Home / Headline / Gubernur Sumsel Harus Bangkitkan Sejarah Sumsel

Gubernur Sumsel Harus Bangkitkan Sejarah Sumsel

BP/DUDY OSKANDAR
Talk show sejarah di Radio BP Trijaya Palembang, Selasa (16/10) dengan judul Perang Lima Hari Lima Malam Dalam Perspektif Kekinian dengan nara sumber: Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Sriwijaya (Unsri) yang juga sejarawan Sumsel, Syafruddin Yusuf dan tokoh pemuda Sumsel yang juga Pembina Gerakan Arah Baru Indonsia (Garbi) Chafter Sumsel, Erza Saladin

Palembang, BP

Peristiwa peperangan yang terjadi di setiap daerah mempunyai karakteristik masing-masing.

Perang lima hari lima malam menjadi kebanggaan patriotisme, rasa yang membara dalam dada para pahlawan bangsa.

Nilai-nilai yang melekat pada jiwa pahlawan bangsa adalah nilai-nilai yang melekat dari semangat juangnya baik yang timbul secara perorangan maupun timbul dalam kelompok yang berbentuk pasukan.

Nilai Kejuangan itu seperti nilai keberanian, rela berkorban, tak kenal menyerah, kesetiaan terhadap negara, kedekatan dengan sang Khalik harus di aplikasikan dalam kehidupan para generasi muda terutama di Sumsel saat ini….

Baca:  Badan Cagar Budaya Dan Badan Pelestarian Budaya Harus Ada Di Sumsel

Untuk itu menurut, tokoh pemuda Sumsel yang juga Pembina Gerakan Arah Baru Indonsia (Garbi)  Chafter Sumsel, Erza Saladin  melihat sudah saatnya Gubenur Sumsel dan jajarannya  harus membangkitkan kembali sejarah Sumsel dan Palembang dalam era kekinian.

“ Bisa jadi menurut saya yang sederhana dibuat aja acara peringatan perang lima hari lima malam, agak besar dan mengundang para pihak lalu ada kesepakatan disitu kalau momentum itu harus di hidupkan  terus menerus, kalau tidak seperti itu kita semua berdosa tidak  mengingatkan kontribusi para pejuang bagi eksistensi  orangtua , kita semua dan mereka sendiri, ini penting, kalau semacam modal kita bisa duduk bersama , betapa banyak perusahaan besar di Sumsel yang saya pikir di minta kontribusi seperti ini sangat wajar mereka berpartisipasi aktif ditambah lagi akan sangat membanggakan bagi pelaku sejarah ada apresiasi yang sesungguhnya yang tidak bisa mereka bayangkan kalau itu ada , “ katanya dalam talk show sejarah di Radio BP Trijaya Palembang, Selasa (16/10) dengan judul Perang Lima Hari Lima Malam Dalam Perspektif Kekinian dengan nara sumber:   Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Sriwijaya (Unsri) yang juga sejarawan Sumsel, Syafruddin Yusuf dan tokoh pemuda Sumsel yang juga Pembina Gerakan Arah Baru Indonsia (Garbi)  Chafter Sumsel, Erza Saladin .

Baca:  1.048 Bacaleg Daftar KPU Sumsel

Untuk itu menurut mantan Ketua DPW PKS Sumsel ini apresiasi terhadap pelaku sejarah di Sumsel ini harus dibuktikan  oleh pemangku kebijakan di Sumsel.

“ Kalau dikatakan ini urgensi ya urgensi bagi pembangunan generasi milenial , generasi milenial butuh hal yang nampak  dia tidak ingin hanya ilusi, saya tidak bisa bayangkan kalau perang lima hari lima malam atau Sultan Mahmud Badaruddin II, kalau mereka lihat pasti luar biasa dan ini bisa selama kita menyakini urgensi ini,” katanya.

Baca:  KPU Sumsel Mulai Bagi Titik Pemasangan Baliho

Sedangkan Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Sriwijaya (Unsri) yang juga sejarawan Sumsel, Syafruddin Yusuf menilai perlu dimasukkan dalam kurikulum lokal dan nasional mengenai sejarah pertempuran di Palembang dan Sumsel  salah satunya perang lima hari lima malam.

“ Hanya masalahnya ini harus ada perintah dari dinas , dinas mewajibkan guru-guru sejarah  mengajarkan materi perang lima hari lima malam baik tingkat  SD, SMP dan SMA, jika itu di perintahkan maka itu bisa di ajarkan para guru, tinggal mengimbanginnya bagaimana menjadikan sumber bahan bacaannya maka itu perlu buku, tidak usah panjang-panjang buku itu , khusus perang lima hari lima malam saja  mungkin sekitar 30 sampai 40 halaman sudah cukup, tapi itu tadi harus ada perintah dinas terkait mengharuskan itu , kalau guru sekarang lihat kurikulum, muatan lokal dia bingung mau masukkan apa,” katanya.#osk

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Minta Inventarisir Ulang Lahan Pemprov Yang di BOT

Palembang, BP   Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan HA Syarnubi SP MM meminta perhatian pemprov melalui BPKAD bidang aset untuk ...