Home / Headline / Ribuan Santri di Sumsel Kirab Keliling Kota Palembang

Ribuan Santri di Sumsel Kirab Keliling Kota Palembang

BP/DUDY OSKANDAR
Ribuan santri di Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan kegiatan pawai ta`aruf melalui jalan santai kirab santri di Palembang, Sabtu (20/10) di halaman kantor DRD Sumsel.

Palembang, BP

Ribuan santri di Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan kegiatan pawai ta`aruf melalui jalan santai  kirab santri di Palembang, Sabtu (20/10) di halaman kantor DRD Sumsel.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi Sumsel H.M. Al Fajri Zabidi secara resmi membuka kegiatan kirab santri 2018 tersebut.

Selain diikuti oleh para santriwan santriwati yang ada di kota Palembang, kirab santri ini diikuti juga oleh Staf Ahli bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemprov Sumsel Ahmad Rizali , Kepala Bidang PAKIS H. Muhammad Ali, Kepala Kemenag Kota Palembang H. Deni Priansyah dan jajarannya beserta guru dan pegawai di lingkungan Kementerian Agama kota Palembang.

Baca:  Situs Bumiayu Bukti Toleransi Beragama Masa Kedatun Sriwijaya

Jalur kirab yang dilalui adalah Jalan Kapten A Riva`i menuju KH Ahmad Dahlan, Radial dan kembali ke Lapangan DPRD Sumsel.

Dalam kegiatan itu berbagai atraksi disampaikan tiap santri dari berbagai pondok pesantren dan madrasah di antaranya marching band, pencak silat dan lain-lain.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi Sumatera Selatan H.M. Al Fajri Zabidi secara resmi membuka kegiatan kirab santri 2018. Kegiatan kirab santri 2018 ini dilaksanakan di lapangan DPRD provinsi Sumatera Selatan dengan pawai ta’aruf yang diikuti oleh seluruh santriwan dan santriwati dari Madrasah dan pondok pesantren, Sabtu (20/10).

Baca:  Wako Pangkalpinang Raih Tiga Penghargaan Sekaligus dari Markplus

Kakanwil Kemenag Sumsel mengatakan, pihaknya mengapresiasi kehadiran para peserta yang turut memeriahkan HSN ini.

“Begitu antusiasnya para santriwan santriwati yang mengikuti kirab ini adalah sebagai bentuk keedulian kita dalam memperingati hari santri yang jatuh pada tanggal 22 Oktober nanti, mengapa hari santri jatuh pada tanggal 22 Oktober, karena pada zaman dahulu hal ini berkaitan dengan peristiwa besar 10 November yang sering diperingati hari pahlawan, saat itu KH. Hasyim Asy’ari menyerukan resolusi jihad untuk mengajak seluruh santri berjuang mengusir penjajah dari bumi Indonesia”ujar Fajri.

Lanjut Fajri, dari itu kemerdekaan Indonesia pun tak lepas dari perjuangan para santri dan ulama pada zaman dahulu, untuk itu kepada seluruh santri yang ada di sini ataupun diseluruh Indonesia marilah bersama-sama kalian berjuang untuk negara dan agama.

Baca:  LSI Kalahkan Dodi-Giri

Kepala Kemenag Kota Palembang Deni Priansyah mengatakan, kegiatan itu diikuti ribuan santri yang ada di daerah ini ditambah unsur siswa madrasah dan keluarga Kantor Urusan Agama kecamatan. Kegiatan tersebut, katanya, sudah berlangsung dari 2014 dan akan terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk penghargaan dan ajang memperkuat silaturahmi para santri dan ulama pondok pesantren.

Sedangkan  Staf Ahli bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemprov Sumsel Ahmad Rizali  mengatakan, kalau Pemprov Sumsel mendukung kegiatan tersebut untuk  mempersatukan santri dalam satu visi  dan misi mendukung kegiatan pembangunan di Sumsel.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Minta Inventarisir Ulang Lahan Pemprov Yang di BOT

Palembang, BP   Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan HA Syarnubi SP MM meminta perhatian pemprov melalui BPKAD bidang aset untuk ...