaan maupun PLN tidak menghadiri rapat.
“Kami akan panggil ulang pihak PLN maupun PT DEI, seharusnya tadi datang supaya persoalan ini tidak berlarut larut,” katanya.
Sementara itu, perwakilan PT DEI, Dina, saat dihubungi melalui sambungan telepon cellular, enggan berkomentar terkait kejadian tersebut. Ia menyarankan langsung konfirmasi kepada pimpinannya.
“Silahkan konfirmasi ke pimpinan saya saja,” katanya langsung menutup telepon.#osk
Baca:  ICMI Sumsel Gelar Pawai/Kirab Ramadhan
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Minta Inventarisir Ulang Lahan Pemprov Yang di BOT

Palembang, BP   Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan HA Syarnubi SP MM meminta perhatian pemprov melalui BPKAD bidang aset untuk ...