Home / Headline / Prestasi Melejit, Sekretariat Semakin Sulit

Prestasi Melejit, Sekretariat Semakin Sulit

(Rapat Kordinasi Evaluasi Asian Para Games, Pengurus NPC Sumsel di rumah milik ketua NPC Sumsel)

Tak banyak bicara, tapi bukti dan prestasi nyata. Pelan tapi pasti, lewat tangan dingin Pengurus National Paralympic Committee (NPC) Sumsel, atlet difabel melejit hingga level Asia. Namun, sekretariat masih terabaikan.
—–
Dengan ruang seadanya, ruang tamu itu pun disulap menjadi tempat rapat. Meskipun tetap terlihat obrolan para tamu dan tuan rumah. Melingkar saling adu gagasan, memberi masukan tanpa ada cercaan.
Melingkar dengan masing-masing peralatan mereka yang selalu setia, tongkat hingga kursi roda yang memenuhi ruang tamu yang oleh mereka dipaksa menjadi ruang rapat.
Namun dibalik ruangan ini, dibalik tangan dingin mereka yang tulus dan iklas lahirlah prestasi atlet Sumsel yang mendunia. Mulai dari Jendy Pangabean yang disebut Raja Swimming Asia, Hendy Kurniawan Pemborong Emas di Asian Games dan sejumlah prestasi lain.
11 Medali emas ASEAN Para Games di Negeri Jiran Malaysia 2017 lalu dan 8 Medali emas Asian Para Games pekan lalu telah menjadi bukti bahwa NPC Sumsel telah membawa nama prestasi olahraga Sumsel hingga mendunia.
Namun, itulah kondisi mereka. Kadang jauh panggang dari api. Padahal, sejak 2015 lalu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Imam Nachrowi menyatakam dengan tegas kepada semua Pemerintah Daerah bahwa antara KONI dan NPC berstatus sama tanpa perbedaan. Baik perlakuan pembinaan dan perlakuan anggaran.
Namun begitulah realitanya, mereka terpaksa menyulap ruang tamu menjadi tempat rapat untuk memberikan ide dan gagasan pembinaan dan prestasi aylet difabel Sumsel.
Mereka bukan tanpa usaha untuk meminta sekretariat, mulai dari Rumah Pintar di Kompleks Danau OPI Jakabaring, GOR Dempo JSC, dan lainya. Namun sayang, belum ada perhatian dari pemerintah terkait.
“Ya, beginilah keadaannya. Sampai sekarang kita belum punya sekretariat. Padahal, pengajuan sudah lama. Terpaksa setiap momen rapat di rumah,”tutur Ketua Umum National Paralimpic Committee (NPC) Sumsel, Ryan Yohwari, Kamis (18/10).
Lanjut pria yang juga juara dunia bulutangkis ini menambahkan bahwa seharusnya perlakuan untuk NPC Sumsel jangan sampai membuat Sumsel malu sendiri. Karena Sumsel dipandang Pemerintah Pusat telah luar biasa menyumbang prestasi Internasional baik ASEAN Para Games 2017 Malaysia maupun Asian Para Games 2018 pekan lalu.
“Tapi beginilah kami, kami tetap semangat. Ada atau tidak sekretariat. Tinggal Pemerintah melihat sendiri apakah memang mengabaikan atau bagaimana,”sesalnya.
Senada dengan itu disampaikan Jendy Pangabean, Sang Raja Swimming Asia yang lahir dari NPC Sumsel menyesalkan sampai bertahun-tahun NPC belum asa tempat berteduh.
“Iya kasian juga kan NPC belom ada Sekretariat. Padahal atlitnya sendiri juga jauh prestasinya,”terang peraih lima medali emas ASEAN Para Games di Negeri Jiran Malaysia ini.
Lanjut dia, meskipun ditengah kesusahan dan perhatian Pemerintah, namun hal tersebut membuktikan bahwa NPC punya komitmen untuk mengembangkan prestasi. Walau dengan segala keterbatasan.
“Kami selaku atlet juga beehatao semoga sekretariat dan kebutuhan NPC bisa direalisasikan pemerintah,”harapnya.
Sementara itu dikatakan Kepala Kordinator Pelatih NPC Sumsel Wirawan mengakui telah menyesalkan pemerintah yang belum peka dengan perjuangan NPC Sumsel. Jika boleh membandingkan, Asian Games hanya mampu menyumbang satu emas dari atlet pembinaan KONI Sumsel, sementara NPC Sumsel menyumbang delapan emas belum perak dan perunggu.
“Kami tidak ingin meminta sama dengan KONI, tapi setidaknya perhatian lebih serius untuk NPC Sumsel,”jelasnya.
Menurutnya, saat ini NPC Sumsel sudah cukup berusaha keras melakukan oembinaan dan preatasi. Bahkan Pekan olahraga Paralimpic Provinsi (Perpaprov) atau ajang selevel Porprov bagi atlet umum tahun lalu sempat terancam batal karena tanpa anggaran.
“Tapi tanpa anggaran, kami tetap berusaha seadanya. Dan Perpaprov tetap berjalan dan melahirkan atlet pilihan dari kabupaten/kota,”pungkasnya. Osugiarto.
Baca:  Mei, OCA Kembali Tinjau Palembang
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Belman Karmuda Tutup Usia

Palembang, BP Mantan Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang juga Kepala Biro Kesra Setda Sumsel Belman Karmuda meninggal ...