Home / Headline / Ajak Pemuda Tumbuhkan Koperasi Di Sumsel 

Ajak Pemuda Tumbuhkan Koperasi Di Sumsel 

BP/ Dudy Oskandar
Anggota DPD RI, Abdul Aziz dan para undangan  dalam HUT ke 1 Lord Cafe launching koperasi Sriwijaya Abad 21 dan diskusi kepemudaan dengan tema”pemuda Sumsel di era ekonomi digital abad 21, di Lord Cafe, Minggu (28/10).

Palembang, BP

Di momen Hari Sumpah Pemuda Anggota DPD RI Abdul Aziz SH mengajak kalangan muda untuk menumbuhkan kembali koperasi yang terus tertinggal seiring kemajuan zaman agar koperasi dapat maju dari bidang bisnis lainnya.
“Pemuda jangan lemot, letih, lesuh namun pemuda harus memiliki jiwa yang semangat, ini akan menjadi penyemangat kita dalam membangun koperasi kedepan terutama di Sumsel,”  kata Anggota DPD RI, Abdul Aziz dalam HUT ke 1 Lord Cafe launching koperasi Sriwijaya Abad 21 dan diskusi kepemudaan dengan tema”pemuda Sumsel di era ekonomi digital abad 21, di Lord Cafe, Minggu (28/10).
Menurut Aziz, saat ini koperasi ekonomi terjebak dalam kapitalisme, koperasi akan semakin tenggelam dengan sistem ekonomi kapitalisme. Untuk meredam itu maka dirinya mengajak semua kalangan untuk membangkitkan gerakan koperasi untuk melawan kapitalis.
Ia mengingatkan  ekonomi saat ini masih tertinggal, ada yang salah dalam sistem ekonomi, melawan kapitalisme melalui berjamaah ekonomi, sistem ekonomi dapat bergerak, Negara berkembang koperasi lebih maju ketimbang ekonomi kapitalisme koperasi.
“Dengan berjamaah maka kita akan dapat mengalahkan ekonomi kapitalisme. Jangan sampai yang akan semakin kaya sedangkan yang miskin semakin terpuruk,” katanya.
Dengan koperasi yang dengan bersama-sama maka ekonomi akan semakin baik, oleh karena itu pihaknya juga mengajak pemuda untuk memanfaatkan teknologi dalam mengembangkan koperasi.
Dalam momentum sumpah pemuda ini menjadi penyemangat bagi kalangan pemuda untuk menjadi lebih baik. Ia meminta agar jangan terprovokasi dengan huru-hara politik dan ekonomi sehingga tidak bermanfaat bagi pemuda.
“Ini momentum bagi kita untuk mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat, terutama untuk meningkatkan ekonomi dalam diri Ita sendiri,” kata Aziz.
Mantan ketua PPI Sumsel, Unggul Sagena  kenapa koperasi hilang karena kalah dengan ekonomi kapitalisme sehingga ekonomi orang kaya semakin kaya orang miskin akan semakin miskin.
“Jadi ekonomi kapitalisme ini semakin membuat kita terpuruk, orang lemah akan semakin lemah, dengan kehadiran koperasi akan membuat ekonomi kita akan bangkit,” kata Unggul.
Hal serupa juga disampaikan Kandidat Doktor Muda Agung Prihatna yang mendukung gerakan ekonomi koperasi di Sumsel saat ini. Bukan hanya mengubah perekomian koperasi kovensional namun juga mengubah sistem ekonomi koperasi yang berbasis digital.

“Kita semua tahu saat ini sudah masuk abad ke 21, dimana semua aktivitas sosial sudah berbasis digital. Saya sangat setuju dengan wacana pembentukan koperasi berbasis digital, karena kalau benar berhasil dibentuk di Sumsel dengan anggota yang sebagian besar pemuda, maka sejarah kebesaran Kerajaan Sriwijaya pada jaman dahulu akan terulang kembali di abad ke 21 dengan perekonomian koperasi berbasis digital,”  katanya.#osk

Baca:  DPD Sumsel Butuhkan 3000 Dukungan
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Minta Inventarisir Ulang Lahan Pemprov Yang di BOT

Palembang, BP   Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan HA Syarnubi SP MM meminta perhatian pemprov melalui BPKAD bidang aset untuk ...