Home / Headline / Garbi Ingin Jadi Bagian Dari Solusi Permasalahan di Sumsel

Garbi Ingin Jadi Bagian Dari Solusi Permasalahan di Sumsel

BP/IST
Ketua Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) chapter Sumatera Selatan (Sumsel) , Amril Sudiono didampingi Taufik Akbar, panitia kegiatan, Jumat (12/10).

Palembang, BP

Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) siap menjadi fasilitator bagi pembangunan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi Sumsel maju, menjadi Indonesia yang kuat sesuai visi menjadi kekuatan terbesar nomor lima di dunia.

        “Kita ingin menjadi bagian dari solusi bukan  bagian permasalahan, kita ingin menjadi fasilitator  dengan  hal-hal tersebut, makanya haraoan kami Gubernur Sumsel bisa well come, karena kita ingin cari solusi bukan cari masalah nantinya,  sementara kita menjalin hubungan yang alhamdulilah sudah cukup bagus tinggal kedepan bisa di maksimalkan lagi, “ kata Ketua Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) chapter Sumatera Selatan (Sumsel, Amril Sudiono ST, Jumat (12/10).

Baca:  Cegah Kecurangan, Forbes Dodi-Giri Tempatkan Puluhan Tim Pemantau di TPS

        Garbi menurutnya, akan lebih banyak kearah diskusi-diskusi, dengan memberikan solusi, masukan kepada pemerintah dan pemegang kebijakan.

“Kedepan diskusi-diskusi itu akan sering kita buat,” katanya.

Apalagi dengan  potensi dan kekayaaan sumber daya yang dimiliki oleh Indonesia, bukan tidak mungkin akan menjadikan negara ini sebagai lima besar kekuatan dunia setelah Amerika Serikat, Rusia, Eropa  dan China. Untuk itu, perlu dibangun sinergisitas semua komponen masyarakat dan pemangku kebijakan untuk mewujudkan hal tersebut.

“ Bayangkan saja, kita tidak hanya kaya dengan sumber daya alam (SDA), tapi juga kaya dengan demografis Indonesia yang melebihi negara lain. Jadi sangat layak, bila ke depan Indonesia akan menjadi kekuatan terbesar kelima dunia. Baik itu dari sisi militer, ekonomi dan teknologi,” katanya.

Baca:  Kembali Ke Identitas  Budaya Kota  Palembang

Karena itu, diakuinya, mewujudkan hal tersebut perlu ada kesatuan dan visi yang sama terkait dengan pola pembangunan yang akan dilakukan oleh Indonesia di masa mendatang. “ Jadi, kita ingin menyamakan persepsi arah baru Indonesia itu seperi apa dan apa saja yang harus dilakukan secara bersama-sama?. Untuk itu, semua pihak harus saling memiliki konsep yang sama. Sehingga yang kita lakukan ini, saling berkesinambungan dan titik akhirnya pada kemajuan bangsa ini,” katanya.

Sebagai gerakan moral yang lahir dari keresahan anak bangsa dengan kondisi saat ini, ke depan akan lebih dititikberatkan sebagai fasilitator dari pemangku kepentingan dengan masyarakat. “ Kita ini benar-benar gerakan massa yang non partisan partai politik ataupun calon presiden tertentu. Siapapun boleh bergabung.

Baca:  Mahasiswa Harus Ikut Awasi Pilkada Di Sumsel

Rencananya , Minggu (14/10) pihaknya akan menggelar diskusi dan seminar dengan menghadirkan pembicara yakni Fahri Hamzah (Wakil Ketua DPR RI) dan H Herman Deru (Gubernur Sumsel). “Kita berharap dari diskusi tersebut, dapat menjadi salahsatu konsep pembangunan untuk Provinsi Sumsel ke depannya,” katanya.

Taufik Akbar, panitia kegiatan mengungkapkan, dalam diskusi yang akan membahas dengan jelas konsep Arah Baru Indonesia seperti apa yang cocok untuk negara ini. Paling tidak, ini akan menjadi gambaran ataupun master plan terkait arah kebijakan pemerintahan Indonesia di masa mendatang khususnya menuju kekuatan lima besar dunia.

“ Secara SDA dan demografis kita tidak kalah bahkan melebihi negara-negara lain di dunia. Tinggal bagaimana yang ada ini bisa dioptimalkan ke depannya. Paling tidak, akan menjadi Indonesia lebih unggul dari sktor ekonomi, teknologi dan militer. Kita optimis hal tersebut akan terwujud,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

KONI Evaluasi Anggaran Cabor di Pembubaran Panitia Porkot

Palembang, BP Ditengah minimnya anggaran Pekan Olahraga Kota (Porkot) ke X yang berlangsung pada bulan November 2018 lalu di Bumi ...