Home / Headline / KPU Sumsel Tunggu Penyerahan Desain APK

KPU Sumsel Tunggu Penyerahan Desain APK

BP/IST
Ahmad Naafi

Palembang, BP

KPU Sumatera Selatan (Sumsel)  menggelar rapat kordinasi tahapan pemilu 2019, di aula KPU Sumsel lantai dua, Senin (22/10).
Komisioner KPU Sumsel Dvisi SDM dan Parmas, Ahmad Naffi menjelaskan jika hingga saat ini baru 1 parpol yang sudah lengkap menyerahkan desain, yakni partai berkarya. “Sebenarnya ada 2 oartai tapi yang benar-benar lengkap baru 1 parpol,” ujarnya.
Dia mengatakan jika untuk APK, KPU Sumsel memfasilitasi berupa, baliho, spanduk dan umbul-umbul. Masih kita tunggu desain dari parpol yang belum menyerahkan hingga 26 oktober mendatang. “Untuk calon DPD RI semuanya sudah menyerahkan desain, hanya saja parpol yang belum banyak menyerahkan, apabila masih belum menyerahkan hingga waktu yg kita tentukan, terpaksa kita laporkan apa adanya ke KPU RI,” katanya.
Naffi menjelaskan jika setelah penyerahan desain akan segera dilakukan lelang untuk pencetakan atribut parpol tersebut. Sedangkan untuk penambahan atribut KPU Sumsel yang menetapkan jumlah penambahan APK dan ukuran APK dengan keputusan KPU setelah berkoordinasi dengan tim kampanye Pasangan calon partai politik pelaksana kampanye calon anggota DPD dan tugas kampanye
“Nah….Penetapan jumlah penambahan APK harus disesuaikan dengan ketersediaan ruang publik dan memperhatikan etika estetika kebersihan keindahan dan keamanan ,” kata naffi.
Lanjut Naffi penambahan alat peraga kampanye yang dicatat oleh peserta Pemilu yakni, baliho paling banyak 5 buah di Desa/ Kelurahan, spanduk Paling banyak 10 buah di Desa Teluk di Desa Kelurahan atau sebutan lain dan Billboard paling banyak 2 buah di desa atau kelurahan
“Untuk para caleg yang sudah terlanjur memasang APK akan kita lihat lagi, kita akan berkordinasi dengan bawaslu, apk mana saja yang tidak sesuai dengan aturan KPU Sumsel.” Ujarnya
Komisioner Bawaslu, Iwan Ardiansyah mengatakan akan segera croscek kelapangan dan mengelompokkan mana saja APK yang termaauk ke dalam pelanggaran. “Nanti akan kita kelompokkan dulu, mana saja APK yang tidak sesuai dengan aturan KPU, baru akan kita rekomendasikan kepihak terkait,” tukasnya.
Tentu dalam penindakan, nanti kita akan berkordinasi dengan KPU dan pemerintah daerah setempat. “Jelas pemda setempat harus ikut turun tangan dalam penertiban APK ini, karna kan yang tidak sesuai terutama dijalannprotokol akan merusak estekika dan semerawut,” kata iwan
Untuk sanksi jika memang itu dinilai kesalahan yang berat, bisa dibatalkan pencalegannya, namun jika masih sebatas pelanggaran biasa, hanya akann kita copot saja apk nya.
Sedangkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengaku pasrah lantaran hingga saat ini belum menerima Alat Peraga Kampanye (APK) yang harusnya difasilitasi KPU sejak masa awal kampanye 23 September lalu.
“ya kalau kita kan pasrha-pasrah saja, KPU kapan akan menyerahkan APK nya,” kata Ketua DPD PDIP Sumsel, Giri Ramanda.
Yang terpenting kata Giri, caleg PDIP yang maju pada pemilihan legislatif 2019 terus mensosialisasikan diri. Meski belum menerima APK dari KPU, Giri mengaku tak ada kendala bagi caleg PDIP pada masa kampanye ini.
Ya kalau dulu yang tak pernah dibantu KPU ya tenang-tenang saja, ya kalau sekarang mau dibantu alhamdulillah, kalau nggak ya sudah nggak apa-apa. Kita siap tidak dibantu  KPU juga nggak apa-apa,” ujarnya.
Namun karena APK itu sudah dianggarkan, seharusnya segera direalisasikan pada masuk masa kampanye.
Sama seperti pilkada lalu, teorinya baru 1,5 bulan kemudian APK nya baru selesai, nggak masalah bagi PDI Perjuangan, tapi mungkin untuk partai-partai baru mereka perlu yang seharusnya cepat direspon KPU,” katanya.#osk
Baca:  Paslon Petahana Jangan Gunakan Fasilitas Negara Saat Kampanye
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Minta Inventarisir Ulang Lahan Pemprov Yang di BOT

Palembang, BP   Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan HA Syarnubi SP MM meminta perhatian pemprov melalui BPKAD bidang aset untuk ...