Home / Sumsel / Investasi Tambang Batubara Selo Argodedali Bakal Gairahkan Ekonomi Daerah

Investasi Tambang Batubara Selo Argodedali Bakal Gairahkan Ekonomi Daerah

IST

Baturaja, BP — PT Selo Argodedali, kuasa pertambangan batubara di Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, yang telah mengantungi perizinan yang lengkap untuk melakukan penambangan batubara menyatakan kesiapannya memajukan perekonomian daerah. Investasi tambang batubara dengan konsesi lahan 20 hektare itu dinilai akan menggairahkan perekonomian daerah melalui multiplier effect yang akan timbul dengan beroperasinya pertambangan.

“Kami didukung pihak pemerintah daerah secara continue mensosialisasikan bahwa investasi tambang batubara ini sesuai aturan yang berlaku dan memberikan manfaat berupa dorongan peningkatan ekonomi daerah,” ujar Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Selo Argodedali Dedi Herwan, Senin (15/10).

Menurut dia, sejumlah manfaat yang menggairahkan perekonomian daerah itu antara lain penyerapan tenaga kerja lokal, upaya community development (comdev) yang dilakukan secara bertahap, serta ikut mendukung program pemda menumbuhkan kewirausahaan di daerah setempat.

“Bukti konkret, sudah masuk ke kami sekitar 60-80 lamaran dari warga sekitar lokasi tambang yang sedang diseleksi. Kami akan sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan,” katanya.

Baca:  Angkutan Batubara Lintasi Sungai Musi Harus Patuhi Perda

Dia mengatakan, perusahaan sudah memiliki tambang ini dari 1997, sampai keluar izin produksi tahun 2017. Mulai 2014, perusahaan juga sudah melakukan comdev secara bertahap. Sementara pembebasan lahan baru dilakukan mulai April-Mei 2018.

“Untuk comdev, ambil contoh, perusahaan sedang mengebor 3 titik untuk pemenuhan air bersih bagi warga. Ke depan perusahaan juga sedang merancang pembinaan kewirausahaan seperti bisnis peternakan atau perikanan,” tambahnya.

Masih dijelaskan Dedi, comdev yang telah dan akan dilakukan perusahaan terutama diarahkan untuk menggairahkan perkembangan sektor produktif di daerah tersebut. Upaya itu akan memberikan dampak berantai sekaligus membantu kebijakan pemda dalam menumbuhkan perekonomian daerah demi menyejahterakan masyarakat.

Di sisi lain, lanjutnya, perusahaan akan bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai penyedia sarana transportasi. Supir dari jasa transportasi juga akan diutamakan dari warga lokal.

Baca:  Double Track Bisa Jadi Solusi Angkutan Batubara

“Kalau dari pihak pemda terutama Pak Bupati justru mendorong perusahaan agar segera melakukan penambangan batubara, karena hasilnya dapat memberikan multiplier effect positif bagi ekonomi daerah,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan, sebenarnya pertambangan batubara tetap dikuasai negara, sementara perusahaan hanya sebagai kuasa pertambangan atau kontraktor saja. Semua perizinan diperoleh dari pemerintah pusat yang diketahui oleh pemerintah daerah.

“Ini yang banyak masyarakat tidak tahu. Nanti ada bagian royalti, ada bagian untuk pemda, jadi aturannya jelas. Inilah yang tidak terekspose oleh warga,” ungkapnya.

Dengan kata lain, sambung dia, perusahaan pertambangan batubara dikontrol perkembangannya oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Karena itu, investasi perusahaan pertambangan batubara juga dikawal dan diawasi oleh pemerintah agar menerapkan standar pengelolaan yang baik terutama terkait aspek lingkungan.

Dedi menyebutkan dengan adanya pengawalan dan pengawasan pemerintah, sebenarnya kepentingan masyarakat sekitar tambang dapat terakomodasi. Hal itu dapat menjadi solusi terkait aksi demo dan pemblokiran akses jalan. Konfilk pemblokiran akses jalan itu sebenarnya terjadi karena kesalahpahaman, mengingat akses jalan tersebut sudah dihibahkan warga ke pemda, namun aktenya belum diubah.

Baca:  Larangan Angkutan Batubara Lewat Jalan Umum Mulai Pukul 00.00 Malam ini

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak pemda. Dan bupati yang akan mencarikan solusinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dari sisi perusahaan, kami tetap mengedepankan pendekatan dialogis,” ucapnya.

Sebelum membuka lahan pertambangan, Selo Argodedali sudah melakukan sosialisasi pada Senin (27/8) bertempat di Aula Kecamatan Lubuk Raja. Sosialisasi ini dihadiri oleh Bupati OKU Drs H Kuryana Aziz, Direktur Utama PT Selo Argodedali Yusuf Anom Prakoso, Kapolsek Lubuk Raja IPTU Andi Apriadi, Kepala Teknik Tambang Dedi Herwan, Kepala UPTD Regional VI Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral Propinsi Sumsel Abdul Toyib, Camat Lubuk Raja, Kades, Tokoh Masyarakat serta warga Desa Batu Raden dan Desa Batu Winangun. #rio

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Minta Inventarisir Ulang Lahan Pemprov Yang di BOT

Palembang, BP   Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan HA Syarnubi SP MM meminta perhatian pemprov melalui BPKAD bidang aset untuk ...