Home / Headline / Najwa Shihab : Membaca Jadi Kunci Perubahan

Najwa Shihab : Membaca Jadi Kunci Perubahan

BP/IST
Duta Baca Indonesia Najwa Shihab hadir dalam acara talkshow dengan tema Peran Duta Baca dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam Meningkatkan Literasi bertempat di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Jumat (19/10). 

Palembang, BP

Duta Baca Indonesia Najwa Shihab hadir dalam acara talkshow dengan tema Peran Duta Baca dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam Meningkatkan Literasi bertempat di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Jumat (19/10). Ratusan orang yang hadir berasal dari berbagai kalangan seperti dari komunitas baca, penerbit, mahasiswa dan mahasiswi yang ada di Palembang, pengelola taman baca dan lainnya.
Najwa Shihab mengatakan, membaca itu kunci atas perubahan yang ada. Apalagi tantangan berubah-rubah, belum selesai soal buku fisik, kini harus bisa menghadapi perkembangan digital.
“Banyak orang yang cemas dalam mengambil keputusan, kunci utamanya ya dengan membaca. Tapi sayangnya sekarang banyak orang lebih banyak menghabiskan waktunya lewat handpone ketimbang membaca buku secara fisik. Beruntungnya saya sejak kecil diajarin dan dilatih untuk mencintai buku. Kalau untuk membaca buku yang khusus tidak dikembangkan maka susah,” katanya.
Najwa memberikan saran melatih supaya gemar membaca. Cara membaca bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari yaitu dengan membaca minimal 30 menit sehari.
“Bisa-bisa kita mengatur waktunya misal setiap pagi bangun tidur lalu salat, setelah itu duduk baca buku minimal 5 menit. Luangkan waktu pagi, siang, sore dan malam untuk membaca. Dicicil saja, karena tidak ada ruginya sedikitpun untuk membaca,” katanya.
Menurutnya, salah satu hal yang menginspirasi bahwa orang yang suka baca akan rendah hati. Karena orang yang suka baca, merasa banyak hal yang belum diketahuinya maka dari itu digali dengan membaca.
“Untuk menularkan kecintaan membaca kepada semua orang makanya saya mau jadi duta baca. Selain itu berbagai cara saya lakukan untuk menimbulkan minat baca kepada masyarakat seperti mengandeng berbagai pihak mulai dari pemerintah, swasta hingga pengusaha. Diantaranya adalah seperti yang pernah dilakukan dengan Mas Gibran, Anak Presiden Joko Widodo untuk membuka pojok baca di Solo dan Makassar.
Selain itu, mengandeng juga komunitas Ferari. Jadi ketika ada bakti sosial mereka bukan hanya bagi sembako tapi bagi-bagi buku pakai Ferari,” bebernya.
Najwa mengungkapkan,  sebagai duta baca harus bisa menjadi makcomblang, hingga jadi provokator. “Duta baca mampu menghubungkan satu dengan yang lain, ke berbagai pihak mulai dari komunitas, pendongeng, ke pemerintah dan lainnya,” katanya.#osk
Baca:  Kota Pangkalpinang Dan Mulusnya Infrastruktur Jalan
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Koleksi 29 Emas, Alang-Alang Lebar Pimpin Klasmen Porkot Sementara

Palembang, BP Persaingan perebutan juara umum pada perhelatan Pekan Olahraga Kota (Porkot) X yang digagas oleh KONI Kota Palembang pada ...